Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Ikut Tuntunan Tuhan
Bacaan : Yohanes 6:50-52, 60-61
Yesus berkata kepada murid-muridNya untuk “makan dagingNya dan minum darahNya” (ay 54). Perkataan Yesus ini keras, sehingga banyak muridNya yang mengundurkan diri. Mereka membayangkan Yesus datang sebagai Raja dan menyelamatkan dunia, tapi mereka melihat kenyataan Yesus harus disalibkan; Mereka menjadi kecewa dan meninggalkan Yesus.
Murid itu seperti halnya anak Tuhan yang tidak mengalami Kristus secara pribadi; mereka membaca Firman, merasa mengenal Kristus, tetapi tidak pernah mengalami Kristus dalam hidupnya.
Apa yang menjadi mimpimu? Kita seringkali kecewa ketika apa yang kita mimpikan tidak terjadi. Tetapi mari kita serahkan mimpi kita untuk diselaraskan dengan mimpi Tuhan. Mimpi pribadi yang tidak diserahkan hanya akan bertujuan untuk pembuktian diri dan kepuasan pribadi. Tetapi mimpi Tuhan selalu bertujuan untuk kemuliaan nama Tuhan.
Maukah engkau mengenal mimpi Tuhan?
MimpiNya adalah menjadikan semua bangsa murid Kristus. Kita diciptakan bukan untuk sebuah tujuan yang fana, tetapi untuk tujuan kekalNya. Karena itu, mari mengikuti tuntunanNya; Dia adalah gembala Agung Kita. Jangan menjadi domba yang bebal, yang tidak mau mengikut tuntunan gembalanya. Yang maunya berjalan sendiri dengan caranya, sehingga dia tidak sadar sedang makan rumput yang beracun.
Tuntunan Tuhan tidak pernah salah. Tuhan sanggup pakai kita sebagai saluran bagi Dia menyatakan kuasaNya. Tuhan tidak nilai seberapa tinggi prestasi kita, tetapi berapa banyak kamu mau memikul salib untuk kemuliaan namaNya.
Kita lemah, namun dalam kelemahan, kuasaNya sempurna. Mari minta tuntunan Tuhan; Tuhan yang akan memampukan kita. Tuhan tidak lihat seberapa sering kamu gagal, tetapi seberapa kamu berpegang kepadaNya. Dia sedang bekerja sekalipun nampaknya Dia tidak bekerja.
Jadilah orang Kristen yang ambil bagian dalam daging dan darah Kristus.
Kamu akan dimampukan dalam mengikut Dia. Jadilah saksi yang hidup dan berkat yang mulia. Kemurahan Tuhan sanggup melepaskan orang-orang yang terikat. Jangan menjadi percaya dengan tipu daya Iblis : “kamu tidak bisa dipakai Tuhan.” Tetapi Lawanlah iblis dan dia akan lari daripadamu. Jangan menunggu sempurna dulu untuk di pakai Tuhan. Gereja bukan untuk orang kudus dan sempurna, tetapi tempat untuk orang yang tidak sempurna namun mau disempurnakan oleh Tuhan.
Mari menjadi saksi-saksi Kristus. Menjadi sarana pemberitaan Injil yang terus setia menabur Firman Tuhan, sehingga taburan itu bertumbuh dan buahnya dapat dipersembahkan kepada Tuhan kita.
- Published in The Shepherd's Voice
