Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Roh yang dewasa
Apakah kita semakin hari semakin hari roh kita semakin kuat? Roh yang kuat itu diberikan Tuhan pada kita. Begitu banyak orang yang tidak suka di kritik, anti kritik, dikit-dikit kecewa, dikit-dikit merasa di hakimi, seringkali kita menutup telinga pada kritikan. Menjadi pribadi yang belum bias bersinar, karena belum dewasa rohani. Yohanes pembaptis semakin betumbuh rohnya karena diahidup dalam pemurnian-pemurnian di padang gurun. Kita belajar mendengarkan kritikan. Gereja akan tetap bertumbuh saat kita mendengarkan firman Tuhan. Yohanes 6:31 Tuhan memberi nenek moyang mereka roti dari sorga. Seringkali manusia mengangkap bentukan-bentukan dari Tuhan dari sisi kita sendiri, tapi biarlah semakin hari kita semakin dewasa dalam meneriman kritikan. Tidak dengan mudahnya menerima segala sesuatu dari kulit luarnya saja. Seperti halnya teologia abu-abu, tidak dengan jelas menyatakan satu-satunya Tuhan dan Juruselamat.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : HUTANG DARAH
Pada 2 Samuel 21:1 di ceritakan bagaimana Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia membunuh orang-orang Gibeon. Kelaparan, kemiskinan, sakit penyakit, dosa kecenderungan yang karena kutuk keluarga itu tidak selalu harus dari iblis. Bisa karena Tuhan ijinkan terjadi karena ada hutang darah. Jika ada keluarga kita selalu ada kutuk yang tidak kunjung selesai dalam hidup kita, mungkin ada hutang darah. Jika inblis mau menguasai hidup anak-anak Tuhan perlu dasar untuk berpijak, dari kesalahan nenek moyang kita untuk menghakimi generasi yang sekarang.
- Published in The Shepherd's Voice