Khotbah Ps. Daniel Shane – Rahasia Dibalik Hati Seorang Bapa (Road To Revival)
Ayat : Yesaya 43 :1-7
Hati seorang Bapa :
1. Bapa yang mengenal kita secara pribadi (Yes 43:1)
Dikenal adalah suatu kehormatan. Saat kita berkunjung di sebuah toko dan orang tersebut ternyata dapat memanggil nama kita dengan benar. Bapa adalah Bapa yang sangat mengenal masing-masing pribadi kita dengan nama kita. Beda dengan seorang ayah yang mungkin memiliki 5 atau 10 anak, bahkan menyebut namanya saja salah apalagi mengenal, rasanya ayah itu belum mengenal anak-anaknya dengan baik.
2. Bapa yang menyertai anak-anakNya, menjagai (Yes 43:2)
Tidak ada ayah yang membiarkan anaknya dalam bahaya, tiap ayah pasti ingin menjaga anak-anaknya dan melindunginya bahkan jika perlu, dia akan berkorban bagi keselamatan anaknya.
3. Bapa yang menganggap kita terlalu berharga dimata-Nya, hartaNya (Yes 43 :3-4)
Masih ingat saat kita kecil? Jika kita sakit panas, ayah yang sekejam apapun pasti tidak membiarkannya anaknya sakit tanpa diberi obat, padahal kita waktu itu merasa ayah kita jahat kepada kita. Pernahkah anda saat anda dicopet dijalan saat berkendaraan dengan motor. Nyawa andapun terancam Tetapi ketika pulang kerumah, ayah kita lebih mengkuatirkan motor kita? Tidak mungkin. Seorang ayah akan menanggap nyawa dan keselamatan anaknya jauh lebih penting dari motor, uang atau harta apapun. Yang terjadi adalah seringkali gambaran ayah kita di bumi ini membuat kita tidak dapat mengenali Bapa yang sejati.
4. Bapa yang rindu memberikan yang terbaik bagi kita (Yes 43 :5-6)
Demikian harusnya seorang ayah yang baik dibumi, Bapa terlebih rindu memberikan yang terbaik dalam hidup kita. Jika seorang ayah bisa, dia sangat ingin memberi semua kelayakan dan kecukupan, kebahagiaan buat anaknya. Tetapi manusia terbatas, Bapa kita tidak terbatas, Dia bahkan mengerti mana yang terbaik bagi kita atau tidak.
5. Rahasia sisi lain Hati Bapa (Yes 43:7)
Seringkali saat kita dengar kotbah hati Bapa, kita mungkin orang yang bodoh, tidak disiplin, selalu tertotak dan biasanya sangat suka hati Bapa dan menangis “Bapaku, aku peluk aku Bapa..… “ benar, itu baik. Tetapi hari ini kita akan dibukakan ada sisi rahasia dari hati seorang bapa :
– Bapa yang menghendaki pertumbuhan dalam anak-Nya
Dia menerima kita apa adanya tetapi Dia menghendaki adanya pertumbuhan yang maksimal dalam anak-Nya, jika tidak, Diapun tetap menerima anak itu tetapi hatiNya terluka, sakit. Bapa kita dapat disakitkan oleh tindakan-tindakan kita.
Story : Ada seorang yang punya anak yang idiot, ia tidak bisa apa-apa dan pertumbuhannya sangat lambat. Ada sisi lain hati seorang Bapa. Ayah ini sangat bangga dan menceritakan kepada teman-temannya bahwa anaknya yang idiot itu bisa merangkak walaupun usinya sudah menginjak 7 tahun. Dia sangat bangga. Saudara, bapa mana yang tidak menghendaki kemajuan dalam diri anak-anaknya? Kemudian di usia ke 12, anaknya dapat memanggil “papa mama”, orang tuanya sangat bahagia dan mengadakan perayaan. Sisi lain hati seorang bapa: dia menghendaki kemajuan anaknya.
Bapa mana yang bangga dulu anaknya memenangkan jiwa satu, sekarang juga satu yaitu yang itu terus. Adakah orang tua yang melihat anaknya menikah hidup di kolong jembatan dan berkata “ betapa indahnya hidupmu disini nak, tidak bayar semuanya, gratis..” adakah ada orang tua seperti itu? Saya percaya tidak ada.
Story : Waktu saya SD, saya mendengar cerita ini, tentang anak yang sakit kanker tulang. Dia anak ketiga, papanya belum betul-betul percaya kepada Yesus dan keluarganya bukan kaya. Tetapi yang membuat ayahnya bertobat, melihat anaknya sakit kanker. Ayahnya berjuang kumpulin semua yang bisa dijual agar anaknya bisa sembuh dari sakit itu. Tapi yang paling membanggakan, anak ini tak pernah menyerah pada kehidupan. Umur 7 tahun papanya menangis berdoa kepada Tuhan, dia pegang pundak papanya “ papa jangan menangis, kita harus bersyukur pada yang diberikan Tuhan dan saya tidak akan pernah berhenti berjuang melawan penyakit ini. asal papa senyum, saya akan lawan penyakit ini. Papanya terus bekerja keras, dan tibalah vonis yang mengerikan, dia sudah dikemoterapi dan rambutnya harus dicukur semua, umurnya tak akan lebih dari setahun lagi. Ketika papanya mendengar, dia menangis, anaknya berkata lagi “ Papa, bersyukur kepada Tuhan dan jangan pernah menyerah..” karena kata-kata anaknya, papa ini tidak pernah menyerah untuk mencukupi kebutuhan anaknya di rumah sakit. Dengan kesedihan, tibalah saat usia yang harus ditutup. Tetapi sejak saat dia menerima surat yang divoniskan, anaknya mengambil kayu mengukir membuat tulisan “ Ayahku, jangan pernah menyerah dengan kehidupan, karena aku tak pernah menyerah dnegan kehidupan, satu yang kurindu papa mengenal Tuhan yang memberikanku hidup dan semenjak aku divonis kematian, aku mengukir sebatang pohon …“ dia mengukir dengan ketulusan, kesakitan dan cinta. Di saat-saat terakhir.. “ Pa, papa boleh buka kotak ini saat aku sudah dipanggil Bapa ya…” . Tidak lama kemudian anak itu berpulang ke rumah Bapa di Sorga. Ayahnya membuka kotak itu dan terlihat disana sebongkah kayu kasar yang terukir wajah papanya. Papanya menangis. Dia sangat menyadari anaknya mengukir kayu kasar itu dengan guratan kesakitan. Karena yang kena kanker tulang sangat sakit. Saya percaya anak itu mengukir dnegan segenap kekuatan, dengan sisa-sisa tenaganya, dan semenjak anak itu mati, papanya bersaksi “Saya punya 3 anak, aku mencintai semuanya. tetapi aku begitu bangga dengan anak yang sakit kanker ini….saya terus berjuang dengan kehidupan..” Patung ukiran wajah sang ayah itu pastilah sangat bernilai bagi papanya, walaupun jika dilihat, ukiran itu tak ada nilainya bagi orang lain atau dibandingkan maha karya yang lainnya.
– Dia Bapa yang menghargai perjuangan dan kesakitan kita dalam mengasihi dan menyenangkan-Nya.
Pernahkah kita menghasilkan karya yang berharga bagi Bapa kita seumur hidup kita? Mungkin engkau tak bisa banyak, tetapi jika dilakukan dengan tulus dan cinta yang dalam, Bapa akan sangat menghargai dan disenangkan oleh apa yang kita kerjakan..
– Bapa yang mendidik dengan disiplin
Story : Ada seorang anak yang frustasi dan mengalami deperesi, hidupnya selalu gagal dan menjadi pecundang dan diremehkan. Mungkin dia berkali-kali mendengar kotbah hati Bapa tetapi berkali-kali jatuh lagi dalam kebodohannya dan ketidakteraturannya. Suatu saat papanya datang kekamarnya, yah mungkin kita mendambakan cerita bahwa papanya akan datang, memeluknya hangat dan berkata “ Tidak papa anakku.. papa mengasihimu..” Tetapi ini kegagalan yang ke enam kalinya, papanya datang kekamarnya dan mengejutkan sekali. Anak itu ditampar. Anaknya berkata “Aku pencundang!” ayahnya berkata “Memang kamu bodoh! pecundang ! Papa menyesal punya anak seperti kamu! kamu tidak pernah berjuang dari kegagalanmu, untuk lepas kebiasaan kamu, kemalasan kamu! “
Sejak malam itu malam itu anak itu tidak bisa tidur, dia tahu dia memiliki papa yang baik, tetapi dia sering mendambakan papanya mengerti kondisinya. Saudara, sebenarnya papanya mengerti kondisinya. Malam itu dia tahu papanya mencintai dia tapi dia harus terima kenyataaan bahwa dia memang bodoh, idiot.,tetapi dia teringat pada perkataan papanya. Yang mengatakan bahwa yang paling dibanggakan dalam hidupnya jika punya anak yang bodoh idiot, cacat mental sekalipun tapi anaknya tak pernah berhenti berjuang untuk maju, menginginkan perubahan dan pertumbuhan. Dan akhirnya dia berubah dan menjadi orang yang luar biasa.
Inilah rahasia hati Bapa kita di Sorga, mari menyenangkan hati-Nya dengan kemajuan dan pertumbuhan kita. Dia pasti sangat mengasihi kita. Jangan pertanyakan dan ragukan kasih Bapa kita…
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Recovery Your Life
Kejadian 25:19-34 dan Kejadian 27:1-29, menceritakan tentang Esau dan Yakub, saudara kembar yang sangat berbeda dari Ishak. Esau yang sulung, suka tinggal di padang, berburu dan berbulu, sedangkan Yakub adalah oang yang suka tinggal di kemah dan berkulit licin. Kita tahu kisah ini dimana Esau menjual hak kesulungan kepada adiknya Yakub hanya demi semangkok kacang merah. Pada akhirya Yakublah yang menerima hak kesulungan itu dan berkatnya, sedangkan Esau tidak menerima yang terbaik.
Seringkali banyak anak Tuhan yang hidupnya belum dipulihkan karena tidak dapat menerima hak kesulungan yang dijanjikan Tuhan. Hak kesulungan itu sangatlah penting dan kita semua adalah anak sulung Tuhan, tapi seringkali kita merasa sebagai anak bungsu. Kita dapat menjual hak kesulungan dengan tergoda dengan kacang merah atu nafsu yang rendah, tergoda dengan kenikmatan sementara. Hak Kesulungan akan membuat hidup kita sebagai anak Tuhan yang menerima hak dan janji Tuhan, kita akan mendapatkan hidup yang maksimal.
Bagaimana agar hak kesulungan itu dapat kita peroleh sehingga hidup kita dipulihkan?
1. Jangan jual hak kesulungan kita dan raihlah berkat kesulungan
Syarat untuk menerima hak kesulungan itu adalah cukup secara usia, dewasa rohani dan siap diberkati. Jangan mengambil berkat kesulungan itu sebelum waktunya. Yakub mengambil hak kesulungan dari Esau dengan kerelaan Esau sendiri menjual hak kesulungan itu. Akibatnya Yakub mendapat banyak keberuntungan, tanah-tanah dan harta Laban menjadi miliknya. Perjanjian berkat Abraham menjadi miliknya. Bagaimana nasib Esau, dia hanya mendapatkan yang sisa-sisa dari berkat kesulungan.
Kita harus merebut hak kesulungan kita, hak yang ditentukan Tuhan sebagai anak-anak Bapa yaitu dengan cara berjalan di jalan Tuhan.
2. Terimalah kasih Tuhan
Hanya orang-orang yang dekat dengan Bapa yang akan menerima hak kesulungan itu. Kasih Tuhan adalah kasih Bapa yang menyembuhkan dan memulihkan kita. Bapa selalu menemani kita disaat-saat yang sulit dalam hidup kita. Seringkali kita mendambakan gambaran Bapa yang idal dan sempurna, yang mengasihi dan mendukung kita, saat kita gagal dia datang untuk memeluk kita. Beranilah bermimpi memiliki Bapa yang sempurna itu, karena Bapa di Surga telah menjadi Bapa yang sempurna buat kita.
3. Berjalan dalam rencana Allah
Untuk mendapatkan hak kesulungan itu yang membuat hidup kita dipulihkan juga, maka kita harus mau berjalan di dalam rencana Allah yang sudah Tuhan tetapkan buat kita. Bagi teman-teman yang hendak lulus kuliah, pesan saya taruhlah cita-cita kita dibelakang dan pengharapan kita di depan. Dengarkan suara Tuhan untuk apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.
4. Dengan segenap hati, memulai kembali dengan benar
Tuhan selalu memberikan kesempatan baru buat kita untk memulai kembali dalam kegagalan-kegagalan yang pernah kita alami. Mulaila kembali dengan benar, dengan segenap hati kita untuk melakukan yang terbaik untuk Tuhan kita.
Segala hal yang terbaik sudah Tuhan tentukan bagi kita yang maenerima hak kesulungan itu, embun bagi jiwa kita maupun embun atau berka bagi lading-ladang kita, pekerjaan dan studi kita. Kit akan menjadi pemenang dan bahkan orang yang memberkati kita akan turut diberkati, orang yang mengutuk kita akan dikutuk juga. Bukankah ini berkat yang luar biasa? Dan itu menjadi hak anda.
Jika kita dapat menggunakan hak kesulungan yang Tuhan berikan, maka kita akan memenangkan jiwa-jiwa tanpa rasa penuduhan dan dapat melayani dengan kuasa Allah.
Ambillah hak itu dan pergunakanlah hak kesulungan anda dengan baik. Jangan menolak jika Tuhan hendak mengangkat hidup kita dan mempercayai hidup kita lebih dari sebelumnya. Tuhan Yesus memberkati.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane – Perjanjian Baru
Jemaat Tuhan, selalu ada perjanjian baru ketika perjanjian lama tidak diperlukan lagi atau waktunya sudah habis. Tuhan perintahkan pada saya dan jemaat untuk menerima Perjanjian baru karena yang lama sudah berlalu Waktu saya kuliah saya mendapat Perjanjian Baru dari Tuhan bahwa Dia akan memulihkan keluarga, tetapi ikutlah saya harus mengikut Tuhan.
Apa saja yang harus dilakukan agar memperoleh Perjanjian Baru?
Saya mengawali Perjanjian Baru ini dengan sebuah kata Perjanjian Doa. Setiap kita pasti pernah berdoa walau kadang doa itu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Tanpa doa kita tidak dapat membuka Perjanjian Baru itu. Peran serta doa sangat penting, apa yang diikat di bumi akan terikat di surga. Tempat ini Tuhan nyatakan bahwa kita mendapatkan 7 kunci untuk melakukan Kebangunan Rohani. Ketika pintu Kerajaan Allah dibuka maka Hades juga terbuka karena iblis tidak suka dengan hal ini.
Ada kata-kata hamba Tuhan yang mengatakan, jika orang tidak punya panggilan hidup lagi, maka dia tidak pernah lagi berdoa. Doa adalah sebuah hubungan sehingga kita mengerti isi hati Tuhan. Ketika saya tidak berdoa, membuat saya tidak lagi bergairah dalam memimpin jemaat dan panggilan Tuhan. Kita harus lepas dari perangkap iblis, dalam bidang film, main games dan lain sebagainya. Kita harus melepaskan diri kita semua ikatan dunia ini.
Doa adalah kekuatan yang dasyat yang dimiliki manusia seperti halnya juga orang tua yang mendoakan anaknya akan sangat berkuasa. Doa dapat menjadikan semuanya lebih mudah dan cepat. Dengan doa kita juga akan makin serupa dengan Kristus, disempurnakan tiap hari. Mari kita belajar mulai untuk berdoa.
Tahap pertama dimensi doa : Membangun hubungan dengan Yesus.
Membangun hubungan dengan Tuhan kapan saja dan dimana saja. Saya himbau seluruh jemaat untuk memulai membangunnya agar Perjanjian Baru dapat terjadi dalam hidup kita. Bagaimana caranya? Investasikan waktu kita 10-20% dari waktu kita untuk berdoa. Maka pikiran kita akan dibuat-Nya mengerti rencana dan panggilan Tuhan.
Tahapan kedua dimensi doa : Tahapan Pasukan kecil
Kita tidak boleh tinggal dalam dosa, sebab doa orang yang benar sangat besar kuasanya. Dalam hal ini kita akan dilatih doa oleh Tuhan, untuk berperang. Matius 12:28 – 29. Di tiap kebangunan rohani membutuhkan kehidupan doa yang radikal, bukan kelompok doa yang radikal. Untuk mengikat orang kuat (penguasa kegelapan) memerlukan tali yang kuat yaitu Firman Allah, jadi pendoa tanpa pengetahuan Firman Tuhan yang kuat, maka akan seperti dukun. Firman itu akan lebih kuat jika kita berpuasa yaitu pengorbanan.
Tahapan selanjutnya adalah menjadi Prajurit Tuhan
Disini kita dapat mulai mengalahkan jajaran pemerintahan iblis yang dasar.
Wahyu 5 :9 Menerima nyanyian baru berbicara tentang kemenangan setelah peperangan yang sangat dasyat. Di tempat ini juga saya percaya akan mengalami nyanyian-nyanyian baru juga.
Saya mendapat visi, ketika saya berdoa untuk keluarga dan tudung. Tuhan berkata “Akan ada waktu di tempat kamu, setiap air yang didoakan di tempat ini akan menjadi air kesembuhan”. Ketika Healing From Heaven, begitu banyak kesaksian yang terjadi bahkan sampai hari ini kaset-kasetnya masih digandakan dan memberkati. Ketika seseorang tidak punya uang, anaknya sedang sakit kelumpuhan dan ketika dia mendengar kaset HFH itu, anaknya esoknya disembuhkan!.
Jemaat Tuhan, miliki hubungan yang dekat dengan Tuhan maka doa itu akan sangat besar kuasanya. Bulan ketiga ini isilah dengan doa. Suatu saat seluruh bangsa dan kota ini akan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Orang yang membangun hubungan dengan Tuhan, maka akan diberitahukan-Nya rahasia-rahasia-Nya.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Kehendak Allah atau imajinasi?
Kejadian 19:1-5 bercerita tentang keadaan Lot dan tempat yang didiaminya, Sodom dan Gomora. Lot ini memiliki kedekatan dengan Tuhan dan memiliki kepekaan yang luar biasa, dia dapat membedakan mana orang biasa, mana yang datangnya dari Tuhan, malaikat. Hari ini kita perlu belajar untuk membedakan mana yang menjadi kehendak Allah dan mana yang hanya merupakan imajinasi kita sebagai manusia.
Dosa Sodom dan Gomora bermula dari imajinasi yang tidak ditaklukkan, mereka berhubungan dengan binatang, dengan sesama jenis dan sangat tidak bermoral. Banyak orang memilih pekerjaan, pasangan atau apapun dalam hidupnya karena terkena oleh imajinasinya, “ jika aku memakai mobil keren ini, aku akan terlihat gagah”, jika aku menikahi gadis ini walau dia seorang pelacur, aku bisa mengubahnya menjadi baik, “ atau “ jika aku bekerja di perusahaan ini, aku akan sukses” dll.
Imajinasi berbeda dengan impian dan kehendak dari Tuhan. Kehendak dari Tuhan atau intuisi rohani kita selalu realistis dan dapat dilakukan, bukan seperti imajinasi yang terlihat muluk-muluk dan tidak melihat pada resikonya. Imajinasi selalu ingin cepat-cepat, tergesa-gesa, liar dan tidak terkontrol. Imajinasi seperti sengatan serangga, saat kita garuk, racunnya menyebar. Imajinasi selalu tidak sabar. Seperti halnya Esau yang menjual hak kesulungannya demi semangkuk kacang merah. Saudaraku, janganlah sekali-kali kita menurunkan standar dalam hidup kita. Seseorang yang awalnya begitu mencintai Tuhan, karena tidak segera memiliki pasangan misalnya, menurunkan standar dari Tuhan. Dan biasanya orang yang terlepas dari standar, hidupnya akan keras dan pahit.
Ada orang yang mungkin dulunya radikal dengan Tuhan, tetapi imajinasinya berkembang saat dia mengingkari panggilan Tuhan bahwa semuanya akan baik-baik saja, Tuhan selalu beri yang terbaik, dll. Juga pernah saya jumpai saat mungkin SMU, di awal kuliah kita berkata “ ya, setelah lulus, terserah Tuhan saya mau ditempatkan dimana..” Imajinasi ini sangat berbahaya, jangan hidup karena imajinasi, memutuskan keputusan karena imajinasi yang liar, belum ditaklukkan kepada Tuhan. Apa bedanya imajiansi dan kehendak Allah? Imajinasi sifatnya adalah tidak konsisten, instan, sedangkan mimpi yang dari Tuhan selalu mengandung yang namanya kepekaan, mengandung nilai kasih, nilai kebenaran dan berorientasi pada kerajaan Allah.
Pertanyaannya, sudahkah anda bekerja berorientasi pada Kerajaan Allah? Sudahkah apa yang anda lakukan sekarang untuk Kerajaan Allah?. Pikiran Allah selalu tidak melebihi kebenaran Firman Tuhan, jika ada yang melebihi pikiran Allah, maka itulah imajinasi kita sendiri. Seringkali juga intuisi dari roh susah dijelaskan, tapi saya percaya kita dapat merasakan itu benar atau salah, seringkali intuisi dari roh dicemarkan juga dengan imajinasi-imajinasi kita sendiri.
Saudaraku, tempat ini sudah Tuhan berikan kunci, jubah dari Tuhan, masalahnya siapakah yang dapat menggunakan kunci-kunci itu? Kalau kita punya kunci berkat, kita dapat mengubah perusahaan kita dengan waktu yang singkat, ada kunci penginjilan, kunci doa, dan lain sebagainya. Tuhan memberikan saya jawaban, kenapa kunci-kunci itu belum dapat digunakan oleh anak-anak di tempat ini? Tuhan berkata karena masing-masing memiliki kuncinya sendiri, kunci untuk membesarkan kerajaan pribadi, bukan kerajaan Allah. Saudara, marilah kita membangun kerajaan Allah bersama-sama, lakukan fungsi Kerajaan Tuhan, jangan kerajaan pribadi kita. Tuhan Yesus memberkati.
- Published in The Shepherd's Voice