FORGOT YOUR DETAILS?

Sermons

Khotbah Ev. Evie Mehita : Perak Yang Ditolak

PERAK YANG DITOLAK
 
Sudah menjadi aturan dalam kalangan kekristenan, bahwa mengikut Yesus tidaklah semudah jalan tol yang bebas hambatan, melainkan adanya tantangan dan ujian, suatu pembentukan yang selalu mengarah pada perubahan yang berarti, suatu perubahan karakter.

Dari perjanjian lama hingga perjanjian baru, Allah selalu berulangkali menyebut mengenai perak, emas yang murni, pembentukan, pengujian dsb. Amsal 25 :4  berkata “Sisihkanlah sanga dari perak, maka kaluarlah benda yang indah bagi pandai emas”. Suatu hal yang sangat indah, Yesus telah menjadi pandai emas untuk memurnikan kita. Ketika kita membakar perak ataupun emas dengan temperatur yang sangat tinggi, maka akan muncul dipermukaan emas cair itu sesuatu yang dinamakan sanga, yaitu campuran-campuran emas yang menyebabkan emas itu tidak murni lagi.

(more…)

Khotbah Ev. Evie Mehita : Lagi Kangen Berat

LAGI KANGEN BERAT

Saudaraku, pernahkah kita merasa begitu rindu akan seseorang ? Bukankah tidak ada obat yang sanggup mengobati malarindu ini, selain dengan perjumpaan ? barulah dengan perjumpaan  yang akan menghapuskan kerinduan tadi. Seringkali kita lebih merindukan orang tua, sahabat, atau orang-orang yang kita kasihi di dunia ini ketimbang merindukan Allah. Dengan berbagai alasan, “Bukankah Allah itu tidak kelihatan, akupun tidak pernah berjumpa dengan-Nya, bagaimanakah mungkin aku bisa kangen pada-Nya ?”

Allah Bapa, Yesus Kristus dan Allah Roh Kudus memang tidak dapat kita lihat dengan mata kita tetapi roh kita yang melihat-Nya, merasakannya dengan indah. Suatu kerinduan kita kepada Allah tidak berasal dari daging ataupun jiwa tetapi sebenarnya rohmulah yang merindukan hadir-Nya. Jadi, banyak orang yang tidak menyadari kebutuhan rohaninya dan lebih memperhatikan apa yang kelihatan. Dengan berusaha tampil secantik dan setampan mungkin, menjaga image (JAIM), dan seringkali memakai topeng-topeng agar terlihat selalu suci, tanpa kita sadari, roh kita sedang begitu tersiksa, lapar, haus, dahaga yang tidak dapat dipuaskan dengan ke diskotik, atau SS, dan gemerlapnya dunia (Dugem).

(more…)

Khotbah Ev. Evie Mehita : Investasi Hidup

INVESTASI HIDUP

Pernahkan saudara membayangkan bagaimana jika anda tak punya waktu yang cukup lama lagi untuk anda hidup di dunia?? Saya pernah membayangkannya dan itu  membuat saya takut. Pada suatu hari, saat saya dan keluarga saya pergi ke luar kota, saya sedang asyiknya mendengarkan lagu-lagu dari walkman kecil saya. Di tengah perjalanan itu, entah kenap tiba-tiba hati dan pikiran saya dilingkupi oleh bayangan cerita yang tidak pernah saya harapkan. Saya membayangkan jika pada saat itu juga terjadi kecelakaan mobil yang saya naiki bersama keluarga saya dan kepala saya terpental menghantam sebidang besi di belakang saya, maka saya pasti terluka parah, atau jika tidak, otak kecil saya terganggu dan saya akan menjadi “gila”. Jika saya gila, saya tidak dapat kemana-mana, hanya dirumah, kuliahpun tak bisa, melayani juga tak bisa, hanya membuang waktu sia-sia.
Hati saya diliputi ketakutan dan kesadaran bahwa manusia itu memang hanyalah hembusan nafas dan seperti rumput di taman yang akan segera layu tanpa tahu badai apa yang dapat mencabutnya dari taman indah itu.

(more…)

GANDAR YANG TUHAN PASANG

Tampak seorang petani menarik kedua ekor sapinya yang sedang bekerja keras menarik kereta berisi penuh dengan hasil tuaian padi. Mereka beriringan berjalan menyusuri jalan-jalan kecil dari sawah, melewati jalan terjal penuh batu dan juga Lumpur basah. Sesekali si petani tua menarik tali yang menghubungkan kereta dengan gandar yang ada di atas lembu sapi tersebut, sehingga mau tidak mau keduanya berjalan sesuai dengan kemauan si petani, tanpa pemberontakan….

Nah!!! Setelah membaca cerita singkat di atas, kita memiliki gambaran mengenai hubungan kita dengan Tuhan yang lebih serius lagi!!!! Banyak anak Tuhan tidak menyukai jika harus membahas hubungan yang serius karena mereka tidak suka hubungan yang serius, tidak menyukai suatu kedalaman hubungan, karena mereka takut untuk terikat dan tidak bebas!!! Tanpa hubungan yang serius dan dalam dengan sesorang, bagaimana kita basa mengenal orang itu dan bagaimana kita bisa mencintainya dengan segenap hati?? Orang yang tak pernah mau serius dengan Tuan atau orang yang tak mau “terikat’ dengan-Nya, hanya menjadi orang yang biasa-biasa tanpa penyerahan total dan tanpa penundukan diri. Orang itu akan selalu mencintai dirinya sendiri dan takut untuk diatur oleh pribadi yang lain…

(more…)

BAHAYA !!!!
BAIT ALLAH DIINJAK INJAK !!!!!!

Saat saya membaca kitab Daniel pasal 7 sampai 12, ada banyak hal hal mengerikan dan menakjubkan yang akan terjadi dan sudah dan sedang terjadi hari hari ini. Apakah itu ?

Suatu rahasia Allah yang dimeteraikan sampai pada akhir jaman ini, ternyata dibukakan oleh Allah kepada umatNya yang dikasihi-Nya agar kita boleh waspada dan berhati hati akan keadaan di sekitar kita. Pada pasal 8 : 9- 12, dikatakan terjadilah bahwa bintang bintang dijatuhkannya kebumi dan diinjak injak oleh ‘si binatang’ yaitu iblis, bahkan terhadap Panglima Bala Tentara , dia menyombongkan dirinya, mengambil alih persembahan yang seharusnya hanya bagi Yesus Kristus Allah yang hidup, dan ini berarti bait Allah sedang diinjak-injak tanpa ampun !!! dan sangat mengerikan sekali di ayat 12 dikatakan bahwa apa yang dibuat oleh si jahat akan berhasil dan ia berani menghempaskan kebenaran dan menggantinya dengan kebenaran kebenaran yang palsu sama sekali !!!! ayat 24,25 juga berkata bahwa umat yang kudus akan dibohongi oleh akalnya, suatu penipuan besar besaran !!

(more…)

Khotbah Ev. Christin Jedidah : One in Harmony

ONE IN HARMONY (8 Feb 2009)

Masihkah saudara mengingat tentang pelajaran murid sejati? Menjadi murid sejati bukanlah suatu pilihan, tetapi suatu hal yang mutlak. Memiliki iman sejati, Yesus sebaga Tuhan dan Juru Selamat kita. Tuhan merindukan pertobatan sejati. Seperti Anak bngsu yang bertobat, dia kembali kepada Bapanya 180 derajat dan bukan hanya menyesal atas dosa-dosanya tetapi berbalik sungguh-sungguh pada Bapa.

Kunci sukses dalam Kerajaan Allah adalah PERUBAHAN

Perubahan seperti karakter Kristus yang semakin disempurnakan. Hari ini kita akan belajar bagaimana membangun hubungan dengan orang lain.
Kegagalan kita dalam membangun ubungan dengan orang lain berakibat sangat fatal dalam kehidupan kita. Seperti kegagalan membangun hubungan yang baik suami istri, beraibat perceraian, kegagalan hubungan antar orang tua dan anak akan mengakibatkan kepahitan, kekecewaan dan luka. Seperi seuah kisah pertobatan yang saya saksikan di televisi, karena hubungan orang tua dan anak yang buruk membuat sang anak jatuh dalam narkoba, dan mengalami kelainan s dengan binatang. Hal yang mengerikan!

(more…)

NYALAKAN PELITAMU SEKARANG (11 Januari 2009)

“Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”Lukas 8:16-18

Pernahkah motor anda mogok karena kehabisan bensin? Mungkin saudara masih bisa berjalan dengan motor itu tetapi snagat berat, karena tidak ada sumber energinya. Hari-hari ini saya terus diingatkan bahwa pelita kita harus menyala.
Pelita pasti membawa cahaya yang dapat dilihat, dinilai oleh semua orang sehingga orang-orang yang berada dalam kegelapan datang untuk mendekat kepada terang itu.

Sudah siapkah kita untuk dilihat dan menjadi teladan? Dalam cara bicara, tingkah laku kita, cara kita memilih pasangan, cara kita bergaul, cara kita beribadah dan bagaimana saat di rumah dan menghadapi masalah. Dunia pastilah melihat kita untuk menantikan Juru Selamat sejati dalam diri kita. Sebagai kakak-kakak rohani, ibu bapak rohani, kita juga lebih akan dinilai dan haruslah mejdi teladan yang baik buat semua orang. Ayat ke 18 diatas menjelaskan bahwa ini masalah kepercayaan dan kesetiaan dalam melakukan hal apapun juga yang Tuhan berikan. Dapat dipercaya, diandalkan, maka Tuhan akan menambahkan semua yang baik kepada kita. Tetapi harus ada harga yang kita bayar, jadilah pelita yang menyala!

Pelita dalam Perjanjian Lama dalam Kemah Suci berfungsi untuk menerangi Kemah Suci itu, yang meliputi kegiatan-kegiatan seperti pembasuhan (pertobatan/pentahiran), mesbah bakaran (korban bakaran dari hidup, waktu, uang, tenaga kita), mesbah ukupan wangi-wangian (puji-pujian), apalagi terdapat juga tabut Perjanjian yaitu kehadiran Allah sendiri. Tanpa pelita, semua tidak lengkap dan tidak akan terlihat. Pelita sangat dibutuhkan untuk menyinari semua kegerakan Allah dalam generasi ini!

(more…)

TOP