Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Mabuk Cinta
Saudaraku, hari-hari ini adalah hari-hari yang ajaib dan membahagiakan bagi saya. Saya menjadi mabuk oleh cinta-Nya Tuhan. Semuanya tampak berbeda, kita akan memandang dengan cinta dan menikmati cinta Tuhan lebih dalam lagi. Kemarin saya bercerita juga bahwa Tuhan mau bawa kita ke taman bunga-Nya Tuhan, taman yang penuh cinta. Kemudian menjadi taman buah-buahan dan banyak dari kita yang melahirkan bayi-bayi kebangunan rohani. Saya melihat di taman bunga itu banyak yang layu, tetapi ketika kita sirami dengan cinta, keajaiban terjadi! bunga-bunga itu bermekaran, sangat semerbak dan sangat indah!
Mari kita memuji Tuhan dengan segenap hati kita!! Tuhan merindukan pujia-pujian dan tarian kita yang terbaik.
Semalam saya bermimpi kita semua menari di taman bunga itu, ada banyak penari dan semua menari dengan cinta. Mari kita sukakan hai Tuhan dengan cinta dan nyanyian, tarian kita yang terbaik!
Yesaya 30:15 mengatakan “ Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Bagaimana agar mengalami cinta Tuhan, dimabuk oleh cintaNya? Kita dapat mengalami cintaNya dengan kita Tinggal diam didalam hadiratNya, dalam kasihNya, tinggal tenang dan tetap percaya kepadaNya.
Yesaya 30: 18 juga mengatakan kerinduan hati Tuhan kepada kita semua. Sebenarnya Tuhan terlebih rindu untuk memulihkan dan menunjukkan kasih sayangNya yang besar. Dia rindu kita mengalami cintaNya dan pemulihan-Nya yang indah.
Dalam Kitab Kidung Agung 5 :1 mengatakan suatu rahasia cinta yang indah
“Aku datang ke kebunku, dinda, pengantinku, kukumpulkan mur dan rempah-rempahku, kumakan sambangku dan maduku, kuminum anggurku dan susuku. Makanlah, teman-teman, minumlah, minumlah sampai mabuk cinta! “
Saya rindu saat Dia datang menjumpai hati kita, Dia menemukan taman bunga yang indah dalam hati kita, Dia dapat menikmati cinta kita. Setelah itu kita akan berbuah-buah bagiNya! Tempat ini akan menjadi kebun Tuhan yang indah dan penuh cinta yang dapat dinikmati Tuhan dan sesama. Mari kita dalam minggu ini berdoa, ambil waktu pribadi dengan Tuhan secara khusus, dan berdoa, agar kita semua keluar dari lembah kekelaman kita dan masuk dalam taman bunganya Tuhan.
Mazmur 23
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

