SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • Uncategorized
  • Archive from category "Uncategorized"
26 June 2026

Category: Uncategorized

Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Jangan Terkecoh oleh Nama Besar

Wednesday, 08 July 2020 by Ellen Natalia

Bacaan : 1 Raja-Raja 13

Raja Yerobeam mendirikan mezbah di hadapan Tuhan secara sembarangan. Sehingga Tuhan meminta seorang abdi Allah untuk memperingatkan Raja Yerobeam. Abdi Allah itu telah diperintahkan Tuhan untuk tidak singgah makan atau minum dan melewati jalan yang dilaluinya sebelumnya. Dia berani menolak tawaran raja, tetapi dia menjadi goyah ketika seorang Nabi Tua datang mengundangnya makan.

Nabi tua itu menggunakan jabatannya sebagai Nabi dan berbohong kepada Abdi Allah itu. Nabi Tua itu gila jabatan dan merasa Tuhan bisa pakai dia. Dia berbohong bahwa ia mendapatkan suara Tuhan. Tetapi sesungguhnya dia sudah tidak dipakai oleh Tuhan karena keakuannya.

Abdi Allah itu adalah seorang yang dekat dengan Tuhan. Dia begitu penuh keberanian menceritakan tentang apa yang akan terjadi pada Raja Yerobeam. Tetapi ketika bertemu dengan Nabi Tua, dia menjadi tidak percaya diri dengan apa yang Tuhan katakan kepadanya. Dia justru percaya pada nabi yang berbohong kepadanya.

Kesalahan terbesar abdi Allah ini tidak mengecek kembali kebenarannya, tapi dia menjadi terpesona. Hatinya lemah dan mengira hal yang lain: “Oh jangan-jangan Tuhan memang mengubah rencanaNya, jangan-jangan Tuhan ingin menyambut aku, dll”

Seringkali anak Tuhan bisa berlaku seperti Abdi Allah itu. Kita diberi mimpi oleh Tuhan, tetapi ketika seorang yang berkharisma atau seseorang yang punya jabatan meragukan mimpi itu, kita menjadi ragu dan meninggalkan mimpi itu. Kita mulai mengikuti apa yang mereka katakan, dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan kepada kita.

Apakah kita orang-orang yang sudah menyimpang dari perintah Tuhan dan sudah dibelokkan dari rencana Tuhan?

Hati-hati! Kita bisa dibelokkan karena nama besar, orang-orang terkenal, yang bisa mengaburkan mimpi dan isi hati Tuhan terhadap diri sendiri. Kita minta pimpin an Tuhan, karena tidak segala sesuatu yang nampak rohani berasal dari Tuhan.

Tuhan rindu persekutuan yang dekat dengan Tuhan. Jadi janganlah ragu; Mari lakukan perintah Tuhan. Beranilah menolak Injil yang memberitakan Injil yang lain, yaitu Injil yang tidak berpusat pada Kristus. Injil harus berpusat kepada Kristus, dan segala kemuliaan hanya bagi Kristus, bukan untuk kemuliaan pribadi. 

Kita perlu waspada dengan arus pengajaran di akhir zaman yang banyak tipu daya melalui olah kata dan kharisma seseorang. Oleh karena itu, mari kita cari Tuhan, bukan cari hamba Tuhan. Kita harus mempercayai Firman Tuhan. Sebab Firman Tuhan itu sempurna, dan Firman adalah kekuatan Allah.  Mari terus bertumbuh akan pengenalan Firman Tuhan.

Sudahkah hidupmu segalanya buat Kristus? Kebahagiaan di bumi ini fana. Kebahagiaan sejati adalah di dalam Kristus. Mari kita mencari perkara di atas.

Dalam kisah ini ada 3 tokoh yang bisa kita pelajari:

1. Raja lalim Yerobeam yang mendirikan mezbah dengan melanggar perintah Tuhan. Dia mendirikan bukan oleh imam lewi, ia hanya mencari nama besar untuk kepentingannya. Ia bahkan mengangkat siapa saja nabi baginya. Hati-hati, jangan sembarangan mengangkat orang.

2. Nabi Tua, yang sudah tidak disertai Tuhan, malah membelokkan abdi Allah dari tujuannya. Ia malah menyombongkan diri dan merasa benar.  Akhirnya setelah abdi Allah meninggal, ia menyesal walau terlambat.

3. Abdi Allah, yang mendengar sendiri suara Tuhan namun dibelokkan karena terkecoh dengan nama besar. Ia menjadi ragu akan suara Tuhan dan akhirnya mati dimakan Singa.

Mari kerjakan mimpi Tuhan, kita ceritakan Injil Kristus. Mari bertumbuh dan berakar dalam Kristus. Dengarkan suaraNya dan belajar lakukan dengan taat dan setia. Jangan mudah terkecoh oleh perkataan oranglain. Jika Tuhan memanggilmu, janganlah ragu untuk mengerjakan panggilanNya. 

Abdi AllahDaniel Hadi ShaneKETAATANNabiNama BesarYerobeam
Read more
  • Published in The Shepherd's Voice, Uncategorized
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Memiliki Pikiran Kristus

Tuesday, 09 June 2020 by Ellen Natalia

Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu? Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Galatia 3:1-2

Pernahkah anda iri hati dengan kesuksesan orang lain? Hati manusia bisa memiliki kecenderungan yang jahat, hati Kita seringkali egois. Keegoisan membuat kita tidak suka kalau orang lain lebih baik dari kita dan kita berpikir bahwa apa yang kita pikirkan adalah yang paling benar; Kita menjadi sangat marah jika apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Kecenderungan ini tidak akan lepas jika hidup kita belum mengalami Tuhan sungguh-sungguh. 
Para rasul mencintai Tuhan dan memberitakan Injil. Kita ingin kisah mereka mengalami happy ending: mereka diberkati, mereka hidup bahagia. Tetapi akhir cerita mereka berbeda. Mereka menjadi martir: mereka disiksa dan dianaya. Kita berpikir ini bukan akhir cerita yang baik, namun semua yang terjadi adalah yang terbaik bagi mereka.

Setiap kita dianugerahkan hati nurani yang pada dasarnya baik: Kita tidak suka orang ditindas, tidak suka akan penderitaan. Tetapi hati nurani saja tidak cukup untuk membuat kita dapat mengenal Tuhan.

Milikilah pikiran Kristus, sebab hati nurani kita tidak cukup untuk mengerti kehendak Tuhan. Hal buruk di mata kita, belum tentu bukan yang terbaik dari Tuhan.

Kesalahan generasi terdahulu adalah hidup dalam Hukum Taurat. Mereka seringkali diancam dengan konsekuensi dari dosa: dihukum atau masuk neraka. Mereka sesungguhnya masih suka dengan dosa, tetapi tidak melakukannya karena takut menerima hukuman.
Kita perlu mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Perjumpaan dengan Kristus membuat kita berubah dan mengalami pertobatan yang sejati: Tidak lagi suka dengan dosa, bukan takut akan konsekuensi akan dosa. Manusia lama kita perlahan diubahkan oleh Tuhan, tidak perlu banyak dilarang, semua dilakukan dengan kesadaran sendiri dan tulus hati.
Kita mustahil untuk sempurna melakukan hukum taurat. Sebab tubuh kita ini selalu punya kecenderungan akan dosa; Kita tidak bisa menaatinya 100%. Oleh karena itu, keselamatan yang sejati hanya kita dapatkan dalam Kristus. Yesus datang ke dunia ini untuk menebus semua dosa kita. Dialah yang menggenapi hukum taurat, sehingga jita tidak perlu lagi hidup di bawah hukum taurat.

Jika kamu mendengarkan suaraNya, jangan keraskan hatimu.

Banyak anak Tuhan terjebak dalam keputusan yang salah. Mereka memutuskan berdasar suasana, bukan karena pertimbangan ilahi. Mari belajar dengarkan Roh Kudus. Jika Tuhan berbicara, belajarlah taat, jangan kamu abaikan. Jangan sampai keputusan yang kamu ambil berakhir dengan penyesalan. Minta suara Roh Kudus memimpin kehidupanmu melalui Firman-Nya. Sebab Injil itu adalah Kristus (Roma 1:16-17).
Mari kita bersungguh-sungguh dalam Tuhan. Hari Tuhan sudah sangat dekat. Setelah pandemi ini, hidup manusia tidak sama lagi. Mari berdamai dengan kehidupan yang ada. Semua yang terjadi membuat manusia berpikir, bahwa kepandaian manusia itu terbatas; Hanya Tuhan yang dapat kita andalkan. Semua diijinkan terjadi supaya kita mencari wajah Tuhan.

Bila Tuhan berkata itu baik, maka percayalah itu baik. Bila Tuhan berkata itu buruk, percayalah itu buruk. Percayalah bahwa Tuhan tahu yang terbaik bagi hidup kita.

Mari berdoa bagi teman dan saudara-saudara kita yang belum mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Kita berdoa mereka boleh mengalami Tuhan, sehingga kehidupan mereka boleh diubahkan dan mereka mengalami pertobatan yang sejati dalam Tuhan. 
Daniel Hadi ShaneEgoisHati NuraniHukum TauratKasih KaruniaPikiran Kristus
Read more
  • Published in The Shepherd's Voice, Uncategorized
No Comments

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP