ROAD TO PROSPERITY Bread Giver Ministry (Bread Giver Indonesia)
“Semua orang butuh ROTI, tetapi tidak semua orang dapat menjadi PEMBERI ROTI. Jadilah Seorang Pemberi Roti bagi sesama.. “
Berdasarkan filosofi dan kerinduan inilah, pelayanan Bread Giver dilahirkan.. Kehidupan yang terpecah dan dibagikan, termasuk dalam aspek berkat pemenuhan kebutuhan setiap orang. Tujuan BGI ini juga adalah memperkenalkan kristus kepada jiwa-jiwa yang terhilang. Seorang pemberi roti tidaklah harus seseorang yang sudah sukses secara materi, namun yang terpenting adalah kesediaan seseorang untuk dapat menjadi saluran berkat bagi sesama.
Banyak orang sepanjang hidupnya bergumul dan berjuang untuk penghidupan pribadi (keluarga) yang lebih baik, ingin lebih kaya, lebih mapan, lebih lebih lagi. Namun tidak banyak orang yang cukup memiliki beban dan kerinduan ketika diberkati berkelimpahan akan membagi-bagikannya kepada sesama, atau mungkin.. pada awalnya memiliki kerinduan,.. namun nyatanya ketika Tuhan melimpahkan berkat, sebaliknya, berkat itu hanya berpusat pada diri sendiri (tidak menjadi saluran berkat yang mengalir,.. namun menjadi saluran yang “buntu”). Untuk itulah, melalui BGM ini, kami rindu mengumandangkan setiap orang hendaknya menjadi pemberi roti, karena inilah kerinduan Tuhan ketika Ia membuka pintu berkat bagi seseorang.
Menjadi kaya, sukses, dan makmur itu tidak dosa,.. itu adalah buah manis yang sepantasnya dinikmati oleh setiap anak manusia yang bekerja keras di bumi. Namun apakah tujuan dari kaya, sukses, makmur tersebut? Dengan pikiran manusia yang egois hal ini dapat menjerat manusia pada banyak dosa kenikmatan dunia dan semakin menjauhkan manusia dari Tuhan. Pikiran, prinsip hidup seseorang harus ditaklukkan terlebih dahulu dalam Kristus, agar kekayaan, sukses, dan kemakmuran tersebut dapat mendatangkan kemuliaan bagiNya, bukannya mempermalukan namaNya.
Berdasarkan kerinduan ini, kami rindu mengumpulkan anak-anak Tuhan dalam lingkup Greja, memperlengkapi jemaat dengan konsep kebenaran Tuhan dalam berkat. Maka Rabu, 21 November dipilih untuk memulai seminar “Road to Prosperity”. Tujuan seminar ini selain mengupas tuntas tentang ‘kelimpahan’ juga momen berbagi ilmu bapak gembala banyak pengalaman di bidang properti yang aplikatif sehingga dapat dipraktekkan. Acara dimulai dengan beberapa pujian, yang dilanjutkan dengan kata sambutan oleh kordinator BGI, Yosefh Pradica, dan dilanjutkan doa buka untuk memulai seminar hari itu. Ada 3 hal yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan.. pertama sukses butuh Tuhan, kedua, sukses butuh Proses, ketiga, sukses butuh komunitas. Penyertaan Tuhan yang terpenting dalam menuju kesuksesan. Sukses melalui proses hanya dapat terjadi melalui waktu, kesetiaan, dan kesabaran. Proses menjadi penting, karena kesuksesan bukanlah sebuah perjudian (instan), namun proses yang terjadi terus menerus seperti seorang kontraktor yang membangun rumah.
Prinsip membangun yang benar : Harus ada Gambar/ Target akhir dahulu baru dibangun dari awal, Target akhir bukanlah target yang harus sempurna, tapi mendekati kebenaran, Membangun dari dasar, dan yang terakhir menggunakan bahan terbaik.
Sukses butuh komunitas, dalam hal ini mengacu pada jejaring yang dimiliki,.. sangat penting membangun hubungan sebanyak-banyaknya dengan orang-orang yang memiliki latar belakang dan pengetahuan bisnis yang beragam untuk semakin memperkaya wawasan bisnis seseorang. Dalam praktik bisnis, kemampuan berkomunikasi sangat penting, terutama kemampuan negosiasi. Kemampuan komunikasi dan negosiasi ini bukanlah sebuah hal yang instan dapat diperoleh, namun harus terus menerus dilatih dan dikembangkan. Butuh keberanian dan kecakapan untuk dapat dipraktekkan. Dalam poin berikutnya juga dibahas bagaimana menguji agar sesuai dengan prinsip kebenaran, pertama, kita belajar dari prinsip Treadmill, Arus dunia atau kehidupan, seringkali membawa kita jauh dari MIMPI, Agar tidak jalan DITEMPAT malah MUNDUR ke belakang, maka Kita harus BERJALAN LEBIH CEPAT dari Arus Dunia. “Banyak orang yang hanya berdiam diri, akibatnya makin menjauh dari mimpi mereka.” kedua, PELAJARAN CARA TRIAL & ERROR, yaitu Berani memberikan gambar/angka/visi mendekati kebenaran dan tidak perlu/selalu bias langsung pada mimpi akhir. Dan yang terakhir, membantu sistem pekerjaan yang sesuai gaya Kebenaran Firman Tuhan.
Melalui filosofi BGI, kami rindu penjualan produk dan jasa beriringan dengan pelayanan kasih. Semua orang diharuskan menjadi PEMBERI ROTI bagi sesama.Tidak perlu Tunggu KAYA!, tetapi GAYA HIDUP Untuk membangun Hubungan dengan TUHAN dan SESAMA.
Tips meraih kesuksesan :
- Berani bermimpi dan langsung MELANGKAH
- Berani Gagal dan Punya Fighting Spirit
- Terjun ke Lapangan dan Kenali Trial Error kita
- Berani Mengutarakan MIMPI
- Temukan cara investasi terbaik
Dalam Sekolah BGI ke depannya, adalah bagaimana mempraktekkan Uang BEKERJA untuk kita, karena Tuan kita adalah Kristus dan Hamba kita adalah uang. Kesuksesan dan keuangan harus digunakan untuk kepentinganNya. Nantikan perkembangan BGI berikutnya dan jadilah pemberi-pemberi roti yang berdampak…
