Khotbah PS. Daniel Hadi Shane : DOSA
Ada 4 jenis dosa yang akan dilenyapkan oleh Tuhan, di dalam 1 Kor 10:5-10, Tuhan memusnahkan bagian terbesar dari mereka. Mengapa mereka tidak masuk ke tanah perjanjian? Berikut ini 4 hal yang akan dilenyapkan oleh Tuhan:
- Penyembahan berhala (ayat 7)
Sebagai contoh dan peringatan bagi yang lain (ayat 6). Penyembahan berhala seringkali dilakukan oleh bangsa Israel, demikian juga anak-anak Tuhan. Begitu murkanya Tuhan dengan bangsa Israel karena hati mereka yang mudah sekali untuk condong kepada berhala-berhala bangsa-bangsa asing, sehingga Tuhan memusnahkan sebagian besar dari mereka. - Kasih kebanyakan orang menjadi dingin
Teknologi menyita banyak waktu anak-anak Tuhan, sehingga kita tertipu dengan tawaran-tawaran dari iblis. Begitu banyak waktu, masa muda dan uang kita di habiskan untuk sesuatu yang menyenangkan dan memuaskan keinginan daging kita dan tidak lagi mempedulikan Tuhan dan orang lain. - Melihat masalah lewat cara pandang sendiri
Miryam dan Harun memberontak karena mereka marah terhadap Musa yang menikahi Zipora, seorang Etiopia. Miryam rasis. Demikian juga dengan Korah. Ia mengumpulkan pemimpin untuk hal-hal yang belum tentu benar, memfitnah orang lain yang belum tentu kebenarannya. Begitu banyak pemikiran-pemikiran kita yang melenceng dari apa yang Tuhan inginkan. Membuat asumsi-asumsi pribadi, sehingga kita menjadi pemberontak-pemberontak rohani dalam sebuah komunitas. - Tertanam bukan karena Tuhan tapi karena pelayanannya, manusia, keuntungan diri sendiri dan karena hal yang lainnya.
Akhirnya mudah bersungut-sungut, menggerutu (gukguso), menggumam dalam hati (komat kamit), terlihat di depan biasa-biasa saja, tetapi mengomel. Jika pelayanannya tidak sesuai dengan keinginan hatinya, maka mengomel. Jika di nasihati atau di tegur karena sebuah kesalahan yang di lakukannya, marah dan tidak mau pelayanan dan bahkan keluar dari komunitas itu.
Kesungguhan kita untuk mau diubahkan dan berubah akan menghasilkan minyak. Kita membutuhkan minyak. Hayeh adalah lambang kekekalan, minyak yang berbau harum, lambang minyak.
Dalam Matius 1:21-23 dikatakan bahwa minyak urapan itu bisa habis, untuk itulah Tuhan Yesus harus lahir untuk menebus dosa-dosa kita. Immanuel (Tuhan beserta kita), selalu baru setiap hari, Dia yang memampukan kita. Minyak bisa keluar dari ketidakberdayaan menjadi minyak urapan, namun kita harus terus menyangkal diri kita. Yesus sebagai lambing minyak urapan yang lahir ke dunia.
