FORGOT YOUR DETAILS?

Sermons

Sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia kehilangan kemuliaanNya dan bahkan jati diri manusia dihadapan Allah dirusak oleh iblis, baik karena dosa turunan, penolakan sejak dalam kandungan, trauma-trauma, luka, perlakuan-perlakuan yang buruk, kurangnya kasih dalam keluarga, doktrin/ajaran, maupun prinsip-prinsip yang tidak sesuai kebenaran baik dari keluarga atau dari lingkungan sehingga membentuk wanita dan pria menjauh dari jatidiri sejatinya dihadapan ALLAH. Temukanlah bintangmu dalam KRISTUS! Mau tau siapa sesungguhnya kita dihadapan ALLAH? Kemuliaan apa yang Tuhan berikan sebagai wanita sejati dan pria sejati dalam Kristus? Mutiara apa yang terpendam dalam diri wanita dan pria? Bagaimana Tips menjadi Pria dan Wanita Sejati? Baca liputan berikut ini untuk menemukan bintangmu !!!

Mutiara terpendam Pria Kristus

“Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki…” (1 Korintus  11:7)

Pria menyinarkan gambaran dan kemuliaan ALLAH ! Sudahkah para Pria dalam Kristus menyinarkan kemuliaan Allah? Apa saja jati diri Pria sesungguhnya dihadapan ALLAH?

· Pria sejati adalah pria yang bertumbuh rohaninya dan mencapai kedewasaan rohani, yaitu pria yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus, lahir baru dan bertumbuh dalam komunitas dan persekutuan yang sehat.

· Pria sejati adalah pria yang siap untuk menempati posisinya sebagai imam apabila kelak ia menikah, yaitu seorang yang berdiri dan berdoa untuk menjadi perantara bagi keluarga dihadapan Allah, memimpin doa bersama keluarga, dan membimbing serta memberi teladan Kristus bagi keluarga.

· Pria sejati adalah pria yang memiliki dan mengerjakan visi/tujuan hidup di dalam Tuhan, sehingga dia memiliki arah yang jelas dalam hidupnya untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

· Pria sejati  adalah mereka yang mandiri secara financial (memiliki penghasilan dari kerja dan usahanya sendiri dan tidak bergantung pada pemberian orangtua atau orang lain), Karena Tuhan tidak menyukai hidup yang tidak teratur dan orang yang tidak bekerja karena kemalasan. Dan ia bertanggungjawab untuk istri dan anak-anaknya apabila ia menikah kelak, tidak hanya secara financial, tetapi juga waktu, kasih sayang, dan perhatian untuk mereka.

· Pria sejati adalah pria yang punya wibawa Allah dan ketegasan dalam kasih serta prinsip, dan karakter Kristus yang memancar dalam kehidupannya.

Mutiara terpendam Wanita Kristus

“Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua…” (Amsal  31:29)

Wanita kristen sering diidentikan sebagai wanita bijak, penolong bagi pria dan memancarkan kemuliaan pria. Lalu adakah mutiara lain yang terpendam dalam diri seorang wanita?

Apa saja yang merupakan jati diri Wanita Kristus ?

· Seperti halnya Pria sejati, yang penting menjadi dasar juga bagi wanita sejati adalah wanita yang bertumbuh rohaninya dan mencapai kedewasaan rohani, mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus, lahir baru dan bertumbuh dalam komunitas dan persekutuan yang sehat.

· Wanita sejati adalah wanita yang memiliki visi / tujuan hidup di dalam Tuhan.  Wanita adalah seorang penolong, tetapi wanita juga harus memiliki visinya sendiri, tidak bergantung pada laki-laki. Seorang wanita harus memiliki visi yang jelas yang diterima dari Tuhan, dimana visi itu sepadan dengan visi pasangannya untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidup mereka.

· Wanita sejati adalah wanita yang cantik batiniah, seorang perempuan harus memiliki kecantikan batiniah (inner beauty) yang merupakan faktor utama. Seorang wanita harus dipulihkan dari berbagai macam luka, kepahitan dan kekecewaan. Dan bila Ia sudah dewasa, Ia tidak boleh mencari pasangan karena kesepian, kurang kasih sayang, untuk semata-mata ingin mencari kebahagiaan dan untuk melengkapi hidup sehingga cinta hanya merupakan pelampiasan kebutuhan emosionalnya. Seorang wanita harus benar-benar dipulihkan terlebih dahulu sehingga ia dapat mendukung pasangannya kelak dengan luar biasa. Tidak menjatuhkan tetapi  mendukung keberhasilan pasangannya. Dan ia harus bertanggung jawab juga untuk mengurusi urusan rumahtangga, melayani suami dan punya waktu untuk suami dan anak-anaknya apabila ia merupakan seorang wanita karier.

· Wanita sejati adalah wanita yang tunduk kepada laki-laki, wanita diciptakan sebagai seorang penolong laki-laki tetapi perlu diingat bahwa wanita bukanlah seorang pembantu. Walaupun demikian, wanita harus belajar penundukan diri terhadap pasangannya. Dia tidak boleh memiliki roh controlling  yang selalu mengendalikan atau mendominasi laki-laki, karena laki-laki adalah seorang kepala dan imam dalam keluarga.

· Wanita sejati adalah wanita yang memiliki roh yang lemah lembut, ketenangan didalam batin, bijaksana dalam berkata-kata dan dalam membawa diri, tidak suka bergosip tetapi kata-katanya adalah kata-kata yang membangun. (more…)

Regenerasi Dalam Gereja

Oleh Christin Jedidah

Saudara, sadarkah kita bahwa Indonesia membutuhkan re-generasi? Begitu juga dalam kerohanian re-generasi begitu penting. Mengapa setelah kitab Yosua ada kitab Hakim-hakim? Karena tidak terjadi regenerasi setelah generasi Yosua, begitu pula dengan kepemimpinan Elia meregenerasi pada Elisa yang memiliki jubah/urapan dua kali lipat, tetapi Elisa gagal meregenerasi kepada Gehazi atau hambanya yang lain. Betapa pentingnya suatu regenerasi yang baik, untuk bisa mentransferkan visi dan urapan/jubah dari suatu generasi ke generasi berikutnya.

Saudara, di akhir zaman ini saya melihat begitu banyak terjadi penyesatan dimana-mana, yang heboh hari-hari ini bahwa Tuhan Yesus akan datang kedua kali tanggal 21 Mei 2012, mereka pun mengeluarkan statement tersebut dengan bukti-bukti Alkitabiah yang mereka pakai sebagai dasar, tidak hanya itu banyak gereja-gereja Tuhan yang ditutup antara lain di Mojokerto, Sidoarjo. Bahkan beberapa waktu yang lalu sudah ada proposal bahwa di Surabaya akan dilakukan penutupan gereja secara serentak, jadi tidak boleh gereja ada di mall, restoran, ruko, intinya gereja harus dalam bentuk bangunan gereja, tanahnya untuk gereja, dan disetujui oleh 5 pemuka agama di daerah sekitar gereja tersebut.

 

Inilah zaman-zaman aniaya, gereja akan mengalami penganiayaan, bahkan untuk bisa beribadah akan sulit, mungkin suatu saat ibadah kita di gua-gua, atau di pegunungan untuk itu kita perlu memperkuat komunitas kita. Di berita TV saya melihat teroris telah menguasai teknologi, menggunakan media maya sebagai alat misinya untuk merekrut banyak orang untuk mengikutinya, melalui cuci otak supaya seseorang tersebut otaknya bisa dipengaruhi untuk mengikuti suatu ajaran tertentu, berhati-hatilah saudara tapi percayalah orang percaya tidak mungkin bisa di cuci otak bila ada Yesus di dalam kita. Indonesia juga mengalami krisis kepercayaan terhadap pemimpin, hal ini tentu tidak baik untuk pemerintahan di Indonesia.

(more…)

MENDAPAT PERKENANAN ALLAH

Saudara, di dalam alkitab kita dapat menemukan ada dua tipe perhambaan, yang pertama hamba dosa dan hamba Kebenaran. Apa yang dimaksud dengan hamba/budak? Bila saudara menjadi bu

dak rokok maka saudara tidak bisa hidup tanpa merokok. Budak dosa berarti tidak bisa lepas dan hidup di luar dari dosa itu, selalu ingin berbuat dosa. Misal pikiran kotor, di mana-mana selalu berpikiran kotor, budak makanan, ke mana mana ingin makan yang enak dan mahal, tidak bisa dengan makanan yang sederhana. Budak dosa, apakah saudara masih menjadi budak dosa? Apa arti kata suci/saleh? Kata suci/saleh berasal dari bahasa Arab yaitu Soleh. Saat kita berpindah dari gelap ke terang, maka kita tidak bisa menjadi budak dosa lagi, tapi menjadi budak kebenaran. Sehingga bila kita tidak melakukan kebenaran maka kita merasa kehilangan sesuatu.

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging, mereka yang hidup

menurut Roh , memikirkan hal-hal yang dari Roh” (Roma 8:5)

Dari firman diatas kita temukan dua tipe yaitu orang yang hidup menurut daging dan hidup menurut Roh. Mereka yang hidup menurut daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Orang-orang yang hidup oleh Roh adalah orang-orang yang hidup dipimpin oleh Roh. Ini adalah suatu perjuangan !!! Kenyataan di dalam gereja Tuhan, apakah banyak diantara anak-anak Tuhan yang sudah hidup dipimpin Roh Kudus?

(more…)

BUKU HARIAN SEORANG PAHLAWAN TUHAN

 

Saudara-saudara, ikutlah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus……….”

(Filipi 3:17-21)

Saudara, apakah pertumbuhan itu? Seringkali kita menarik jiwa dengan menggunakan kata pertumbuhan dengan berkata komunitas/golongan kita bertumbuh. Definisi pertumbuhan haruslah sesuai dengan Firman Tuhan bukan suatu golongan, kelompok, atau komunitas tertentu. Kita mungkin merasa tidak bertumbuh bila kita tidak bergerak dalam suatu visi Tuhan tertentu. Padahal pertumbuhan tidak hanya berbicara kegerakan saja, kita seringkali mengotak-kotakan pertumbuhan. Seringkali kita terprovokasi dengan kata pertumbuhan. Pertumbuhan menurut versi alkitab yaitu jika kita meninggikan Salib Kristus diatas segala-galanya, pertumbuhan tidak identik dengan seseorang yang bisa maen musik kelas dunia. Berapa banyak komunitas kita yang seringkali menggunakan senjata kata pertumbuhan untuk menarik banyak jiwa, padahal belum tentu seseorang yang mengajak tersebut sudah bertumbuh. Pertumbuhan selalu identik dengan Serupa dengan Kristus, jika kita tidak serupa dengan Kristus maka kita tidak bisa disebut bertumbuh. Hasil riset BAMAG Surabaya, bahwa “gereja di Indonesia yang bertumbuh yaitu pendetanya, jemaatnya tetap, golongan-golongan tambah banyak, sinode-sinode tambah banyak, tapi jemaatnya tidak bertambah”.

 

(more…)

Khotbah Ev. Evie Mehita – New Characters

NEW CHARACTERS

 

Di tahun yang baru ini marilah kita memulainya dengan sesuatu yang benar dihadapan Allah. Tuhan merindukan supaya jemaatNya ditahun ini memiliki karakter yang diubahkan menjadi serupa dengan karakter Allah. Pada kesempatan kali ini kita akan berbicara tentang HATI YANG KERAS. Untuk bisa menyelaraskan pola pikir kita dengan pola pikir Tuhan, kita harus belajar untuk tidak memiliki hati yang keras atau memberontak Pemberontakan bisa berarti tidak menempatkan Tuhan sebagai Tuhan, bisa juga berarti kita tidak sedang memahami kasih dan kedaulatan Tuhan. Contohnya kita sudah tau, kita dipanggil untuk menjadi penari, tetapi kita berusaha untuk menjadi pengkhotbah. Ini berarti kita sedang memberontak terhadap kedaulatan Tuhan. Saul merupakan salah satu contoh orang yang memiliki hati yang keras. Mari kita buka 1 Samuel 23:1-7.

“Kepada Saul diberitahukan, bahwa Daud telah masuk Kehila. Lalu berkatalah Saul :”Allah telah menyerahkan dia ke dalam tanganku, sebab dengan masuk ke dalam kota yang berpintu dan berpalang ia telah mengurung dirinya” (1 Sam 23:7)

Saul sudah kehilangan akal sehatnya, ia sudah tidak bisa membedakan kehendak Tuhan atau bukan kehendak Tuhan. Saul berkata Allah telah menyerahkan Daud ke dalam tangannya. Bahkan dia  mengatakan hal tersebut kepada semua orang. Orang yang memberontak dan hatinya sudah keras, akan sering memakai nama Tuhan untuk membenarkan diri sendiri dan merasa Tuhan sedang membela kita. Misalnya ada seseorang yang sudah melukai kita, saat seseorang itu mengalami bencana atau kejatuhan, maka kita akan berkata bahwa dia memang salah makanya terjadi hal itu, sedangkan kita yang benar, ini adalah ciri-ciri orang yang hatinya keras. Racun ini tidak boleh ada dalam hati setiap anak Tuhan, kita tidak boleh kaku, dan memiliki sikap hati yang negatif, saat kita melihat seseorang sedang dalam keadaan terjepit, bagaimana dengan sikap hati kita? Untuk menyesuaikan kehendak kita dengan kehendak Tuhan itu tidak mudah.

(more…)

Terdahulu Menjadi Yang Terakhir?

Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir.” Matius 13:30

Bagaimana pikiran anda pertama kali membaca ayat tersebut? Takut? Atau anda akan berpikir untuk nanti-nanti saja bertobatnya, menjadi yang terakhir saja agar menjadi yang terdahulu? Kita akan belajar sama-sama mengapa hal yang mengerikan ini dapat terjadi kepada siapa saja yang merasa sudah mengenal-Nya.

1. Kesombongan Rohani

Matius 19 menceritakan kisah anak muda yang kaya raya yang tidak dapat meninggalkan hartanya karena Yesus, diapun menjadi sedih dan meninggalkan Yesus. Kekayaannya adalah berhalanya. Inilah yang mendasari Petrus menanyakan sesuatu kepada Yesus
” Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?”. Bolehkah mendapatkan keuntungan dalam Kristus? Bukankah kita telah diajarkan untuk mengasihi Dia tanpa syarat? Ya benar, tetapi saya percaya Yesus menjanjikan begitu banyak keuntungan buat kita secara rohani maupun jasmani. Tetapi ini menjadi masalah jika sikap hati kita merasa bahwa seolah kitalah yang sudah berkorban paling banyak, melakukan semuanya, dan kita berpikir kita akan tetap menjadi yang terdahulu..hati-hati dengan kesombongan rohani! Matius 19:30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

(more…)

Dibangkitkan Untuk Memulai Kembali Yang Tertunda
(Oktober 2010)
Yehezkiel 37:1-14

Lalu firman-Nya kepadaku: “Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali. Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.” (Yeh 37: 4-6)

Bagaimanakah keadaan rohani kita saat ini? Adakah diantara kita yang sudah mulai lelah, jenuh dan kecapekan dalam menjalani hidup ini??? Ayat diatas menunjukkan bahwa Tuhan akan membangkitkan umatNya di akhir zaman. Dia akan membangkitkan “tulang-tulang yang kering”.  Saudara, Tuhan kembali mengigatkan saya untuk bergantung penuh pada kekuatanNya dalam mengerjakan visi dan misi yang telah Tuhan percayakan buat gereja ini, karena ketika kita mengandalkan kekuatan sendiri maka kita akan mengalami kelelahan dan kecapekan dalam menjalani semua hal dihidup ini. Ketika kita sudah mengalami kelelahan maka akan ada hal-hal yang tertunda dalam perjalanan hidup kita. Bulan Oktober ini Tuhan juga ingatkan kembali janjiNya atas tenpat ini, bahwa dibulan ini kita akan mendapatkan kasih karuniaNya untuk mengerjakan dan membangun kembali hal-hal yang tertunda atas gereja ini. Untuk itu kita harus tau apa saja yang kita perlukan untuk bisa membangun kembali apa yang tertunda.

(more…)

Khotbah Ev.Evie Mehita – Mengapa Begitu Tuhan?

Mengapa Begitu Tuhan?

Apakah pertanyaan semacam itu sering terlintas di pikiran kita merasa bahwa Tuhan  kurang adil dan bahkan tidak adil kepada kita? Menurut anda apakah arti keadilan Tuhan? hal ini sangat sulit untuk didefinisikan. Adil bukanlah sama rata dan sama rasa…tetapi adalah adalah porsi yang cukup sesuai kebutuhan masing-masing, yes…dan untuk mengalami hal ini mungkin adalah hal yang cukup sulit untuk kita terima…manusia cenderung iri hati dan marah saat tidak mendapat apa yang diinginkannya.

Suatu saat Yesus sedang mengajar dan memberikan perumpaan tentang orang-orang upahan yang bekerja di kebun anggur seorang tuan kebun (Matius 20:1-16)

TUAN RUMAH MENCARI

Inisiatif selalu datangnya dari Bapa. Dia seperti Tuan Rumah Kerajaan Allah yang rindu mengundang orang-orang untuk bekerja di ladang-Nya, di kebun anggurnya, yaitu dunia ini. Pagi-pagi benar, suatu petanda bahwa Dia serius dan bersemangat untuk menemukan para pekerja itu. Di pagi hari itu, Dia menemukan pekerja-pekerja untuk kebun-Nya, ya, dan Dia mempekerjakan mereka dengan baik, sehingga sesuai kesepakatan memang mereka akan mendapat upah 1 dinar/hari. Pukul 09.00 pagi dan pukul 12.00 siang, di Tuan Rumah juga masih tetap berkeliling mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggur-Nya. Ditemukanlah pekerja-pekerja yang dari pagi kerjanya adalah pengangguran alias tidak ngapa-ngapain! Ya, Pagi hari menandakan permulaan dimana semua orang harusnya mulai bekerja. Tetapi hari mulai siang, banyak orang-orang di pertengahan zaman atau waktu yang ditentukan Bapa, juga tetap bersantai dan menjadi pengangguran di dalam dunia. Hal ini bukanlah mempersoalkan masalah kita bekerja secara fisik, tetapi lebih ke arah secara rohani, yaitu bekerja bagi Kerajaan Allah. Para pekerja yang dari pagi menganggur itupun akhirnya mau untuk bekerja di kebun dan merekapun mendapat upah sedinar sehari. Lalu hari mulai petang,, pukul 17.00, ini adalah saat jam pulang kantor! Ya, dimana yang sudah bekerja seharian full merasa kelelahan, dan ingin segera pulang tanpa mengalami beban-beban pekerjaan…tetapi justru hari sudah mulai malam, si Tuan Rumah tidak berhenti bekerja, Dia tetap mencari pekerja-pekerja lagi dan ditemukanlah orang-orang yang mau bekerja walau sudah petang, dan merekapun mendapat satu dinar walau hanya bekerja beberapa saat saja.

 

 

(more…)

TOP