Dalam kehidupan kita sehari-hari pastinya tidak lepas dari komunikasi atau berkata-kata satu sama lain. Tahukah anda seringkali secara tidak sadar perkataan kita mendatangkan PENCOBAAN bagi orang lain? Pernahkah kita menguji diri kita sendiri apakah perkataan kita membangun, memberkati, atau membinasakan orang? Saya sering menjumpai banyak anak-anak Tuhan melakukan hal yang sangat menyedihkan hati Tuhan. Dalam berkata-kata, seringkali menambahkan dusta, merusak karakter orang lain, membuat orang lain yang tidak kita sukai seakan-akan memiliki dosa yang sangat besar dan tak terampuni.
Teguran-teguran dari Bapa lewat hamba-Nya dimanipulasi sedemikian rupa oleh beberapa anak Tuhan kemudian disampaikan kepada pihak yang ditegur dengan ditambahkan kata-kata…dimanipulasi sedemikian rupa oleh mereka yang najis bibir, sehingga seakan-akan hamba-Nya tidak menyukai orang yang Tuhan ingin tegur, untuk memurnikannya.. Seringkali pertemuan-pertemuan yang harusnya digunakan untuk membangun, dipakai untuk membangun citra diri mereka supata seakan-akan mereka sangat-sangat rohani dan tidak salah salah, serta tidak memerlukan teguran.
Ada juga pertemuan-pertemuan digunakan untuk merusak karakter dari sahabatnya yang tidak hadir dengan tambahan-tambahan dusta dan sakit hatii. Saudara-saudara terkasih dalam Kristus, janganlah kita pakai ucapan kita untuk hal-hal dusta dan merusak, pakailah untuk MEMBANGUN. Sebab dusta mendatangkan kutuk, dan kutuk sangat dekat dengan maut. Tampak baik dimata orang belum tentu kita benar di mata Tuhan. Mungkin kita punya sejuta kata-kata memuji Tuhan, mungkin kita punya penampilan lahiriah yang sangat rohani, tetapi tanpa kata-kata yang murni akan sia-sia..sebab kata-kata keluar dari perbendaharaan hati, dan tanpa hati yang MURNI, kita tidak bisa berjumpa dengan Tuhan.
Janganlah menjadi orang-orang yang dibinasakan-Nya karena kita membuat teguran-Nya dicemarkan karena kita..Teguran-Nya dibuat mainan dan bahan untuk meremehkan-Nya. Dalam doa saya, Tuhan menunjukkan sebuah vision yang sangat jelas. Saya melihat banyak sekali iblis (mungkin ribuan) menggunakan jubah-jubah perak legam hitam dan ditangannya membawa pedang yang menyerupai keris dengan 3 lekuk, dan baru saya sadar itu jelas seperti LIDAH PANJANG BERKELOK dan legam. Tuhan berkata itu adalah sekian dari banyak jenis pasukan iblis yang menyerang Indonesia. Dan banyak sekali gereja-gereja Tuhan yang ditulahi oleh iblis-iblis jenis ini.
SADARLAH gunakan perkataan-perkataan untuk membangun dan memberkati. Supaya KEMULIAAN-NYA nyata bagi kita semua.
Ps. Daniel Shane
