SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • Sermons
  • Khotbah Ev. Christin Jedidah : Warisan Kristus
26 June 2026

Khotbah Ev. Christin Jedidah : Warisan Kristus

Khotbah Ev. Christin Jedidah : Warisan Kristus

by Renee / Wednesday, 31 May 2017 / Published in Sermons

Ketika seseorang akan mati, ia pasti meninggalkan sesuatu untuk orang yang dikasihiNya. Demikian juga Yesus meninggalkan suatu pesan-pesan untuk umatNya. Jika di film-film, pesan-pesan yang disampaikan sebelum orang tersebut pergi harus dilakukan. Lalu apa pesan-pesan Yesus?

Wasiat

Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”
Yohanes 20:21

Kita sudah mengenal Amanat Agung yang tertulis dalam Matius 28:18-20. Satu hal yang Tuhan tekankan adalah pengutusan dan menjadikan semua bangsa murid Kristus. Gereja tidak peduli berapa banyak bangku yang terisi, tetapi berapa banyak orang yang datang ke gereja dan menjadi seorang murid. Menjadi murid Kristus bukanlah pilihan, tetapi keharusan. Itulah perintah Tuhan. Maka sebelum kita diutus untuk menjadikan semua bangsa murid Kristus, kita harus menjadi murid Kristus terlebih dahulu.

Sudahkah kita menjadi murid Kristus?

Menjadi seorang murid adalah suatu kehormatan. Pada sebuah film kungfu, ketika seorang pemuda mau menjadi murid dari suatu perguruan yang memiliki ilmu tertentu, ada tes yang diberikan dari seorang guru tersebut. Ia menguji kerelaannya, ketahanannya dan lain sebagainya. Menjadi seorang murid bukanlah suatu hal mudah. Kita harus memiliki guru yang tepat. Seorang murid yang telah menyelesaikan perguruannya, ia akan sama seperti gurunya, dan bahkan dapat lebih.

Murid Kristus harus memiliki iman yang sejati, yaitu mengaku Yesus sebagai juru selamat hidup kita. Mungkin kita sudah tahu, tetapi sudahkah kita melakukannya? Sudahkah kita benar-benar mengosongkan kehendak kita dan menyatakan kehendak Tuhan sepenuhnya dalam hidupnya. Menerima keselamatan sejati tidak hanya menerima, tetapi respon dan perubahan hidup kita. Sudahkah kita mengalami perubahan dalam hidup kita? Kalau Yesus adalah guru kita, maka kita harus hidup seperti Yesus. Ada perubahan dalam hidup kita.

Apa arti pertobatan?
Pertobatan adalah tidak lagi melakukan dosa yang dulu dilakukan.
Sudahkah kita memiliki pertobatan yang sejati? Tidak hanya dari penampilan saja, tetapi yang terpenting adalah hati kita, karena dari hati terpancar kehidupan.

Ada yang bertobat karena teman-teman, lingkungan. Karena ia berbeda sendiri, maka ia harus berubah agar dapat menyatu. Pertobatan yang sejati bukan dari teman, tapi pertobatan yang tidak akan berhenti dengan alasan apapun.

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Roma 8:1-8

Jika kita menjadi murid Kristus, kita telah dibenarkan dalam darah Yesus. Bukan murid yang palsu, hanya terlihat menjadi seorang murid. Contohnya dalam perkuliahan. Ia tercatat sebagai seorang mahasiswa, tapi tidak berlaku sebagai seorang mahasiswa. Malas, tidak berniat untuk belajar, hanya mencontek saja. Itu bukanlah mahasiswa yang sejati. Sudahkah kita menjadi murid yang sejati?

Jika seorang murid kungfu tidak melakukan yang diperintahkan oleh gurunya, maka sang guru dapat memutuskan hubungannya menjadi seorang guru. Jika ia tidak mau dilatih, ia tidak bisa menajdi seorang murid.

3 prinsip pemuridan :

  1. Murid melihat apa yang guru lakukan (You see what I do)

  2. Murid melakukan apa yang guru lakukan (You do what I do)

  3. Guru melihat apa yang murid lakukan (I see what you do too)

Pemimpin harus menjadi contoh, dalam tutur kata, sikap dan perbuatan. Karena itulah yang akan dilihat. Yesus datang ke dunia, mengajarkan segala yang baik kepada murid-muridNya. Murid-murid Yesus bukanlah murid yang sempurna juga, ada kegagalan-kegagalan yang terjadi dalam hidup mereka.

Warisan

Tuhan memberikan warisan yang berharga, yakni Roh Kudus. Sebab dahulu Yesus terlihat, tapi ketika Yesus naik ke surga, tidak ada lagi figur penolong dan penegur, karena itu Roh Kudus diberikan.

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Roma 8:14-17

Warisan tidak diberikan pada sembarang orang, pasti orang-orang khusus yang diberikan warisan. Orang-orang yang mendapat warisan dari Tuhan adalah orang-orang yang dekat denganNya. Jika kita hidup dalam roh, maka kita akan menerima janji Allah. Murid-murid Yesus ketika selesai, akan diberikan kuasa yang memperlengkapi mereka. Petrus sempat mengalami kegagalan dalam hidupnya, tapi setelah menerima Roh Kudus, Petrus berubah. Ia menjadi berani mengaku Yesus adalah Tuhan.

Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;
Galatia 4:1

Seorang ahli waris memiliki syarat yaitu kedewasaan. Tidak cukup menjadi anak Tuhan, tetapi menuntut kedewasaan iman kita. Jangan kita hanya menjadi seorang Kristen yang anak-anak, tetapi bertumbuh dewasa sehingga siap untuk menerima warisan.

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Markus 16:15-17

Warisan yang diberikan Tuhan adalah kuasa. Tapi jangan kita mencobai Tuhan dengan meminum racun atau memegang ular. Kita memiliki otoritas untuk melawan permasalahan-permasalahan dalam hidup kita, raksasa-raksasa dalam hidup kita, dosa-dosa yang kita lawan, ikatan-ikatan yang menghambat kita untuk maju. Kita memiliki otoritas untuk hal itu.

3. Penyertaan Tuhan

Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Matius 28:20b

Di dalam perjalanan kita, kita butuh Tuhan untuk menyertai kita dan Ia pasti menyertai setiap kita.

 

  • Tweet
Tagged under: Christin Jedidah, Hubungan, lifestyle, Manusia Baru, pemulihan

About Renee

What you can read next

Khotbah Ev. Evie Mehita : Bahaya! Bait Allah Diinjak-injak!
Berani Memilih Bapa
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Mengasihi Yesus

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP