Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Apakah Kita Membutuhkan Iman Saat Ini?
Kejadian 28:1-10 menceritakan kejadian setelah Yakub mengambil hak kesulungan dari Esau. Yakub bukanlah orang yang benar dan suci. Yakub adalah seorang yang cerdik dan licik. Namun demikian, hak kesulungan yang didapat Yakub bukan karena kecerdikan dan kelicikannya saja, tetapi juga karena kecerobohan Esau. Ada perasaan bersalah yang timbul karena Yakub mencurangi Esau. Demikian juga kita. Kita bisa melayani Tuhan, tetapi hati nurani menyelidiki kita dan bersaksi pada Tuhan bahwa ia salah. Dan Yakub menyadarinya.
Pernahkah kita merasa menjadi seorang pelarian? Pernahkan kita merasa semua yang kita lakukan sia-sia? Merasa Tuhan meninggalkan kita. Walaupun Yakub menerima hak kesulungan, ada perasaan bersalah. Karena ia merampasnya dengan cara yang kurang baik. Pernahkah kita merasa tidak damai? Sehingga kita tidak bisa merasa damai atau intim dengan Tuhan?
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Bagaimana Kita Memperlakukan Tuhan?
cerita dalam FIrman Tuhan mengenai seorang wanita pendosa yang mengurapi kaki Yesus.
Perempuan berdosa itu bisa saja bertemu Yesus beberapa kali, tetapi dia belum melakukannya, hingga suatu waktu di rumah Simon itu, dia memberanikan diri datang dengan pertobatan. Tidak ada seorang pun yang tidak boleh melayani Tuhan, bahkan pendosa pun boleh melayani Tuhan. Simon menyambut Yesus, tetapi tidak sedikit pun melayani Yesus disana. Sedangkan wanita pendosa itu melayani Yesus dengan mencium kakiNya, membasahi kakiNya dengan air matanya.
Mungkin kita berpikir kita sudah mengenal Tuhan Yesus seperti Simon, tetapi tidak tahu cara memperlakukan Yesus.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : The Promise (Revival Christmas Celebration)
“Aku tidak akan melanggar perjanjianKu, apa yang keluar dari bibirKu tidak akan kuubah”
Mazmur 89:35
“Maka sekarang, sebentar lagi aku akan menempuh jalan segala yang fana. Sebab itu insaflah dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu, bahwa satu pun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu. Tidak ada satupun yang tidak dipenuhi”
Yosua 23:14
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Lembah Penentuan
Adakah kita berpikir nasib kita buruk? Atau adakah terlintas di pikiran kita beberapa nama kenalan yang memiliki nasib buruk?
Di dalam alkitab, terdapat 10 nama yang layak memperoleh predikat nasib terburuk. Tetapi dari 10 nama tersebut berakhir menjadi orang paling berbahagia.
Alkitab menceritakan seorang perempuan bernama Naomi. Ia kehilangan suami dan kedua anak laki-lakinya, sehingga ia hanya bersama 2 menantunya bernama Rut dan Orpa. Begitu pahitnya Naomi dengan kehidupan sehingga ia mengganti namanya dengan nama Mara yang berarti pahit.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Kekerasan Seorang Bapa
Dosa seringkali diartikan dengan melanggar perintah-perintah Tuhan. Dalam perjanjian lama, dosa berarti melanggar 10 perintah Tuhan dan memiliki banyak kata, misalnya avon, hamartia, resya dan masih banyak lagi. Dalam alkitab juga terdapat kata khatta’t yang berarti menyimpang, tidak tepat sasaran. Misalnya disuruh memanah 10 meter, tetapi anak panah mencapai 50 meter. Ini bukan hebat, bukan berhasil, tetapi dosa karena tidak tepat sasaran. Disuruh Tuhan melakukan 5 kali, tetapi dilakukan sebanyak 7 kali.
Hamartia dalam alkitab disebutkan sebanyak 147 kali bukan tanpa alasan. Tuhan benar-benar mau kita mengerjakannya dengan tepat dan tidak setengah-setengah. Kita tahu sasaran kita, tapi kita mengerjakannya tidak tepat seperti yang Tuhan mau, itu dosa.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Tuhan belum selesai
Hakim-hakim 13-16 bercerita tentang kisah seorang yang sangat kuat, bernama Simson. Tuhan menghendaki Simson menjadi nasir Allah, yaitu orang yang hidupnya dikhususkan bagi kehendak Tuhan. Visi ini diberikan sejak sebelum ia lahir. Dan demikian juga kita, Tuhan telah menetapkan masa depan yang penuh harapan pada setiap kita. Sejak dalam kandungan, Tuhan telah memiliki rencana besar dalam hidup kita. Untuk itu, kita harus menjaga hidup kita agar rencana Tuhan itu tidak terlewatkan dan digantikan oleh orang lain.
Simson memiliki kelemahan, yaitu pasangan yang tidak dapat ditundukan oleh siapapun juga, Kita punya kelemahan-kelemahan. Tapi akan menjadi masalah ketika kelemahan-kelemahan tersebut tidak dapat ditundukkan. Kita berfokus pada kelemahan tersebut dan tidak berfokus pada rencana Tuhan. Tuhan ijinkan Simson melakukan itu, karena Simson pun tidak mau melakukan kehendak Tuhan. Tuhan tidak merestui, tetapi Ia ijinkan. Dalam dosa yang dia lakukan, Tuhan masih memegang kendali dalam kehidupannya. Tuhan masih menginginkan hatinya. Tuhan pun demikian dengan kita. Rencana Tuhan adalah membawa kita dalam rencana kebenaran.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Menjadi Orang yang Menerima Janji Tuhan
Bacaan : Amsal 20:18, 27-28, 25
Tuhan mau mendidik umatNya untuk berdiri di atas janji-janji Tuhan. Yaitu janji akan membimbing dan menuntun anak-anakNya ke kemenangan dan segala janji-janji lainnya. Diangkat Tuhan, diselamatkan dan dipulihkan. Orang yang percaya kepadaNya adalah orang-orang yang dijanjikan anak-anakNya tidak akan meminta-minta. Ia adalah Tuhan yang tidak pernah berubah sampai selama-lamanya.
- Published in The Shepherd's Voice







