Khotbah Ps. Daniel Shane – The Gate of Destiny (The Year Of Awakening) – Part 2 (SELESAI)
SARANG PENYAMUN
Kita juga perlu berhati-hati dengan kepalsuan rohani yang terjadi dimana seolah-olah kita telah mempersembahkan sesuatu yang indah dan berlimpah kepada Bapa, namun ternyata Bapa tidak berkenan. Banyak orang menyanyikan lagu-lagu rohani yang indah, mereka membawa “keranjang-keranjang” yang penuh dengan berkat, Mereka melakukan acara-acara “Kebangunan rohani” yang besar dihadiri oleh ribuan orang, dengan lagu-lagu yang sangat bersemangat, Tetapi Bapa membuka mata rohani saya, bahwa yang berdiri disana bukanlah Tuhan YESUS sejati, melainkan lucifer yang mengenakan jubah keemasan dan mahkota yang bertanduk.
Saudaraku,.. bukankah mengenai nabi-nabi dan pelayan-pelayan palsu sudah dinubuatkan sejak lama? Banyak orang tertipu dan terperdaya karena penampilan mereka yang cemerlang, karisma yang kuat dan juga “karunia-karunia”, bahkan urapan yang hebat. Saat itu adalah ketika Gereja menjadi Sarang Penyamun! Mari kita lihat beberapa teguran dan peringatan Tuhan yang keras dalam kitab Yeremia demikian :
Aku telah mendengar apa yang dikatakan oleh para nabi, yang bernubuat palsu demi nama-Ku dengan mengatakan: Aku telah bermimpi, aku telah bermimpi! Sampai bilamana hal itu ada dalam hati para nabi yang bernubuat palsu dan yang menubuatkan tipu rekaan hatinya sendiri, yang merancang membuat umat-Ku melupakan nama-Ku dengan mimpi-mimpinya yang mereka ceritakan seorang kepada seorang, sama seperti nenek moyang mereka melupakan nama-Ku oleh karena Baal? Nabi yang beroleh mimpi, biarlah menceritakan mimpinya itu, dan nabi yang beroleh firman-Ku, biarlah menceritakan firman-Ku itu dengan benar! Apakah sangkut-paut jerami dengan gandum? demikianlah firman TUHAN. Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu? Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang mencuri firman-Ku masing-masing dari temannya. Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan para nabi, demikianlah firman TUHAN, yang memakai lidahnya sewenang-wenang untuk mengutarakan firman ilahi. Sesungguhnya, Aku akan menjadi lawan mereka yang menubuatkan mimpi-mimpi dusta, demikianlah firman TUHAN, dan yang menceritakannya serta menyesatkan umat-Ku dengan dustanya dan dengan bualnya. Aku ini tidak pernah mengutus mereka dan tidak pernah memerintahkan mereka. Mereka sama sekali tiada berguna untuk bangsa ini, demikianlah firman TUHAN. Yeremia 23:25-32
Semenjak zaman Yeremia, nabi dan pelayan palsu telah muncul, mereka mengatakan bahwa mereka (bangsa Israel) sedang dalam keadaan baik-baik saja, Israel janganlah takluk kepada Babel, Israel akan sejahtera, Israel tidak akan kalah dan ditaklukkan, dan sebagainya. Hamba palsu itu hanya mengatakan apa yang manis dan yang ingin didengar oleh bangsa itu, namun mereka melupakan kebenaran Tuhan. Banyak pelayan palsu membuat “sensasi” baru dan “pewahyuan” baru yang mendukung kebenaran dan ajarannya sendiri. Terkadang kita harus berani meminum “Obat Pahit” agar menjadi celik dan sembuh, bukan membuai diri dalam kedamaian sejahtera yang palsu akan dosa.
ROH PENYESAT ini digambarkan dalam beberapa hal, yaitu:
1. Kendi yang besar : berbicara tentang minyak urapan palsu yang dapat menyembuhkan, memulihkan, memberkati, serta membawa kemudahan demi kemudahan dalam kehidupan.
2. Keping-keping emas : berbicara tentang kekayaan dan kesuksesan duniawi yang digerakkan iblis.
3. Selendang berwarna legam : Tujuan Hidup PALSU yang sudah menipu begitu banyak anak-anak Tuhan.
4. Sebuah buku besar, yaitu bilangan banyak orang yang akan diburu iblis untuk dimasukkan dalam neraka yang kekal dan kitab-kitab palsu yang ditulis oleh tuntunan manusia dan iblis.
Jika kita meninjau keempat hal tersebut, maka kita akan menyadari bahwa kesesatan telah sangat dinyatakan diakhir zaman ini. Janganlah kita turut mengambil bagian dalam kesesatan ini. Kita juga akan melihat begitu banyak lagu rohani yang nampaknya menggugah hati dan penuh semangat,.. namun dihadapan Bapa, lagu-lagu itu berubah menjadi sumbang, bahkan menghujat Tuhan. Lagu-lagu tersebut tidak ditulis untuk pengagungan Tuhan, tidak ditulis dengan hati yang penuh kerinduan, namun lagu tersebut dibuat hanya untuk membuat manusia menjadi bersemangat, terharu, tetapi bukan karena Kemuliaan Kristus. Namun herannya, disana banyak orang muda berpasang-pasangan, bergandengan tangan, orang-orang tua yang berpakaian penuh perhiasan emas yang begitu “menikmati” ibadah-ibadah itu.
Kota Kepalsuan ini sungguh menyesakkan, penguasa ditempat itu jelas sekali adalah Lucifer sendiri. Begitu banyak penyesatan yang terjadi diebabkan oleh KASIH KARUNIA dengan pengertian yang SALAH. Kasih Karunia seharusnya membawa kepada pembebasan dosa bukan kasih karunia yang membuat DOSA dilegalkan!
Anak-anak Tuhan hidup dengan menyalahgunakan kasih karunia-Nya, mereka membuat gambaran-gambaran tentang Kristus untuk membela kedagingan mereka. Keinginan untuk kaya, berkawin dan hawa nafsu. Bukankah Tuhan memerintahkan kita untuk menyangkal diri dan memikul salib? Jika SALIB tidak pernah dipikul, maka Golgota tidak akan pernah ada, dan kebangkitan tidak akan pernah terjadi! Seharusnya, setelah kita memikul salib dan meletakkannya di Golgota kita, maka hidup kita bukannya diri kita lagi. Hal ini sangat menyedihkan.. Saya percaya hati Bapa sangat berduka dengan keadaan umat-Nya yang demikian. Saatnya umat Tuhan dimurnikan dan dibangunkan dari kepalsuan-kepalsuan yang membuai kita.
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Galatia 2:20
Kota kepalsuan Ini adalah kota yang penuh dengan gosip, prasangka, pembenaran diri dan pengagungan palsu atas Tuhan yang mereka namakan “YESUS” tetapi bukanlah Kristus yang tersalib dan mati untuk mereka. Sebuah kebohongan besar yang diceritakan dari generasi ke generasi. Di dalam doa, hati saya begitu hancur.. bagaimana mungkin begitu banyak anak-anak Tuhan yang masuk ke kota itu? Roh Kudus mengingatkan saya bahwa ini semua diawali dengan keputusasaan.. dimana banyak anak Tuhan yang mulai mempertanyakan janji-janji Tuhan.
Saudaraku, ada banyak sekali jebakan-jebakan musuh kita disepanjang perjalanan kita untuk menuju ke Kota Kekal, iblis selalu berusaha untuk menipu dan membuat jebakan, serta menawan sebanyak mungkin anak-anak Tuhan yang tidak lagi mengikuti Tuhan dengan segenap hatinya (Matius 24:24). Jika kita tidak sungguh-sungguh melekat kepada Tuhan, maka kita juga akan sukar membedakan jebakan-jebakan tipuan iblis itu.
Jika dahulu kita pernah melakukan kesalahan dan masuk dalam jebakan musuh, Bapa telah menjanjikan pemulihan buat kita semua. Jangan berhenti dan menyerah.. Ketika kita sudah berhasil keluar dari tawanan musuh, kita harus segera berlari kepada Kristus yang akan menolong kita dan memberi kesempatan kepada kita untuk menang.., jangan lari untuk mencari “bangunan-bangunan” yang kita ingini untuk membenarkan dosa-dosa kita itu. Kita tidak akan dimerdekakan sepenuhnya jika kita tidak mau menyelesaikan dosa-dosa dan beban-beban yang merintangi kita. Dosa haruslah ditumpas sampai habis. Orang-orang seperti itu mungkin masih tetap beribadah, tetapi HATI NURANI mereka sudah tumpul. Mereka menggantikan hati nurani yang murni dengan akal budi mereka sendiri oleh karena pembenaran demi pembenaran. Dengan mencari bangunan demi bangunan ibadah, kita tidak akan diselamatkan. Mari kita jadi pengikut Kristus yang sejati bukan pengikut “Kristus dari kedegilan hati”.
Bapa menangisi mereka yang jatuh dalam kesesatan ini dan Dia melembutkan hati mereka.. sayangnya banyak dari mereka mengingkari-Nya dan mencari damai sejahtera palsu dengan jalan mencari kebahagiaan mereka sendiri, hidup mereka diberkati dari pemuasan hawa nafsu. Namun, semuanya bukanlah yang sejati dan terbaik yang berasal dari Bapa.
SAATNYA BANGUN!
“Gate Of Destiny” merupakan pemulihan tujuan hidup kita didalam Kristus yang sejati.. akan ada pemulihan Tujuan hidup, pernikahan, dan pemulihan segala sesuatu yang indah. Tetapi sebelumnya, Bapa akan mempersiapkan “PARA PEMBANGUN” dan “PAHLAWAN” yang dipilih Bapa untuk dibangkitkan dan dibasuh-Nya terlebih dahulu. Jika kita hidup setengah hati dalam menjalani panggilan Tuhan, maka kita akan mudah disesatkan.
Saudaraku, Dia rindu memulihkan keletihan dan luka-luka kita di masa lalu, Dia rindu kita bergantung penuh kepada-Nya di tahun ini. Kita tidak lagi mengandalkan kekuatan diri sendiri, namun banyak berdiam dan dekat dengan Dia. Mengenal-Nya adalah Tujuan Utama kita. Dia akan berperang bagi kita dan kita akan diberikan kuasa untuk memerintahkan para malaikat berperang bagi kita untuk kepentingan Kerajaan-Nya.
Kebangunan sejati bukanlah sebuah kebangunan menurut versi pikiran kita sendiri. Kebangunan dimulai dari kebangkitan roh, jiwa, hati, serta akal budi kita untuk menempatkan Kristus sebagai Pusat Tertinggi dalam kehidupan kita. Kebangunan adalah hak Bapa sendiri untuk melakukannya, tetapi anda dan saya adalah BENIH KEBANGUNAN itu sendiri. Kita semua dapat dipakai-Nya untuk menjadi pelaku-pelaku Kebangunan,.. yaitu orang-orang yang sudah dibangkitkan mimpinya dan berjalan bersama Dia untuk menyelesaikannya. Jikalau anak-anak-Nya mau memelihara BENIH MIMPI yang Dia berikan dan mau taat pada panggilan-Nya, maka saya percaya Kebangunan itu tidak lama lagi.
Bapa rindu kita juga membebaskan banyak tawanan iblis diakhir zaman ini. Sudah saatnya umat Tuhan yang tertidur untuk bangun! Hadapi keadaan kita yang memang menyedihkan dan berani untuk diubahkan! Tidak lagi terbuai oleh kota palsu dengan damai sejahtera palsunya. Sudah waktunya anak-anak Bapa bangkit dan tidak lagi mencari kesenangannya sendiri. Begitu banyak waktu yang kita buang sia-sia, setiap hari hanya untuk meratapi diri, setiap hari untuk peperangan yang tak kunjung diserahkan, atau untuk kesia-siaan dunia yang cemerlang. Apakah kita sudah berdampak bagi Kerajaan Kristus setiap hari? Apakah anda sudah membangun Kerajaan-Nya dan melakukan kehendak-Nya? Ijinkan Dia mengusik hati nurani kita, menegur, dan menghibur kita. Dia tidak akan pernah meninggalkan orang-orang yang hancur hati disaat mereka mencari pribadi dan kebenaran-Nya.
Dia sedang mempersiapkan Generasi Pemurni,.. Maukah anda dimurnikan-Nya? Setiap karunia, talenta, jubah, dan semua pemberian-Nya untuk kita, suatu saat akan kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Marilah kita datang tersungkur di kaki Tuhan dan menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita. Panggilan Sorgawi begitu mulia!
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Filipi 3:13-14
Khotbah Ps. Daniel Shane 
