SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • The Shepherd's Voice
  • Archive from category "The Shepherd’s Voice"
  • Page 15
26 August 2026

Category: The Shepherd’s Voice

Khotbah Ps. Daniel Shane – Maksimalkan Potensimu

Thursday, 10 November 2011 by Tim

 

Saudara, Pintu Gerbang Naga untuk menuai jiwa-jiwa akan segera kita buka, dan pintu gerbang naga ini semakian hari semakin menunjukkan aumannya, tapi kita percaya bahwa singa yang mengaum-mengaum itu sudah ompong giginya. Saudara, Tuhan punya komitmen yang luarbiasa saat Ia sudah berjanji, saat Ia mendengar doa kita. Tuhan akan memperjuangkan kita sampai garis akhir. Namun kita yang seringkali mudah menyerah dengan proses Tuhan dalam hidup kita dan kita yang tidak mau diperjuangkan Tuhan. Saudara Tuhan berkata kepada saya bahwa AKU belum selesai dalam hidupmu!

Saudara, saya percaya didalam diri kita semua Tuhan pasti berikan setidaknya satu potensi yang besar didalam kita. Mari kita buka kebenaran firman Tuhan dalam Matius 15:32 : “Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan……”

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – Penghambat Percepatan Rohani

Tuesday, 18 October 2011 by Tim

 

Pertama, karena pola pikir kita yang masih seperti anak kecil. Seorang anak kecil tidak mau ditegur dan diatur. Orang yang tidak mau diatur, firman Tuhan katakan adalah orang bebal, dan orang bebal tidak akan bisa mewarisi bumi. Hidup ini penuh aturan saudara, aturan atau perintah itu baik untuk kita bisa diatur dan taat. Ketika saya masih seperti anak-anak, Tuhan tidak pernah perkenankan saya memimpin, saya masih selalu bertanya-tanya, kenapa dan kenapa? Saya mau hidup untuk diri sendiri, tidak mau diatur. Dibimbing itu enak? Tidak enak. Karena daging kita berteriak dan marah. Waktu saya di kampus, saya dibimbing sama kakak rohani saya. Saat itu dia mengatur saya, untuk tidak pulang malam-malam. Dan saat itu saya sangat marah, hingga saya tidak pernah bertumbuh. Begitu banyak orang yang bodoh, yang menganggap bahwa kritikan, teguran, saran atau aturan adalah ancaman buat dirinya, begitu banyak orang yang tidak menghargai kritikan orang lain. Mengapa seseorang tidak bisa menghargai kritikan orang lain? Biasanya gambar bapanya salah, bapanya tidak pernah mendidik, mengajari, mengajarkan sopan santun, bapanya tidak sungguh-sungguh mendidik anaknya menjadi wanita dan pria dewasa. Dulu gambar Bapa saya salah sehingga saya kurang bisa dididik dan ditegur. Tuhan tidak akan pernah memakai anak-anak untuk berperang, dan tidak akan memakai anak-anak untuk mewarisi bumi. Tapi Tuhan akan pilih orang-orang yang dewasa rohani untuk dipakainya dan Tuhan akan memberkati pekerjaannya dan ia akan mewarisi bumi. Ketika saya masih memiliki sifat anak-anak, hidup saya tidak pernah bisa diberkati. Tapi ketika saya dewasa rohani, Tuhan mulai memberkati saya. Sifat anak-anak ini juga saat kita punya pikiran-pikiran negatif atau yang jahat-jahat/buruk-buruk. Saudara, pikiran ke kanak-anakan selalu berkata kita sengsara, orang lain tidak pernah mengerti kesengsaraan dan diri kita. Dulu ketika kakak rohani membimbing saya ia berkata kamu tidak boleh pacaran, saya marah dan tanya kenapa? Karena kamu belum punya pekerjaan, kamu belum siap pacaran. Dan saat itu saya marah dan berdoa semalam-malaman. Tapi doa saya tidak dijawab, karena saya masih berpikir seperti anak-anak.

Kedua, dosa malas. mari kita buka dalam Amos 9:13 “Sesungguhnya, waktu akan datang, demikianlah firman TUHAN. “bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran”. Saudara diakhir zaman ini terlalu banyak penuai tapi tanpa banyak pembajak. Saudara, tidak bisa hanya penuai, tapi perlu pembajak tanah dan penabur-penabur tanah. Saudara, ada seorang hamba Tuhan berkata “bahwa Indonesia memasuki masa-masa kegelapan, karena banyak hamba-hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan digereja-gereja tidak dewasa rohani yang ada hanya remaja rohani dan itu termasuk saya”. Saat saya dikoreksi saya mau belajar menerima dan menjadikan itu sebagai kekuatan bukan dengan sakit hati, tapi dengan roh lemah lembut. Saudara, mau kah kita menjadi gereja yang mengubah dunia atau dunia yang mengubah gereja? Sekarang anak perempuan pulang malam, itu sudah biasa didalam gereja. Dunia mengubah gereja dengan pola pikir. Bahkan anak-anak perempuan berpakaian sangat mini, bahkan pelayan Tuhan. Wah ini bahaya, dan mereka merasakan hadirat Tuhan dengan pakaian serba mini. Wah mengerikan dunia yang mengubah gereja, bukan gereja yang mengubah dunia. Mau kah kita menjadi pembajak-pembajak Tuhan?Biasanya orang yang membajak, menabur merekalah yang menuai.

Ketiga, karena ketidakkudusan. Karena tanpa kekudusan tidak ada pengurapan. Kita boleh melayani musik, berkhotbah, tapi tanpa kekudusan akan menghambat percepatan rohani. Saudara, saat kita berpikiran negatif sama hamba Tuhan, “jangan…jangan..jangan..jangan”, nah hal ini yang menghambat percepatan rohani terjadi karena pikiran tidak kudus ini.

Keempat, karena kita malas berdoa. Doa adalah kunci membuka alam roh. Investasikan hidupmu untuk berdoa. Ladang pelayanan didepan sudah dibuka, Tuhan rindu kita menjadi pembajak, penabur dan penuai. Saudara, pelayanan didepan akan banyak mengalami tantangan. Apakah semua hamba Tuhan tidak rentan sama dosa? Semua manusia rentan dosa. Hati-hati saudara, berapa banyak Hamba Tuhan, yang jatuh akhir-akhir ini, karena merasa kuat. Kita saling mendoakan supaya kita tidak jatuh dalam dosa.

Saudara, mari kita sungguh-sungguh berlomba untuk terjadinya percepatan rohani dalam hidup kita. AMIN.

 

Khotbah Ps. Daniel Shane

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane-Kebangunan Rohani

Saturday, 08 October 2011 by Tim

KEBANGUNAN ROHANI

Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau mati-matian mempersiapkan jalan untuk Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara.
Kebangunan rohani seringkali merupakan suatu persiapan menghadapi penderitaan yang akan mengikutinya, dan penderitaan itu sendiri menjadi ujian bagi kualitas dan realitas kebangunan rohani itu. Dalam waktu 10 tahun kebangunan rohani di Wales, ribuan pemuda yang telah bertobat dalam kebangunan rohani itu bertempur dan mati di tengah Lumpur dalam medan perang yang besar (Perang dunia I). Berapa banyak dari pemuda ini yang – jikalau bukan karena kebangunan rohani itu – tidak memiliki pengharapan untuk hidup yang kekal, hanya kekekalan yang mengetahuinya.

Kebangunan rohani yang melanda Afrika Timur pada tahun 1930-an mempersiapkan gereja untuk masa teror pemerintahan Iddi Ammin selama 8 tahun dimana lebih dari setengah juta dibunuh secara kejam. Itu juga mempersiapkan Kenya untuk kekejaman Mau-Mau pada tahun 1950-an dan perang antar suku yang mengerikan di Rwanda dan Burundi. Kebangunan rohani yang melanda Kongo tahun 1953 mempersiapkan gereja untuk menghadapi pemberontakan Simba yang kejam 10 tahun kemudian ketika banyak pemimpin, anggota misionaris yang dibunuh.” Brian Edward, Revival: A people Saturated With God

Saat ini kita mengerti bahwa kedatangan Kebangunan Rohani adalah juga sebagai masa persiapan bagi anak-anak Tuhan untuk menangggung penderitaan yang besar, khususnya pada akhir zaman ini. Tuhan sudah memberitakan kepada kita bahwa akan terjadi penganiayaan besar dan Antikris akan datang untuk melawan Tuhan dan anak-anak-Nya. Suatu peperangan akhir yang akan menyeret begitu banyak korban. Kebangunan Rohani harus terjadi! Kebangunan rohani akhir zaman, dimana hujan awal dan hujan akhir diberikan dengan melimpah-limpah (Yoel 2:23-25), kuasa Tuhan dicurahkan. Bisakah Anda membayangkan seperti apakah hari itu? Ya, itu pasti terjadi dan kita alami. Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan seandainya bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau dengan segenap hati mempersiapkan jalan buat Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara. Saat ini pun Iblis juga bekerja dengan giat untuk menghalangi kebangunan rohani.

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – Kristen Dewasa

Thursday, 15 September 2011 by Tim

 

Saudara, mari kita buka kebenaran Firman Tuhan di 2 Korintus 3:1-18 :
“Adakah kami mulai lagi memujikan diri kami? Atau perlukah kami seperti orang-orang lain menunjukkan surat pujian kepada kamu atau dari kamu? Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang………….. “
(2 Korintus 3: 1-18)
Beberapa waktu yang lalu Tuhan mengajarkan saya mengenai kekristenan. Berbicara mengenai kekristenan dewasa tidak adil jika kita tidak mengerti hati seorang anak. Seorang anak biasanya apa yang dia katakan berbeda dengan isi hatinya, misal dia berkata “Papa jahat”, tapi hatinya berkata “Papa aku ingin dipeluk Papa”. Makanya kita sering melihat bahwa saat kita jauh dari Tuhan, nakal, tidak taat, Tuhan akan tetap berusaha untuk mengingatkan dengan berbagai cara, karena Dia Maha Tau, bahwa hati anaknya sangat ingin kembali kepada BAPA.
Saudara, Kekristenan anak-anak adalah orang yang baru lahir baru dan mau dibentuk dan dipimpin menuju kepada Tuhan, orang Kristen anak-anak ini saya perkirakan usianya 1-2 tahun mengenal Tuhan, jadi jika ada Kristen anak-anak yang masih suka bermain-main. Ini wajar saudara, karena masih anak-anak lebih suka kegiatan fisik daripada yang berat atau makanan keras.

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – HARTA DI BUMI YANG PALING BERHARGA

Thursday, 18 August 2011 by Tim

Saudara, hari –hari ini gereja kami sedang membangun sekolah untuk pendidikan. Saat kita membangun, Tuhan berbicara banyak lebih penting mana mempersiapkan bangunan atau mempersiapkan orang-orangnya? Saya sering berpikir, bahwa kedua-duanya sama pentingnya. Tapi saat itu Tuhan berkata bahwa yang terlebih penting adalah mempersiapkan orang-orang, mempersiapkan hati jauh lebih penting lebih dari bangunan. Mari terlebih dahulu kita baca dalam Markus 10:17

“Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?…”

Kata berlari-lari menunjukkan kegairahan, semangat, dan ketertarikan yang sangat tinggi. Saudara apa bedanya berlutut dan bertelut? Bedanya adalah bila berlutut pakai lutut, bila bertelut pakai perut. Bertelut seperti tersungkur tapi wajah dan tangannya terangkat. Saudara, seorang muda ini seorang muda yang jika kita renungkan merupakan seorang muda yang dapat digambarkan seorang muda yang kaya, baik, mungkin juga tampan, kuat dan keren. Namun lihat, Tuhan mengerti hati dari anak muda ini. Saudara, lihat ayat-ayat selanjutnya bahwa anak muda ini sudah sejak lahir seorang yang baik, namun Tuhan mengerti hati anak muda ini dan Tuhan berbelas kasihan kepada anak muda itu, bahwa anak muda ini memberi dan berbuat baik dalam kelebihannya, bukan dalam kekurangannya. Tuhan berkata bahwa hanya satu kekuranganmu, bahwa anak muda ini tidak mengumpulkan harta di Sorga, karena ia memberi dari kelebihannya, bukan kekurangannya dan bukan apa yang merupakan hartanya di bumi yang paling berharga. Berapa banyak pelayan Tuhan yang seperti itu, berapa banyak anak-anak Tuhan yang memberi dari kelebihannya, bukan kekurangannya? Bahkan kita sering terjebak kepada harta yang tidak bisa kita serahkan pada Tuhan. Apa saja harta itu?

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – Proses Kebutaan Rohani

Monday, 01 August 2011 by Tim

Mari kita baca kebenaran firman Tuhan dalam Yohanes 9:1-33 :

“Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?” Jawab Yesus: “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia…….”

Di dalam kehidupan, seringkali kita bertemu dengan orang lain yang mengatakan yang buruk tentang kita. Ada yang berkata, kita mengalami masalah karena kutuk keluarga, dosa, dengan kata-kata yang melemahkan. Kita seringkali bertanya mengapa nasibku buruk, sering gagal. Tapi kita lupa bahwa ada satu hal yang sering dilupakan, bahwa sesuatu yang kelihatan buruk bisa saja dibiarkan Tuhan kita alami untuk menyatakan kemuliaan Tuhan. Karena ada suatu rencana Tuhan untuk setiap kita.

Orang buta dalam kebenaran Firman Tuhan, ia buta sejak lahir, tapi Tuhan berkata bahwa ia akan menyatakan kemuliaan nama Tuhan. Setiap anak Tuhan akan mengalami proses kebutaan, mengapa? Karena dalam proses kebutaan ini kita akan belajar untuk percaya pada Tuhan. Saat buta, kita harus percaya bahwa kita bisa disembuhkan. Saat Tuhan menyuruh orang buta itu untuk membasuh di kolam Siloam maka ia harus belajar percaya.

Saudara, saya percaya saat orang buta itu dioleskan dengan ludah Tuhan Yesus, dia mengalami proses ejekan dari orang-orang di sekitarnya. Mengalami proses dicemooh, dengan kata-kata buat apa melayani Tuhan? Buat apa memperhatikan orang lain? Untuk apa melayani Tuhan uang saja tidak punya? Proses ini baik, karena saat kita menabur dengan mencucurkan airmata kita akan menuai dengan sorak-sorai. Siloam artinya Yang Diutus. Seorang yang tadinya buta secara jasmani dan rohani, saat dia dibasuh di kolam Siloam dia menjadi sembuh mata rohaninya tercelik dan terbuka, melihat apa yang dijanjikan Tuhan, mengerti tujuan hidupnya, sebagai orang yang diutus untuk menyaksikan dan memberitakan Kristus pada banyak orang. Orang Buta ini dulunya tiap hari meminta-minta, mengemis, mengasihani diri sendiri, tapi ketika Tuhan menyembuhkannya matanya tercelik dan melihat kemuliaan Tuhan, dipakai Tuhan secara luarbiasa untuk menyaksikan kesembuhan yang ia alami, ia melayani Tuhan dengan sukacita dan bukan malah merasa tertekan dan menderita.


Berapa banyak kita buta rohani? Saat kita dipanggil Tuhan, kita takut melangkah padahal Tuhan kita adalah Tuhan yang kaya, yang punya langit dan bumi dan kita adalah anak-anak Kristus, kita adalah ahli warisnya. Ada orang-orang yang bekerja dari pagi sampai malam, kerja dan kerja terus, belajar dan belajar terus, karena matanya belum tercelikan bahwa tuaian sudah menguning untuk kita dipakai Tuhan sebagai alat kemuliaan Tuhan.

Saudara, kita percaya bahwa kita menjadi generasi penuntas yang akan menuntaskan kehendak Tuhan atas generasi ini. Saya mau tantang anda untuk melihat dan dicelikan dari kebutaan rohani anda, saya percaya hari-hari ini landang sedang menguning saat kita belajar menangkap sesuatu yang datangnya dari Tuhan. Saya akan tutup dengan proses terakhir, yaitu proses kesaksian. Kita harus belajar untuk selalu bersaksi dimana kita berada. Seperti halnya orangbuta dalam Yohanes 9, saat ia mengalami proses kebutaan, kemudian ia dicelikan dan sembuh, proses terakhir adalah ia menjadi saksi kristus. Itulah proses-proses yang harus kita hadapi, saat kita sudah mengalami kasih Tuhan, disembuhkan dan bertobat kita harus mau menjadi saksi kristus, dipakai Tuhan untuk kemuliaan nama Tuhan. Mari saudara, kita harus memiliki api penginjil, api kesaksian, untuk dapat memiliki keberanian yang kudus untuk memberitakan Yesus yang sudah mengubahkan hidup kita. AMIN.

 

Khotbah Ps. Daniel Shane

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – ORANG BEBAL MENGHALANGI KASIH KARUNIA TUHAN BEKERJA

Tuesday, 05 July 2011 by Tim

Oleh Daniel Shane

Mari kita membuka Firman Tuhan dalam 2 Raja-raja 5:1-14: “Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta……”

Saudara, hari-hari ini kita dijinkan Tuhan memiliki pengalaman-pengalaman rohani untuk membuat kita semakin dewasa. Hari-hari ini kita sedang berdoa untuk pembelian lahan sekolah gereja kita, kita butuh iman untuk membeli lahan sekolah. Kita perlu iman, untuk bergerak dengan perhitungan Tuhan, bukan perhitungan kita, supaya bukan karna kekuatan kita tapi karena Tuhan yang bekerja.

Sering kali kita tidak mengerti arti dari iman itu, iman seringkali diidentikan dengan iman harus tindakan sampai-sampai kita kehilangan esensi dari iman itu sendiri, memang benar saya setuju iman perlu tindakan, misal seseorang sakit, ia harus bertindak untuk berobat ke dokter, sehingga Tuhan bisa memakai obat dan dokter untuk menyembuhkan, lain hal nya dengan seseorang pergi ke semua dokter untuk berobat ini bukan iman namanya.

Hari-hari ini saat saya berdoa sungguh-sungguh untuk jemaat ditempat ini untuk ditingkatkan kerohaniannya, dalam doa saya banyak anak-anak Tuhan yang menyedihkan dan menyakitkan hati Tuhan, Tuhan paling sakit dengan orang yang bebal, bebal itu adalah saat sudah dikasih tau jangan ke jalan itu, jangan memilih itu, tapi tidak mau mendengarkan, diam-diam pergi kearah itu. Orang bebal akan sangat sulit menerima mercy Tuhan, mengapa? Karena orang bebal itu membentengi diri sendiri untuk menerima kasih karunia Tuhan.

Berapa banyak anak Tuhan, yang berkata bahwa ah sudahlah gembalaku tidak tau, ibu bapak rohani ku tidak tau perbuatanku, saya bisa sembunyi untuk melakukan dosa, kan gak ada yang tau, Saudara taukah kita bahwa Tuhan maha tau? Ia mengerti segala sikap hati kita, tau kah kita bahwa hakikat kita dihadapan Tuhan sangat luar biasa?

Saya tidak habis pikir, saya ini seorang pendosa, karakter saya buruk, saya orang yang betu-betul tidak layak menerima kasih karunianya Tuhan, tapi puji Tuhan saya bukanlah orang bebal, sehingga kasih karunia Tuhan mengejar hidup saya, kasih karunia Tuhan seakan-akan melimpah dalam hidup saya, saya orangnya mudah tersentuh, mudah untuk ditegur saat saya salah, dan mudah menyadari kesalahan saya, dan saya tidak mau melakukannya lagi, walaupun saya masih memiliki pemberontakan-pemberontakan kecil dihadapan Tuhan.

Saudara, pernahkah kita ngerti selain orang bebal sulit menerima kasih karunia Tuhan, orang bebal juga sulit untuk beriman. Orang bebal beda dengan orang kaku, ciri orang Bebal, ia akan jatuh dalam kubangan yang sama, sudah tau salah, tapi masih melakukannya lagi, sudah tau itu merugikan dan menghancurkannya, tapi masih melakukan lagi. Orang bebal saya definisikan orang tidak normal secara rohani, orang gila secara rohani. Hati-hati saudara jangan jadi orang bebal, kalau kita nakal Tuhan masih bisa arahkan, walau nakal, tapi masih bisa diperingati dan sadar kalau ia salah. Tapi kalau orang bebal, akan punya pembenaran diri dan sikap yang kurang ajar pada Tuhan.

Dalam 2 Raja-raja 5, kita melihat ada ayat-ayat yang sangat kontradiktif, yang satu adalah seorang raja Israel dekat sama Nabi, diangkat Tuhan, tapi yang satunya adalah seorang gadis pelayan. Tapi lihat iman dari gadis pelayan ini jauh lebih memiliki iman untuk kesembuhan panglima Naaman, daripada raja Israel. Kita lihat kisah dari Naaman, seorang pemimpin harus belajar dari iman seorang yang baru lahir baru. Saat kita berjalan dalam kehendak Tuhan kita tidak akan selalu berjalan mulus, justru disitu iman kita akan dibawa dalam lompatan iman dan dari iman akan menghasilkan mujizat. Berapa banyak orang bebal di bumi ini? Yang tidak pernah menjadikan pengalaman hidupnya sebagai pelajaran, dan tidak bertobat dari kesalahannya. Saudara, semalam saya berdoa, Tuhan berkata kepada saya, dan saya mau menangis saat Tuhan berkata: “Daniel, AKU berjanji atas nama-KU, Aku akan memburu anak-anak di gereja CMC sampai aku mendapatkan hati mereka, supaya mereka tau mereka adalah jemaat yang terpilih, jemaat yang rajani”. Saudara, tau kah kita begitu berharga dimataNya?

Kita lihat kembali dalam 2 Raja-raja 5:13 “Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: “Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.”. Saudara, kita lihat iman dari pegawai ini menyarankan paglimanya untuk mandi di sungai Yordan. Dan lihat seorang panglima yang terpandang mau disarankan oleh pegawainya, ia rela mempermalukan dirinya, ia mau dikasih tau, sehingga Naaman menerima kasih karunia Tuhan untuk mendapat kesembuhan. Ingat saudara, ujian didalam iman seakan-akan mempermalukan diri sendiri. Dipermalukan untuk meningkatkan iman itu baik. Ini adalah masa dimana kita melangkah dengan iman, ketika Tuhan memberikan janji bagi kita, percayalah Ia akan memburu kita untuk merebut hati kita, dan menjadikan janjiNya tergenapi. AMIN

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – PENGHALANG ANAK TUHAN MENGENAL TUJUAN ILAHI

Wednesday, 11 May 2011 by Tim

Saudara, sebelum bumi diciptakan telah terjadi perseteruan antara Tuhan dengan iblis. Diawali dengan kejatuhan Bintang ALLAH yaitu yang bernama Lucifer. Ia tidak rela kemuliaannya direbut dan menundukkan diri kepada penciptanya. Alkitab mencatat bahwa Lucifer(bintang timur/putra fajar), sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi. Saudara, saya percaya Tuhan punya tujuan Ilahi atas setiap kita, tetapi Iblis juga tidak rela. Ini pertempuran yang sudah terjadi ribuan tahun lamanya dan selalu berulang sampai masa sekarang. Tuhan rindu akan datangnya sebuah masa dimana kita mempunyai punya kesadaran akan Tuhan, kesadaran bahwa kita hidup di bumi dengan sebuah tujuan dan kerinduan Tuhan. Tetapi iblis berusaha untuk menawarkan hal-hal kelihatannya jauh lebih menarik daripada kerinduan Tuhan, yaitu keindahan dunia, kenikmatan dunia dan cinta dunia

Tapi hari ini saya akan ajarkan kepada saudara untuk mengerti dan bisa membedakan, mana yang merupakan kehendak Allah, kehendak diri sendiri, atau mana yang merupakan kehendak daripada roh jahat. Saudara, di dalam pelayanan saya pada waktu kuliah, pelayanan saya berkisar pada mendoakan orang-orang supaya yang tadinya mengalami gangguan roh jahat menjadi sembuh. Tetapi di dalam pelayanan saya, saya juga pernah mendoakan seseorang yang saya kira mengalami gangguan roh jahat, saya sudah doakan dan sudah mengusir roh jahat didalam Nama Yesus, sampai mungkin mulut saya berbusa-busa. Tetapi orang itu tetap mengalami seperti gangguan roh jahat.

Saudara, didalam pelayanan saya, saya menemukan 3 hal mengapa seseorang manusia itu bisa lepas kontrol daripada tujuan Ilahi untuk membentuk manusia menjadi pribadi yang indah, pribadi yang sempurna dan menyenangkan Tuhan sehingga menyebabkan manusia memiliki ketidakmampuan untuk mendengar suara Tuhan atau ketidakmampuan untuk mengenal tujuan Tuhan, yaitu :

1. Gangguan roh jahat

“Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.”

(Matius 12:43-45)

Saudara, manusia terdiri dari susunan kromosom dan sususan gen. Ternyata didalam sebuah penelitian kuasa kegelapan bisa mengubah susunan kromosom walaupun tidak mengurangi jumlahnya. Saya pernah menemui didalam pelayanan saya, orang-orang yang dirasuk roh jahat bisa memberi dampak kepada orang lain untuk menggunakan benda-benda yang sama, baju yang sama, kesukaan yang sama. Roh jahat selalu mengambil wadah atau pijakan untuk bisa memanifestasi. Roh jahat adalah roh pengikat, seringkali dalam pelayanan saya, roh jahat punya kuasa pengikat tingkat tinggi.

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – Road To Revival Part 4 (Rahasia Di Balik Hati Seorang Bapa)

Wednesday, 04 May 2011 by Tim

Yesaya 43 :1-7

Ada banyak hal yang mungkin kita ketahui dan pelajari dalam kehidupan kekristenan, tentang betapa besar dan dahsyat Allah yang kita sembah. Ia sebagai Tuhan dan Juruselamat yang yang penuh kasih, Raja di atas segala raja yang patut dihormati dan ditaati dan bahkan Panglima perang yang akan membawa kita memenangkan peperangan dan menduduki tanah perjanjian. Namun ada sisi penting lainnya dari Allah kita yang perlu kita kenal dan alami, Ia adalah Bapa sorgawi kita.

Dalam Yesaya 43 :1-7, firman Tuhan menggambarkan figur Bapa sorgawi kita sebagai:

  • Bapa yang mengenal kita secara pribadi (Yes 43:1). Bapa mengenal kita secara pribadi bahkan Dia menyebut nama anaknya satu persatu, kita adalah ciptaanNya milik kepunyaan yang dikasihiNya, dan ini adalah suatu kehormatan bagi kita.
  • Bapa yang menyertai dan menjaga anak-anakNya (Yes 43:2).Tidak ada ayah yang membiarkan anaknya dalam bahaya, tiap ayah pasti ingin menjaga anaknya.

(more…)

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments

Khotbah Ev. Evie Mehita – Road To Revival part 3 (LEMBAH KEKELAMAN)

Tuesday, 08 March 2011 by Tim

LEMBAH KEKELAMAN

Setelah kita belajar arti kemurnian dan kasih sebagai dasar yang terpenting dari sebuah kegerakan, dan menyadari bersama panggilan kita sebagai generasi akhir dan Generasi Jawaban Doa. Beberapa waktu lalu, kami melalui suatu lembah yang kelam, suatu lembah kekelaman, dimana semua tampak kering secara rohani, semua menjadi biasa dan menjemukan. Awalnya kami tak mengerti yang terjadi di alam roh. Kami hanya merasakan dan tidak saling mengungkapkannya, yah mungkin kami berpikir kami sedang mengalami masalah sendiri-sendiri yang harus diselesaikan. Kami tak mengerti…..

BERSERAKAN

Di lembah itu kebingungan melingkupi semua pasukan yang ada. Ada yang merasa terhilang dari komunitas, merasa sendirian, merasa jenuh, lemah dan mati rohani. Saat itu kami mendapatkan dari para pendoa senior kami untuk menyikapi segera lembah itu dan kami segera sadar yang terjadi pada diri kami bukanlah hal yang enteng dan dibiarkan. Saya mengalami banyak peperangan dan peperangan. Kelihatannya sangat alami, ya ..iblis adalah penipu yang sangat ulung. Kami merapatkan barisan dan berdoa di luar kota. Disana kami merasakan lembah yang kelam, banyak anggota yang ketakutan, ada yang terpuruk begitu dalam, tertawan,…ya..iblis sedang menawan banyak anak-anak Tuhan. Di semua gereja, semua tempat, sebenarnya iblis sedang berusaha mati-matian menawan anak-anak-Nya. Inilah saat menghadapi kekelaman, ditengah kabut dan mata tak dapat melihat.

Sobat, berhati-hatilah jika perjalanan anda telah mencapai lembah ini. Di lembah ini ada banyak penipu dan roh yang melemahkan, roh kebingungan akan jalan yang akan ditemouh. Ingat! Tujuan iblis adalah melumpuhkan anda selamanya dilembah kematian ini!

Inilah ayat-ayat emas yang bapak Gembala senior kami Ps Daniel Shane dapatkan untuk mengatasi masalah lembah kekelaman ini: (Mazmur 107:1-43)


107:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

107:2 Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan,

107:3 yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan.

107:4 Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan;

107:5 mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.

107:6 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka.

107:7 Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang.

107:8 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,

107:9 sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.

 

107:10. Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi.

107:11 Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah, dan menista nasihat Yang Mahatinggi,

107:12 maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong.

107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka,

107:14 dibawa-Nya mereka keluar dari dalam gelap dan kelam, dan diputuskan-Nya belenggu-belenggu mereka.

107:15 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,

107:16 sebab dipecahkan-Nya pintu-pintu tembaga, dan dihancurkan-Nya palang-palang pintu besi.

 

107:17. Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka;

107:18 mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.

107:19 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,

107:20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

107:21 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.

107:22 Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur, dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dengan sorak-sorai!

 

107:23. Ada orang-orang yang mengarungi laut dengan kapal-kapal, yang melakukan perdagangan di lautan luas;

107:24 mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN, dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam.

107:25 Ia berfirman, maka dibangkitkan-Nya angin badai yang meninggikan gelombang-gelombangnya.

107:26 Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka;

107:27 mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal.

107:28 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,

107:29 dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang.

107:30 Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka.

107:31 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia.

107:32 Biarlah mereka meninggikan Dia dalam jemaat umat itu, dan memuji-muji Dia dalam majelis para tua-tua.

 

107:33. Dibuat-Nya sungai-sungai menjadi padang gurun, dan pancaran-pancaran air menjadi tanah gersang,

107:34 tanah yang subur menjadi padang asin, oleh sebab kejahatan orang-orang yang diam di dalamnya.

107:35 Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air, dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air.

107:36 Ditempatkan-Nya di sana orang-orang lapar, dan mereka mendirikan kota tempat kediaman;

107:37 mereka menabur di ladang-ladang dan membuat kebun-kebun anggur, yang mengeluarkan buah-buahan sebagai hasil.

107:38 Diberkati-Nya mereka sehingga mereka bertambah banyak dengan sangat, dan hewan-hewan mereka tidak dibuat-Nya berkurang.

107:39 Tetapi mereka menjadi berkurang dan membungkuk oleh sebab tekanan celaka dan duka.

107:40 Ditumpahkan-Nya kehinaan ke atas orang-orang terkemuka, dan dibuat-Nya mereka mengembara di padang tandus yang tiada jalan;

107:41 tetapi orang miskin dibentengi-Nya terhadap penindasan, dan dibuat-Nya kaum-kaum mereka seperti kawanan domba banyaknya.

107:42 Orang-orang benar melihatnya, lalu bersukacita, tetapi segala kecurangan tutup mulut.

107:43 Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.

Sangat tidak mengenakkan berada di lembah ini. Semua tampak gelap dan jika kita membiarkannya maka kita akan mati. Ps Daniel melihat sebuah penglihatan pasukan kami yang sedang dihadang beribu musuh yang mengepung dan banyak yang ditawan. Setiap pemimpin adalah incaran utama dan setiap orang memiliki sisi-sisi yang diserang dan ditunggangi oleh musuh, termasuk saya! Saya diberikan banyak peringatan tentang kelemahan hati dan kelemahan-kelemahan saya yang harus saya jagai.

Apa saja yang dapat terjadi dalam lembah ini? Bagaimana Iblis menawan kita?

Seperti Firman Tuhan berkata lewat Mazmur tersebut;

1.    Mengembara di padang belantara dan tidak ditemui orang/jarang ada orang disana, kesendirian, kesepian dan kehancuran diri.

Ciri : Jiwa haus, letih lesu, tidak bersemangat, jenuh karena berputar-putar sendirian, biasanya lepas/menjauhkan diri dari keluarga rohani. Ada orang-orang yang dalam masa inipun mengalami pemurnian dari Bapa. Dimasa itu mereka mungkin merasakan hati nurani mereka menuduh mereka, Firman Tuhan menusuk mereka dan mengorek kesalahan mereka yang terdalam, tetapi beberapa yang menolak hati nurani mereka dan Firman Tuhan akan merasa bahwa Tuhan dan keluarga rohani merekapun menolak mereka. Ini siasat musuh! Calon-calon pahlawan Allah ditipu dan dibuatnya terhilang dari kumpulan domba yang lain. Firman Tuhan yang berguna untuk memperbaiki kesalahan, benih yang baik itu diputar balikkan iblis untuk menjadi senjata membuat pikiran kita menolak dan menuduh Tuhan dan pemimpin yang ada.

2.    Duduk dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi. Hal ini disebabkan karena mereka memberontak kepada jalan Tuhan

Ciri : Dialami oleh orang-orang yang lari dari rencana dan panggilan Tuhan. Merasa tidak berdaya dan tidak layak sehingga mereka merasa terasing dan terkurung dalam tipu daya musuh. Dosa memang membuat kematian, tetapi masih ada hukum PENGAMPUNAN yang menghidupkan kita kembali. Jangan tertipu! Kita dapat bangkit segera dari sengsara besi iblis.

Dalam penglihatan Ps Daniel, tawanan-tawanan itu ditawan dengan ”tali” yang seperti berbentuk ular meliliti tubuh anak-anak Tuhan, seperti besi tetapi sebetulnya bukan besi yang keras, karena ketika anak Tuhan bangkit dan menyadari kasih karunia TUHAN YESUS, maka tali-tali itu akan meluruh dengan sendirinya. BETAPA AJAIB KUASA KRISTUS! Sayangnya anak-anak yang tertipu akan terpuruk sendiri dan tidak mengambil otoritas yang ada. Ada juga yang masih memiliki pedang ditangannya tetapi dengan mudahnya ditawan musuh. Seandainya saja anak-anak Tuhan lebih belajar mengenai alam roh dan kuasa Tuhan yang besar, kita tidak akan mudah tertipu.

3.    Sakit oleh kesakitan karena kesalahan dan dosa diri sendiri

Masalah yang terjadi dalam kehidupan anak manusia bisa terjadi karena ujian dari Bapa, pencobaan dari iblis, atau karena kesalahan sendiri. Dalam lembah ini, kita perlu mengintrospeksi diri sendiri, apakah penderitaan kita dan lembah kekelaman yang kita alami, adalah karena kesalahan kita sendiri? Atau memang itu merupakan bagian proses Tuhan yang memang harus kita jalani? Jika itu memang bagian yang harus kita lewati, maka janganlah takut sobat, sebab ada jalan buat kita, jalan kemenangan dan kehidupan.

Ciri : Terus menerus mengalami kesusahan badani dan jiwani yang tidak membawa kepada kebaikan, tetapi menjurus kepada kerusakan, akibat dosa sendiri. Perobatan dan keataatan kembali adalah kuncinya.

4.    Melakukan perdagangan dengan tinggi hati

Segala yang kita miliki adalah dari Tuhan. Ketika para pekerja berkata ”aku bekerja untuk Tuhan kok!” dan ternyata Allah yang menguji hati mereka, mendapati mereka bekerja untuk membangun Kerajaan-Nya sendiri, maka Tuhan akan memukul mereka! Pekerjaan itu baik dan harus, kita semua harus bekerja. Tetapi pekerjaan kita haruslah sesuai dengan kehendak Allah dan untuk membangun Kerajaan-Nya di bumi. Setiap ketinggian hati akan dihancurkan-Nya, setiap pekerjaan tangan yang tidak benar, akan diratakan-Nya.

Ciri : melakukan pekerjaan, mungkin dengan berkedok untuk Tuhan, tetapi sebetulnya hanya untuk membangun kerajaan pribadi, untuk pembuktian diri, motivasi yang salah.

 

ROH YANG MENGINCAR ANDA!

Sobat, iblis mengincar area kelemahan anda, ada beberapa contoh roh yang mengincar area anda untuk melumpuhkan anda selamanya, yang mencoba menarik anda menuju kebinasaan, waspadalah:

–    Roh  kelemahan hati dan mudah kepahitan

Jenis ini membuat banyak kepahitan diantara pasukan Tuhan. Gosip dan racun yang pahit menyebar tanpa disadari. Pemimpin dengan jemaat, jemaat dengan pemimpin, ayah/ibu rohani dengan anak-anaknya, sesama saudara, dan lain sebagainya. Ini sangat berbahaya, roh yang mematikan. Kasih adalah senjata utama untuk melawan roh ini.

–    Roh perusak

Orang yang memiliki roh perusak akan kadang tanpa sadat suka merusak pekerjaan tangan Tuhan dan sesama yang ada. Bisa dengan kata-kata yang negatif (Hati-Hati dengan lidah anda!), bisa juga dengan menyebarkan kepahitan dan kesalahpahaman diantara sesama pelayan/anak Tuhan yang ada. Roh Perusak ini berbahaya, karena dia dapat menjadi celah dalam pelayanan anda.

–    Roh Percabulan/kotor

Roh kekotoran ini telah melanda seluruh anak-anak Tuhan dan gereja Tuhan yang ada. Roh kekotoran sedang menyerang habis-habisan dalam generasi ini. Para pemimpin dan pelayan Tuhan adalah sasaran utamanya. Ketika anda menyaksikan sebuah tayangan DVD/VCD roman, yang terlihat adalah adegan-adegan yang harusnya tidak dipertontonkan di depan umum, tetapi apa reaksi kita? Menutup mata? Atau membuka mata selebar-lebarnya? Dengan menganggap ini sudah waktunya untuk mengenal cinta dan sex, jika tidak mengerti apa-apa maka akan ketinggalan zaman? Saya sedih juga melihat teman-teman yang dengan enjoy menikmati film yang demikian. Berhati-hatilah dengan apa yang anda lihat dan inputkan lewat indera kita. Ketika itu masuk, maka akan susah keluarnya. Tuhan memperingatkan para penari kami, ketika Tuhan meminta beberapa tahun lalu membuat baju mempelai, khusus untuk penari yang berjumlah 7 buah baju dengan 7 penari. Disitu Tuhan menghendaki KEKUDUSAN HIDUP, bukan hanya ”kudus” saat menari atau saat di gereja, tetapi seluruh kehidupan. STANDAR tinggi didalam Tuhan, tidak dapat ditawar dengan ”KEBIASAAN” dunia dalam gaya hidup mereka!

–    Roh Perpecahan dan salah paham

Roh perpecahan akan selalu ada. Kita tidak dapat hidup untuk menyenangkan semua pihak, tetapi hanya untuk menyenangkan Allah Bapa. Kita hidup belum sempurna, sehingga kita harus cukup lembut terbuka dan memperbaiki tiap kesalahan kita. Kadang ada maksud kita yang baik, ditanggapi tidak positif oleh yang lain. Asal ada motivasi kita yang benar, maka jangan takut disalahpahami oleh orang lain. Sejak saya melayani Tuhan di kampus, saya dilatih Bapa untuk mengalami rasa ditolak, dianggap pemimpin seperto boneka, tidak dihargai, dan itu menyakitkan bagi saya waktu itu. Saya masih mengingatnya dengan jelas, dikamar saya menangis dan tak mau dihibur siapapun, merasa diri tak berharga dan marah ”mengapa saya dianggap begitu? Mengapa mereka tidak dapat menghagai saya yang sudah berjuang buat mereka?” rasa pedih meliputi hati saya. Sampai akhirnya saya belajar dari pemimpin saya waktu itu, Ps Daniel Shane yang juga menjadi pembimbing pelayanan mahasiswa kami.

KITA TIDAK DAPAT MENYENANGKAN SEMUA ORANG, BUKAN?

Tetapi Tuhan melihat hati…dan Tuhan menguji kami semua. Kebenaran akan nyata dengan sendirinya, tetapi selalu ada pihak yang harus mengakui kesalahan dan lembut hati untuk menerima perubahan. Dikritik?? Itu sakit, tetapi kritikan yang membangun akan sangat membantu kita menjadi lebih baik. Masukan dan kritikan yang bukan dari hati nurani yang murni akan menyesatkan dan menghakimi kita.

Waktu-waktu itu, Bapa izinkan kami di Lembah Kekelaman, dimana semua orang merasa perjuangan sangat berat dan atmosfir yang begitu pekat menghantui kami. Beberapa terlarut dalam diri sendiri dan tidak bergabung dengan pasukan. Dengan sedaya upaya kami mencoba membangun kembali iman kami dan berdoa, dan kami temukan jawabannya.

 

KUNCI IMAN

Saat tidak dapat melihat jalan dan para pendoa juga melihat jalan kami dikepung dan buntu. Apa yang dapat dilakukan dalam situasi rohani seperti itu? Kami menemukan sebuah kunci yang agaknya kami lupakan karena kebingungan dan rasa sesak sepanjang waktu. KUNCI IMAN. Iman mengalahkan segalanya, Iman membuat mata yang buta melihat TERANG. Saat para pemimpin berdoa bersama, kami sangat merasakan situasi rohani kami masing-masing. Beberapa bersaksi merasa ada dalam kegelapan, beberapa merasa sendirian dan ada yang berusaha bangkit dan berjalan menemukan yang lainnya dalam kabut yang tebal. Saya sendiri juga merasa sedang berdiri di tengah jalanan sambil memanggil saudara-saudara saya yang tehrilang ”secara roh” dan saya berdoa untuk mereka sambil menguatkan iman saya sendiri di tengah kerapuhan saya. Bagaimanapun saya harus membawa keluar semua pasukan ini bersama-sama. HARUS!

Allah Bapa mengijinkan hal itu terjadi pada kita agar kita belajar apa arti peperangan dan arti IMAN. Iman adalah kekuatan yang luar biasa! Tidak dapat dilogika, dan tidak dapat dipikirkan. Iman adalah pernyataan yang lantang disertai keyakinan teguh akan adanya perubahan walau belum terlihat! Dalam kegelapan, kami berseru berdoa, dengan iman, ada cahaya terang yang jalan saat tiada jalan

 

KUNCI KEDAULATAN TUHAN

Kunci kedua, adalah memahami arti KEDAULATAN MUTLAK dari Bapa. Anda mamahami arti kata ini?

BAPA memiliki kedaulatan dalam hidup kita karena Dialah Allah. Tetapi beberapa orang telah menolak kedaulatan itu dengan cara hidup yang salah, tidak mementingkan kehendak-Nya yang sempurna, tetapi melakukan kehendaknya sendiri ganti kehendak Allah. Tetapi bagi beberapa orang yang terpilih, Bapa telah menetapkan kehendak-Nya yang mutlak bagi mereka. Mengapa Daud masih dipertahankan walau telah melakukan dosa besar dan memalukan nama-Nya? Ini hanyalah karena Nama-Nya yang kudus! Bukan karena manusia, tetapi karena pilihan-Nya dan untuk rencana besar-Nya yang harus digenapi lewat Daud! Dia mempertahankannya…dan semua adalah kasih karunia-Nya…ketika manusia membiarkan kedaulatan Tuhan yang berkuasa atas diri mereka, maka ada kekuatan yang sangat besar yang akan terjadi di alam doa/alam roh. Kehendak Tuhan adalah Firman Allah yang tak dapat dilawan dan dibantah musuh manapun, dan Pikiran Tuhan adalah Iman, kepercayaan yang tak dilihat tetapi itulah PIKIRAN ALLAH yang pasti jadi, karena Dialah Tuhan, Sang Raja segala raja.

Pertanyaannya, apakah anda juga memperhatikan KEHENDAK TUHAN dalam hidup anda? Jika anda memilih pasangan, pekerjaan, kota, bahkan komunitas keluarga rohani anda, apakah sebenarnya anda juga memperhatikan KEHENDAK-NYA?

Orang yang mengejar kehendak dan hati Tuhan memiliki suatu modal dasar yang sangat indah dan kuat..

Sehingga apapun yang terjadi dalam hidupnya, dia akan berhati-hati dalam menjalani dan tidak akan mau menyakiti hati dan perasaan Tuhan, dimana disitu ada kehendak, pikiran dan perasaan Tuhan sendiri.

Maukah anda menyerahkan diri anda pada kedaulatan Tuhan yang mutlak??

Saat kami melakukannya dengan langkah iman dan profetik, yang terjadi luar biasa, cepat atau lambat, entah disadari atau tidak, mulai terjadi perubahan di alam roh.

Saya melakukan langkah raddikal dalam hidup saya, saya berpuasa dan berdoa, saya jenuh dengan keadaan rohani yang ada, berputar dan menjemukan, tak ada kebangunan. Yang kami tuju adalah kota dan bukit-bukit kebangunan rohani, tetapi memang perjalanan ini haruslah dilewati dan ditaklukkan. Saya bersykur atas waktu-waktu itu yang pernah kami lewati bersama. Kasih dan kebersamaan kami semakin kuat untuk bersatu keluar dari lembah itu. Tetapi kami merasakan beberapa masih tertawan dan tertinggal. Kami mencoba membebaskan mereka…tetapi agaknya mereka telah menolak dan merasa nyaman untuk ada dalam buaian musuh. Kamipun berdoa, dan masih berdoa bagi jiwa-jiwa yang terhilang…tetapi perjalanan harus tetap berlanjut, bukan?

Selanjutnya…adalah masa yang paling saya impikan dan saya sukai….
TAMAN BAPA yang penuh dengan cinta…

Bersambung..

 

Ev. Evie Mehita

Read more
  • Published in The Shepherd's Voice
No Comments
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP