Khotbah Pdt Angga Prasetya – Mengapa Kita Harus Memberi
Dalam hukum tabur tuai yang sering kali dibahas dalam kotbah secara tidak sengaja kita dapat saja berfokus pada tuaian atau balasan yang ‘akan’ kita terima setelah menabur. Padahal selama Tuhan Yesus melayani, Ia hanya menekankan tentang memberi, bukannya menerima. Sekali lagi, yang namanya hukum pasti mengandung kepastian. Jadinya, kita tidak perlu mempertanyakan atau meragukannya.
Dalam urusan memberi, entah ke Tuhan maupun manusia, cobalah kita renungkan motivasi hati kita.. apakah selama ini kita telah ‘memberi’ atas dasar kasih kita kepada Tuhan atau sesama? Ingat. Fokus kita tidak boleh pada apa yang ‘akan’ kita terima. Tapi mengapa kita melakukannya.
Esensi memberi yang sebenarnya adalah Kasih. Kasih dibuktikan melalui pengorbanan. Praktek pengorbanan adalah memberi. Entah kita memberikan waktu, uang, tenaga, hadiah.. itu semua dasarnya haruslah cinta. Dalam memberi, kita belajar untuk semakin mengasihi, sebaliknya, semakin kita mengasihi, maka kita akan memberi lebih banyak.
Dalam kotbah minggu lalu, kita belajar bahwa ada 3 alasan kita untuk memberikan sesuatu, yaitu :
1. Memberi = ekspresi kasih kita kepada Tuhan (Luk 7:47)
Dalam Firman Tuhan dari jaman perjanjian lama, Allah telah mengajarkan umatnya untuk memberikan perpuluhan, persembahan sulung, dan persembahan lainnya. Ketika umatNya memberikan yang dimilikinya, Tuhan disenangkan. Dalam memberi kita belajar untuk melakukan kehendakNya. Dan alasan yang terutama adalah karena kita mengasihiNya
2. Memberi = bentuk kepedulian kita terhadap sesama (Mat 25:31,35)
Berapa banyak diantara kita yang tidak memiliki motivasi yang benar ketika memberi atau membantu orang lain? Entah mengharapkan balasan, kepuasan batin.. namun itu bukanlah alasan yang benar. Yang penting bukan berapa banyaknya atau mahalnya yang kita berikan, namun seberapa besar kepedulian kita untuk memberi kepada yang membutuhkan. Namun yang menjadi masalah apabila kita tidak mau membangun hubungan dengan semua orang (terlalu memilih pergaulan), dan kalau kita tidak mau belajar peduli terhadap sesama.
3. Memberi = mendukung pekerjaan Tuhan
Dalam memberi alasan kita yang lain juga adalah untuk pekerjaan Tuhan. Memberkati ladang-ladang pelayanan yang ada.
Khotbah Pdt Angga Prasetya

