Khotbah Ev. Christin Jedidah : Hidup oleh Roh
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Roma 8:1-8
Terkadang kita berpikir, hidup di dalam roh itu sangat sulit dan sangat susah untuk dijalani. Sebab, selama kita hidup di dalam daging, kita selalu terus bergumul dengan dosa-dosa kita. Oleh karena itu kita harus memahami dan mengenali sifat-sifat dari dosa, misalnya avon.
Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (7-26) Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.
Roma 7:20-21, 24, 27
Ayat di atas bukanlah alasan untuk membuka jalan kalau kita bisa bebas berbuat dosa. Tubuh kita ini adalah tubuh celaka. Selama kita hidup kita akan terus bergumul dalam dosa. Tetapi orang-orang yang didalam kristus tidak lagi mengalami penghukuman karena Kristus telah mati untuk menebus semua dosa-dosa kita. Kita hidup didalam roh, maka kita memikirkan hal-hal dari roh dan fokus. Hidup kita, gairah, cinta kita adalah hal-hal yang rohani.
Memikirkan hal-hal yang rohani bukan saja tugas seorang lewi atau seorang pendeta. Tetapi, berlaku untuk semua orang baik yang bekerja di hal-hal rohani maupun yang bekerja di dunia sekuler.
Fokus hidup kita adalah Tuhan, di manapun dan apapun yang kita kita kerjakan. Contoh yang sederhana ketika kita jatuh cinta, kita tentu akan fokus kita ke orang yang kita cintai. Tetapi, walaupun fokus kita ke orang yang kita cintai, pasti ada hal-hal yang bisa kita lakukan diluar yang berhubungan dengan orang yang kita cintai. Memikirkan hal-hal yang rohani adalah fokus hidupnya, aktivitasnya selalu ditunjukan untuk hal-hal yang rohani. Dimana, semua fokus kita untuk kemuliaan Tuhan walaupun kita bekerja di dunia sekuler.
Sudahkah kita berpikir atau bertanya apa yang kita lakukan untuk kemuliaan Tuhan? Keinginan roh adalah damai sejahtera, tetapi keinginan daging berujung pada maut adalah keinginan yang memuaskan nafsu dan keinginan kita. Ciri-ciri orang rohani tidak dilihat dari seberapa sering pelayanan, rajin datang recom, rajin ke gereja dan lain-lain. Tetapi dilihat dari gaya hidupnya, semuanya di serahkan kepada Tuhan. Sudahkah kita melakukan penyerahan total? Maukah kita melakukan penyerahan total kepada Tuhan?
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
Roma 8:9
Orang yang tidak memiliki Roh Kudus, bukanlah milik kristus. Jika kita menyerahkan hidup kita seutuhnya kepada Tuhan, seharusnya kita tidak akan protes kepada Tuhan dan selalu berkata “aku milik Kristus dan kepunyaan Kristus”. Kita adalah pengikut Kristus jadi harus berani berbeda. Jangan sampai kita memiliki pikiran-pikiran jahat. Sebab pikiran jahat berasal dari iri hati, kepahitan dan lain sebagainya. Orang yang hidupnya belum pulih akan hidup didalam perbudakan.
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Roma 8:10-13
Oleh roh kita akan mematikan perbuatan daging. Pengikut Kristus bukanlah sebuah agama saja, melainkan sebuah gaya hidup. Memikirkan apa yang Tuhan pikirkan (what would jesus do). Gaya hidup kita harus menjadi gaya hidup kristus yang membawa damai sejahtera. Sebab, kita adalah buku terbuka. Bagaimana kita mau bersaksi sedangkan gaya hidup kita jauh dari mencerminkan pribadi Yesus Kristus. Bagaimana hidup bisa berbuah dan membangun kalau gaya hidup kita jauh dari cara hidup Kristus. Oleh karena itu, gaya hidup kita harus seperti gaya hidup kristus agar orang yang melihat menjadi percaya dan melihat Kristus.
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
2 Timotius 3:1-5
Ketika kita hidup didalam Roh, semua hidup kita hanya untuk Tuhan. Sebab semua orang yang di pimpin Roh Tuhan adalah anak-anak Tuhan. Dan sebagai anak-anak Tuhan, kita akan menerima janji-janji dan warisan dari Tuhan, sebab kita adalah ahli waris Kerajaan Sorga.
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Roma 8 : 17

