Khotbah Ev. Christin Jeddidah : Berjaga-jagalah!
Bacaan : Efesus 6:10-18
Untuk mendapat janji Tuhan, kita harus berjuang. Peperangan yang kita lakukan bukanlah melawan manusia, tetapi melawan penguasa-penguasa di udara. Penguasa-penguasa di udara tidak dapat kita lihat, kecuali beberapa orang yang memiliki karunia. Peperangan kita bukanlah kepada apa yang tampak. Karena itu kita harus mengenakan selengkap senjata Allah. Jangan hanya saat-saat retreat Spirit Of Warrior, kita bersikap seperti seorang pahlawan, mengingat jati diri kita. Tetapi setelah selesai retreat, kita lupa jati diri kita sebagai seorang pahlawan. Seorang pahlawan harus selalu berjaga-jaga, tidak boleh lengah karena musuh dapat menyerang kapan saja.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Menerima Janji Tuhan
Apa yang dimaksud dengan janji Tuhan? Apakah kita sudah memiliki janji Tuhan?
Janji Tuhan bisa berarti firman Tuhan yang telah kita terima. Sifatnya umum, bisa diterima oleh semua orang yang membaca alkitab melalui rema. Ada janji Tuhan yang secara spesifik Tuhan nyatakan, berupa visi, mimpi, panggilan Tuhan. Mungkin kita tidak dapat mendengarnya secara audible, tetapi itu jelas dan kia dapat dengan yakin bahwa itu dari Tuhan.
Perjanjian membutuhkan kepercayaan. Ketika Tuhan berjanji kepada kita, itu berarti Tuhan percaya kepada kita. Perjanjian terjadi di antara 2 pihak atau lebih dan di dalamnya terdapat kepercayaan dan kesetiaan. Sudahkah kita mempercayai Tuhan sungguh-sungguh ataukah kita masih meragukan dan curiga akan kasih Tuhan dalam hidup kita?
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Jangan Kompromi dengan Dosa
Bacaan : Yosua 7
Bangsa Israel melewati tembok Yerikho tanpa peperangan, hanya mengelilinginya selama 7 hari. Setelah dari Yerikho, mereka menemui sebuah kota bernama Ai yang kecil. Mereka meremehkan kota Ai yang kecil dan hanya mengutus sekitar 3000 orang saja untuk berperang. Tapi pada akhirnya, mereka lari dari kota Ai setelah mereka melihat 36 orang mati ditewaskan.
Pada ayat ke 7 sampai ayat 10, Yosua protes kepada Tuhan. Yosua juga manusia dan ia protes setelah melihat kekalahan bangsa Israel.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Apa Visimu?
Apa yang menjadi visi Tuhan dalam hidupmu? Apa yang menjadi visimu?
Visi adalah tujuan dari hidup kita. Dan visi terbaik adalah visi yang berasal dari Tuhan. Visi harus berasal dari Tuhan, suatu kerinduan yang muncul dari ditaruh Tuhan dalam hati kita.
Setidaknya sebulan sekali kita harus mengingat visi kita, apa yang kita perjuangkan. Kalau kita tidak memiliki visi, kita tidak memperjuangkan sesuatu. Hidup kita akan terasa biasa karena tidak ada yang kita perjuangkan atau kita memperjuangkan hal yang salah karena kita tidak menangkap visi Tuhan.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Kasih Karunia
Roma 3:23-24
Karena kita diselamatkan, kita dibenarkan, kita digantikan posisi kita, yang seharusnya dihukum.
Kita diselamatkan karena kasih karunia, bukan karena perbuatan baik kita.
Efesus 2:8-9
Kita diselamatkan karena iman. Iman yang mempercayakan seluruh hidup kita pada Tuhan.
Sudahkah kita mempercayai Tuhan sebagai satu-satunya Tuhan dalam hidup kita.
Roma 5:1-5
Iman bukan hanya berbicara tentang berkat, sesuatu yang kelihatannya baik dan menyenangkan.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah – Karisma vs Karakter
Shallom saudara, saya tetap rindu menyatakan suatu pemulihan dan kebangkitan di antara kita semua hari-hari ini. Saya rindu kita menjadi jemaat yang excellent, memiliki roh yang sempurna dan karakter yang sempurna.
Manakah yang menurut saudara lebih penting, antara karisma dan karakter? Di hadapan tahta pengadilan Tuhan, bukanlah karisma yang Tuhan lihat tetapi karakter kita. Karisma adalah berupa karunia-karunia kita yang diberikan cuma-cuma dan itu milik Tuhan sedangkan yang Tuhan inginkan dari kita adalah karakter yang melakukan kehendak Bapa di Surga. Seperti sebuah kado yang indah, karisma adalah kemasannya yang indah sedangkan isinya adalah karakter yang berharga.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : One in Harmony
Masihkah saudara mengingat tentang pelajaran murid sejati? Menjadi murid sejati bukanlah suatu pilihan, tetapi suatu hal yang mutlak. Memiliki iman sejati, Yesus sebaga Tuhan dan Juru Selamat kita. Tuhan merindukan pertobatan sejati. Seperti Anak bngsu yang bertobat, dia kembali kepada Bapanya 180 derajat dan bukan hanya menyesal atas dosa-dosanya tetapi berbalik sungguh-sungguh pada Bapa.
Kunci sukses dalam Kerajaan Allah adalah PERUBAHAN
Perubahan seperti karakter Kristus yang semakin disempurnakan. Hari ini kita akan belajar bagaimana membangun hubungan dengan orang lain.
Kegagalan kita dalam membangun ubungan dengan orang lain berakibat sangat fatal dalam kehidupan kita. Seperti kegagalan membangun hubungan yang baik suami istri, beraibat perceraian, kegagalan hubungan antar orang tua dan anak akan mengakibatkan kepahitan, kekecewaan dan luka. Seperi seuah kisah pertobatan yang saya saksikan di televisi, karena hubungan orang tua dan anak yang buruk membuat sang anak jatuh dalam narkoba, dan mengalami kelainan s dengan binatang. Hal yang mengerikan!
- Published in Sermons

