SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • The Shepherd's Voice
  • Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Lembah Penentuan
26 June 2026

Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Lembah Penentuan

Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Lembah Penentuan

by Renee / Tuesday, 06 December 2016 / Published in The Shepherd's Voice

Adakah kita berpikir nasib kita buruk? Atau adakah terlintas di pikiran kita beberapa nama kenalan yang memiliki nasib buruk?

Di dalam alkitab, terdapat 10 nama yang layak memperoleh predikat nasib terburuk. Tetapi dari 10 nama tersebut berakhir menjadi orang paling berbahagia.

Alkitab menceritakan seorang perempuan bernama Naomi. Ia kehilangan suami dan kedua anak laki-lakinya, sehingga ia hanya bersama 2 menantunya bernama Rut dan Orpa. Begitu pahitnya Naomi dengan kehidupan sehingga ia mengganti namanya dengan nama Mara yang berarti pahit.

Setiap orang pernah mengalami atau mungkin sedang mengalami lembah-lembah air mata. Tetapi respon hati kita saat berada dalam lembah-lembah tersebut akan menentukan masa depan kita. Itulah lembah-lembah penentuan.

Saat Naomi menyuruh kedua menantunya pulang, Orpa mengikuti saran Naomi yang saat itu tengah frustasi. Tetapi Rut membuat keputusan untuk tetap tinggal mengikuti Naomi pulang kembali ke Betlehem.

Pada jaman Perjanjian Lama, hukum Tuhan adalah saudara yang masih kerabat harus menanggung sesama saudaranya. Boas mengenali Rut sebagai perempuan yang setia mengikuti Naomi. Saat itu, Rut meminta perlindungan kepada Boas dan Boas memuji Rut karena ia taat pada hukum Tuhan. Boas berusia tidak jauh dengan ayah mertuanya dan Rut tidak mencari perlindungan pada yang lebih muda dan seumuran dengannya, tetapi Rut tidak mencari yang sesuai dengan keinginan dagingnya, Ia mengikuti hukum Tuhan.

Ketaatan Rut pada hukum Tuhan membawa namanya tercatat dalam alkitab. Kesetiaanya pada Naomi menunjukkan kesetiannya kepada pernikahannya dan ketaatannya pada Tuhan. Dari pernikahannya dengan Boas, lahirlah Obed yang melahirkan Isai, ayah Daud. Rut adalah perempuan Moab, tidak memiliki hubungan darah dengan bangsa Israel, tapi seorang raja lahir dari keturunannya. Bahkan Raja segala raja yaitu Kristus Yesus merupakan keturunan dari Rut. Tuhan tidak akan pernah mengecewakan. Sikap hidupnya membawanya dalam keadilan Tuhan.

Respon hati, sikap dan tindakan kita pada masa lembah-lembah penentuan menentukan masa depan dan garis akhir kita. Orpa yang mengikuti saran perempuan frustasi bernama Naomi membuatnya menjadi orang biasa, sedangkan Rut diangkat menjadi orang luar biasa. Namun sayangnya, lembah penentuan tidak dapat diulang kembali.

Rut diproses panjang oleh Tuhan. Mentalnya dihancurkan oleh Tuhan. Proses ditentukan dari sikap hati kita. Sikap hati kita yang buruk berakibat proses yang semakin lama.

Tuhan Yesus ke Betlehem dengan menaiki seekor keledai. Keledai adalah hewan yang penurut, mudah dibentuk dan setia. Tetapi keledai tidak dapat berperang. Keledai itu harus diubahkan menjadi seekor kuda yang dapat berperang.

  • Tweet
Tagged under: Daniel Hadi Shane, Kebangkitan

About Renee

What you can read next

Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Jangan Selalu Negatif!
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Pergunakan Iman dalam Segala Hal
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Mengubah Gen Jahat Dalam Diri Kita

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP