Khotbah Ps.Daniel Shane – “Kanker Rohani”
“KANKER ROHANI” (Mei 2010)
Yohanes 15:1-8
Hari-hari ini anak-anak Tuhan perlu diajar untuk berperang di akhir zaman supaya muncul banyak pahlawan-pahlawan Allah yang radikal di akhir zaman. Hari-hari ini Tuhan juga menyatakan bahwa ada pahlawan-pahlawan Allah yang “sakit” dalam medan pertempuran. Mereka memiliki persenjataan Allah tetapi mengalami “kanker rohani” sehingga mereka tidak bisa menggunakan senjata mereka dengan baik untuk mengalahkan musuh-musuh mereka. Hal ini terjadi karena anak-anak Tuhan memperoleh input-input yang ‘kotor’, salah dan tidak sehat. Seperti halnya sakit kanker jasmani yang diderita oleh beberapa orang. Sakit kanker tersebut muncul karena input yang masuk ke tubuh merupakan input yang buruk. Selain itu pola makan manusia yang buruk juga membuat manusia tersebut bisa terkena sakit kanker. Oleh karena itu kita harus menyaring setiap input yang kita terima. Misalkan kita berada dilingkungan kerja yang sebagian besar orang-orangnya mengutamakan uang (cinta uang), fokus hidup mereka hanya untuk uang dan uang, maka jika kita tidak imbangi dengan firman Tuhan dan berada di komunitas yang benar, kita pun akan berpikir seperti mereka, karena hal itulah yang setiap hari kita dengar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, sebagian besar penyakit kanker memang disebabkan oleh pola makan yang salah. Dosa memang terlihat ”enak” tapi hal itu dapat menyebabkan kita terkena ”kanker rohani”.
Bagaimana cara melawan ”kanker rohani”?
Cara melawan ”kanker rohani” sama dengan cara melawan kanker jasmani yaitu dengan cara diradiasi. Ketika seluruh tubuh kita sudah tidak bisa bertobat maka kita perlu ”diradiasi” oleh Allah (Yoh 15: 1-8).
”Akulah pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya. Setiap ranting padaKu yang tidak berbuah, dipotongNya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkanNya, supaya ia lebih banyak berbuah (Yoh 15:1-2)
Cara untuk melawan ”kanker rohani” yaitu dengan melekat erat pada pokok anggur kita, yaitu Tuhan Yesus. Ketika kita melekat pada Tuhan Yesus maka Dia akan terus membersihkan kita dari hal-hal yang tidak berkenan bagiNya supaya kita bisa berbuah untuk kemuliaan Tuhan. Pada ayat ke-3 dikatakan kita dibersihkan dengan firman Tuhan dan selanjutnya yang harus kita lakukan adalah tinggal dalam Tuhan. Jadi kita harus melekat, bertumbuh dalam kebenaran firman Tuhan dan tinggal dalamNya agar kita mampu melawan racun-racun dunia yang dapat menyebabkan ”kanker rohani”.
Bagaimana kita tahu seseorang terkena ”kanker rohani” atau tidak? Ada tanda-tanda yang mengindikasikan seseorang terkena ”kanker rohani” atau tidaknya, berikut ini tanda-tanda orang yang terkena ”kanker rohani”
Bagaimana kita tahu seseorang terkena ”kanker rohani” atau tidak? Ada tanda-tanda yang mengindikasikan seseorang terkena ”kanker rohani” atau tidaknya, berikut ini tanda-tanda orang yang terkena ”kanker rohani”
1. mengasihani diri
2. meninggalkan kegiatan/segala sesuatu yang berifat rohani
3. mudah sakit hati
4. mulai mencari penyelesaian masalah-masalah dengan cara sendiri
Dari beberapa tanda diatas, mari kita koreksi diri kita. Apakah tanpa kita sadari ternyata kita telah terkena ”kanker rohani”. Jika kita mengalami ini maka kita harus mengambil tindakan radikal untuk sembuh dan menjadi pemenang.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani ”kanker rohani”:
~ memiliki kemauan untuk merubah segala ”input” yang salah
~ mau dimurnikan
~ memiliki pergaulan yang baik
~ mematikan keinginan daging
~ berdoa
Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan samapilah doaku kepadaMu, ke dalam baitMu yang kudus (Yunus 2:7)
Khotbah Ps. Daniel Shane


