Mazmur 139:14-16 dan Efesus 2:10 menjelaskan bahwa kita adalah Ciptaan Tuhan, milik Tuhan. Kita diciptakan dan diutus ke bumi untuk kepentingan / tujuan Tuhan. Sehingga target atau patokan atau ukuran hidup kita adalah PERKENANAN TUHAN dan TERCAPAINYA tujuan Tuhan dalam hidup kita. Segala sesuatu dalam hidup kita berfokus pada penggenapan rencana Tuhan, penyelesaian misi Tuhan, di dalam dan lewat hidup kita, baik itu impian, tujuan, cita-cita, pasangan dan lain sebagainya.
Tetapi yang terjadi adalah kita :
- LUPA/tidak tahu/tidak berusaha mencari tahu kehendak/tujuan Tuhan dalam hidup
- Tidak sadar diri/posisi TUhan dalam hidup
- HIDUP DALAM TUJUAN SENDIRI (tidak melibatkan Tuhan): Hidupku urusan ku. Ku tau yg kumau > Tuhan tim sukses, bagian disalah2kan
Kita perlu menyadari bahwa HIDUP adalah PENUGASAN sementara. Ada misi hidup yang harus DIKERJAKAN dan DISELESAIKAN. Untuk mengetahui, mengerjakan dan menyelesaikannya tidak terjadi begitu saja. Kita perlu untuk MEMPERSIAPKAN diri. Panggilan setiap orang SPESIFIK, PERLU DITEMUKAN dalam Tuhan. Karena panggilan yang spesiafik maka persiapan masing2 juga spesifik.
GET READY !!
“siap sedialah baik atau tidak baik waktunya”
DANIEL 1:3-5
Daniel DIDIDIK SELAMA 3 tahun. Mengapa membutuhkan waktu lama? Karena membangun fondasi dan fondasi merupakan hal penting. Sebuah rumah dengan fondasi yang buruk akan menghasilkan rumah yang tidak baik pula, mudah hancur dan roboh.
Pentingnya PROSES MEMPERSIAPKAN DIRI:
- Tuhan Yesus: 30 th utk 3 th pelayanan
- Yohanes Pembabtis: menghabiskan masa muda, berkhotbah pertobatan, meninggal dipenggal
- Musa: 40 thn gembala domba
- Daud: gembala di padang, melindungi domba dr binatang, menjadi panglima, banyak perang sebelum jadi raja, buronan
- Penantian Abraham
- Atlit, hamba Tuhan
- Dll
BEKERJA PADA RAJA, MENIKMATI SANTAPAN RAJA:
Banyak yang ingin “mendapatkan” banyak namun tidak mau / tidak sadar akan pentingnya persiapan, tidak sungguh-sungguh MEMPERSIAPKAN FONDASI dengan baik.
Banyak anak Tuhan kehilangan moment/kairos Tuhan, karena ketidak-siapan.
Sudah waktunya Tuhan, tapi belum siap :
- mengerjakan Panggilan
- menerima pasangan (siap jadi istri/suami, siap dengan konflik keluarga, siap jadi ortu, siap memikul tanggung jawab)
- diberi kepercayaan lebih, karena gambar diri
- menerima perintah Tuhan karena sudah pasti ndak akan taat
- diberi berkat
EFESUS 5:14-17 : Fokus Tuhan pada setiap fase hidup.
Masa-masa kuliah, masa-masa sekolah adalah masa-masa mempersiapkan diri yang tepat sehingga ketika selesai masa-masa itu, kita dapat masuk dalam tujuan Tuhan. Persiapkan diri dalam waktu-waktu yang ada, bukan keluyuran, bermain game, senang-senang, malas-malasan, nyantai dan bingung ketika menyelesaikan masa studi. Fase hidup :
- Pemberesan/reparasi
- Pemulihan gambar diri
- Pembenahan karakter
- Pemberesan ikatan, kutuk keturunan
- Installasi ulang :
- Prinsip hidup yg benar, dasar firman, ilmu pengetahuan/kuliah yang benar.
- Perlengkapi diri dgn segala seauatu yg diperlukan utk melakukan misi, terjun ke dunia kerja termasuk jk panggilan Lewi pun ttp perlu persiapkan diri/mental, roh
- Jangan focus pada nilai ujian tapi aplikasi setelah kulian. Kerja dulu sebelum Apt membuatku mengerti tujuan penting dari masa kuliah.
- Testing awal
- Praktek, apakah berfungsi. Latih, jgn gendut rohani
- Cari tahu kehendak Tuhan/panggilan/passion. (Matius 6:33)
- selaraskan diri dengan Tuhan, mantapkan hati dalam rencana Tuhan
- Belajar TAAT
Ketaatan besar = akumulasi dari ketaatan kecil, setiap saat.
Panggilan besar = dibangun dari ketaatan pada panggilan2 “kecil”.
Tak kan ada pekerjaan besar, tanpa ketaatan untuk tugas2/perintah2 kecil.
- Bangun Roh di dalam Tuhan. Persiapkan diri, bangun fondasi (Kolose 2:6-7)
- Melekat/Tertanam dengan kuat dalam Kristus sehingga tak mudah diombang-ambingkan.
- Jangan bergantung pada manusia, komunitas, dll selain Tuhan
SEHINGGA kita:
- Tidak mudah terombang ambing. AKAN SANGAT MUDAH/BANYAK GODAAN DI LUAR KOMUNITAS, saat kerja. Sangat mudah untuk berubah fokus, saat masuk dunia kerja
- Saat waktuNya tiba, kita dibawa KEMANA PUN, KAPAN PUN, kerjakan APAPUN, TETAP MELEKAT PADA TUHAN
Sampai kapan? Semumur hidup, sesuai target Tuhan dalam setiap fase kita
Robert Liardon, Colonel Sander adalah contoh orang-orang yang tahu tujuan hidupnya. Mereka memiliki visi yang jelas. Kalau orang-orang di luar Tuhan bisa demikian, mengapa kita, anak-anak Tuhan tidak? Perlu ada anak2 Tuhan di dunia kerja, yang BERDAMPAK
- Sungguh-sungguh cari tahu panggilan sejak sekarang, JANGAN buang2 waktu, fokus dalam setiap panggilan
- Bangun roh, tertanam kuat dalam Tuhan
- Persiapkan diri, bekali dengan tools yang diperlukan (ilmu, kerja keras, pengetahuan), setia dengan bentukan Tuhan
- Seandainya banyak anak Tuhan siap untuk ditempatkan di manapun yg Tuhan mau
“Banyak berkeringat di masa latihan akan menghindarkan mu dari banyak berdarah di kala perang”
- Persiapkan diri dengan sungguh2 walau sulit, meskipun banyak pengorbanan yang harus dilakukan
- Akan memudahkan kita di masa depan
- Kisah sukses orang dunia & anak Tuhan selalu dimulai dengan masa persiapan yang matang
Ketidak-siapan dalam Tuhan membawa kita pada penyesalanan & kesalahan yang merugikan dan sebenarnya tidak perlu terjadi.
Apakah saat ini sedang mempersiapkan diri? Belajar dari Belsyasar (Daniel 5:25-28)
Jangan sampai Tuhan mengukur masa2 hidup kita dan didapati kita tidak siap, tidak berbobot, terlalu ringan.


