SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • Sermons
  • Khotbah Ev. Evie Mehita : Perak Yang Ditolak
26 October 2026

Khotbah Ev. Evie Mehita : Perak Yang Ditolak

Khotbah Ev. Evie Mehita : Perak Yang Ditolak

by Tim / Tuesday, 15 September 2009 / Published in Sermons
PERAK YANG DITOLAK
 
Sudah menjadi aturan dalam kalangan kekristenan, bahwa mengikut Yesus tidaklah semudah jalan tol yang bebas hambatan, melainkan adanya tantangan dan ujian, suatu pembentukan yang selalu mengarah pada perubahan yang berarti, suatu perubahan karakter.

Dari perjanjian lama hingga perjanjian baru, Allah selalu berulangkali menyebut mengenai perak, emas yang murni, pembentukan, pengujian dsb. Amsal 25 :4  berkata “Sisihkanlah sanga dari perak, maka kaluarlah benda yang indah bagi pandai emas”. Suatu hal yang sangat indah, Yesus telah menjadi pandai emas untuk memurnikan kita. Ketika kita membakar perak ataupun emas dengan temperatur yang sangat tinggi, maka akan muncul dipermukaan emas cair itu sesuatu yang dinamakan sanga, yaitu campuran-campuran emas yang menyebabkan emas itu tidak murni lagi.

Cobalah berhenti sejenak, saudaraku ! renungkan apa yang sedang engkau alami hari-hari ini ? satu hal yang perlu diingat bahwa dalam segala perkara yang kita hadapi pasti ada suatu pelajaran yang indah yang dapat kita pelajari. Sanga itu harus diambil oleh si pandai emas untuk memurnikan hasil leburannya. Jikalau kita mau tampil murni dihadapan Allah, maka kita harus mau untuk menjalani peleburan yang tidak mengenakkan ini!!

Yeremia 18 :4 juga mengatakan “ Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu ,rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya”. Bukankah hal ini berbicara juga mengenai Allah kita sebagai tukang periuk yang begitu tekun membentuk tanah liat yang rapuh ini ?

Tanah liat yang sedang dibentuk sangat memerlukan air agar tanah itu tidak keras tetapi lembut dan mudah dibentuk, tetapi, bagaimanakah jika ternyata kita ‘bejana tanah liat’ ini rusak? Ia Allah yang mengagumkan!! Ia membentuk kembali kita.
Suatu hal yang bertolak belakang dengan pernyataan diatas, ternyata Tuhan juga dapat menolak kita !! (Yeremia 6 :29-30 ) dan Ia menyebutnya ‘perak yang ditolak ‘. Yang keluar dari peleburan Allah hanyalah timah hitam, tembaga dan besi dan tidak ada hasil yang berarti dari usaha peleburan itu. Saudaraku, perhatikan juga ayat ayat sebelumnya, ayat 13, 14. disana kita dapati juga mengenai ketidak murnian dari para imam, nabi, yang motivasinya mulai melenceng, mencari keuntungan bagi mereka sendiri. itulah sebab Allah menolak mereka !!! ternyata Tuhan kecewa terhadap mereka. Mungkin itu juga termasuk kita, yang selalu dibentuk tetapi tidak ada perubahan karakter kita seakan-akan sia-sia saja Dia ‘bersusah payah’ melebur kita. Perhatikan ayat ayat ini!! Allah tidak menyuruh membentuk para malaikat-Nya yang membentuk kita melainkan dibentuk-Nyalah kita oleh tangan-Nya sendiri !! dan Ia menantikan buah yang nampak dari proses ini. Ada beberapa orang yang begitu kesal dengan dirinya sendiri, karena ia tahu Allah sudah membentuknya lewat permasalahan yang ada, tetapi belum juga ia berubah dan mungkin ada banyak anak Tuhan merasa jenuh untuk dibentuk, dan akhirnya lelah dan tawar hati, hal itu adalah salah satu alasan mengapa Allah menolak mereka.
Saudaraku yang terkasih, janganlah merasa bosan-bosannya engkau mencari Tuhan saat engkau ada dalam pengujian ini, bertahanlah dalam iman, kasih dan pengharapan!!. Mungkin seakan-akan Ia begitu jauh tetapi, sadarilah bahwa pembentukanmu sedang diawasi, dijaga serta janganlah lupa tangan-Nya sendiri yang membentuk engkau, berarti Ia tidak jauh bukan ? hanya saja memang dalam proses dalam api ataupun dibentuk seperti bajana tanah liat ini memang menyakitkan bagi kita. Karena itu, maukah kita berkata seperti yang dikatakan oleh seorang yang pernah menderita luar biasa ini “ Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.”( Ayub 23 :10), Ayub mengerti dengan pasti bahwa tangan Allah akan selalu memegang dia dan itu memang betul. Janganlah kita menjadi perak yang ditolak!! Hasilkanlah emas yang murni dalam setiap permasalahan dan ujian, cobaan yang ada ! dan ingatlah sobat, jangan beri kesempatan kepada iblis sebab ia menggunakan sebisa mungkin dalam setiap masalah yang ada, untuk menjatuhkan dan melemahkan kita !!
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku…’( Fil 4:13)

Khotbah Ev. Evie Mehita
PR: wait… I: wait… L: wait… LD: wait… I: wait… wait… Rank: wait… Traffic: wait… Price: wait… C: wait…
  • Tweet
Tagged under: Evie Mehita, pemulihan

About Tim

What you can read next

Heart Of Worship
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Menjadi Murid Kristus
Khotbah Ev. Evie Mehita : Berubah

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP