Festival Tempo Doloe
-= Monthly ReCom Gathering =-
Selalu ada yang baru di ReCom gathering CMC! Dari konsep gathering dengan makan lesehan bersama di musim hujan yang romantis (yang membuat ReCom’ers semakin homy dengan keluarga rohaninya masing-masing) sampai suasana cafe yang penuh tawa untuk share time dan pengakraban-ria. Tak hanya itu, seminar Akhir Zaman yang menegangkan dan olahraga “SKJ Moment” pun pernah dilaksanakan untuk memfasilitasi keakraban dan pertumbuhan dari masing-masing ReCom’ers. Kali ini, konsep gathering para Dewasa Muda (Gathering oganizer bulan Agustus) sungguh tak kalah menarik. Bersamaan dengan moment kemerdekaan bangsa Indonesia di gathering ReCom bulan ini, recom Dewasa Muda sengaja mengangkat tema “Festival Tempo Doeloe” yang dilatar-belakangi oleh kerinduan untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda saat ini. Tidak jauh berbeda dengan tujuan gathering recom yang sudah berlangsung selama ini, konsep acara ini pun diharapkan dapat menjadi salah satu “jala” atau sarana penjangkauan jiwa. Namun yang sedikit berbeda yaitu cakupan sasarannya lebih luas. Kalau selama ini gathering recom berfokus pada anak muda dan dewasa muda, konsep acara kali terbuka untuk masyarakat umum dari semua usia dan kepercayaan/agama. Jadi bukanlah sebagai acara dari golongan agama tertentu dengan liturgi atau susunan acara yang kental dengan unsur kerohaniannya.
Gathering recom ini sengaja dibuat dalam konsep acara yang santai dengan berbagai permainan dan bazar makanan yang melibatkan pengunjung bazar dan masyarakan sekitar, tentunya dapat menjadi sarana yang efektif untuk penginjilan persahabatan. Selain itu yang tak kalah pentingnya yaitu pemberdayaaan masyarakat atau yang diberi istilah Church Social Responsibility (CSR) yaitu kepekaan anak Tuhan terhadap keadaan masyarakat sekitar. “Dengan acara ini, kami berharap dapat memberkati Pedagang Kaki Lima yang kualitas makanan dan dagangannya T.O.P.B.G.T namun belum banyak dikenal masyarakat sekitar” demikian penuturan sdri. Paulina selaku ketua panitian pelaksana (gembala ReCom Dewasa Muda).
Dalam waktu kurang lebih 1 bulan 2 minggu recom Dewasa Muda mempersiapkan konsep dan berbagai hal yang diperlukan untuk kelancaranan gathering recom ini. Dimulai dengan serunya persiapan pengadaan stand/penjual makanan (seperti yang kita ketahui bersama, di bulan puasa banyak pedagang/penjual makanan yang mudik), sehingga perlu usaha keras mendapatkan pedagang yang mau berpartisipasi. Disamping kendala-kendala lain sehubungan dengan mulai langkahnya penjual dan bahan khusus untuk kelengkapan acara sehingga perlu pemesanan khusus untuk beberapa alat permainan. Dan yang tak kalah pentingnya yaitu Publikasi acara, baik lewat pengumuman gereja dan masing-masing recom maupun penyebaran brosur di daerah Tenggilis dan sekitarnya. Salut untuk usaha recom DM dalam memfasilitasi para recom’ers untuk mengenang masa kecil lewat makanan dan permainan yang mungkin di masa sekarang mulai langka d(^^,)
Tidak tanggung-tanggung acara pun diadakan selama 2 hari, tepatnya di hari Sabtu dan Minggu, 20-21 Agustus 2011. Sebelum pkl 15.00 WIB terlihat stand-stand makanan, minuman dan penjual permainan tradisional mulai memenuhi halaman Balai RW I Rungkut Mejoyo Selatan (tempat berlangsungnya acara), disamping itu panitia dari recom DM juga turut meramaikan dengan menyediakan stand khusus permainan tradisional bagi pengunjung yang ingin mencoba..n’ it’s free! (yah, stand khusus dengan penjaga berkostum khusus (^_^). Selama dua hari pelaksanaan recom gathering ini, pengunjung bisa menikmati bazar tradisional sepuasnya sampai pkl.21.00 WIB saat acara selesai. Selain bisa bernostalgia dengan makanan, minuman dan berbagai permainan tradisional, pengunjung juga bisa berkeliling daerah Tenggilis dengan fasilitas khusus yaitu kereta kelinci ^_^ tentunya cukup membantu bagi mahasiswa baru pengunjung bazar, yang ingin lebih mengenal daerah sekitar kampusnya ^_^ Para pengunjung pun diajak bergabung dalam lomba-lomba permainan tradisonal. Masing-masing recom mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti lomba, tak hanya itu panitia pun turut mengundang masyarakat sekitar untuk menjadi peserta lomba. Diawali dengan lomba enggran + makan kerupuk dan lomba balap kelereng + botol pensil di hari pertama, sedangkan di hari kedua lomba Bakiak + lompat tali dan balap karung. Semuanya merupakan permainan masa kecil dengan sedikit modifikasi agar lebih seru.
Hari kedua pelaksanaan Festifal Tempo Doeloe ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta pemenang lomba dan penerima penghargaan khusus seperti peserta dan supporter terheboh dan beberapa kriteria lainnya. Dua hari yang mengesankan untuk bernostalgia dengan masa kecil. Nantikan acara-acara menarik berikutnya dalam recom gathering yang pastinya tak kalah seru ^_^

