Khotbah Ev. Christin Jedidah : One in Harmony
Masihkah saudara mengingat tentang pelajaran murid sejati? Menjadi murid sejati bukanlah suatu pilihan, tetapi suatu hal yang mutlak. Memiliki iman sejati, Yesus sebaga Tuhan dan Juru Selamat kita. Tuhan merindukan pertobatan sejati. Seperti Anak bngsu yang bertobat, dia kembali kepada Bapanya 180 derajat dan bukan hanya menyesal atas dosa-dosanya tetapi berbalik sungguh-sungguh pada Bapa.
Kunci sukses dalam Kerajaan Allah adalah PERUBAHAN
Perubahan seperti karakter Kristus yang semakin disempurnakan. Hari ini kita akan belajar bagaimana membangun hubungan dengan orang lain.
Kegagalan kita dalam membangun ubungan dengan orang lain berakibat sangat fatal dalam kehidupan kita. Seperti kegagalan membangun hubungan yang baik suami istri, beraibat perceraian, kegagalan hubungan antar orang tua dan anak akan mengakibatkan kepahitan, kekecewaan dan luka. Seperi seuah kisah pertobatan yang saya saksikan di televisi, karena hubungan orang tua dan anak yang buruk membuat sang anak jatuh dalam narkoba, dan mengalami kelainan s dengan binatang. Hal yang mengerikan!
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Evie Mehita : Nyalakan Pelitamu Sekarang!
NYALAKAN PELITAMU SEKARANG (11 Januari 2009)
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”Lukas 8:16-18
Pernahkah motor anda mogok karena kehabisan bensin? Mungkin saudara masih bisa berjalan dengan motor itu tetapi snagat berat, karena tidak ada sumber energinya. Hari-hari ini saya terus diingatkan bahwa pelita kita harus menyala.
Pelita pasti membawa cahaya yang dapat dilihat, dinilai oleh semua orang sehingga orang-orang yang berada dalam kegelapan datang untuk mendekat kepada terang itu.
Sudah siapkah kita untuk dilihat dan menjadi teladan? Dalam cara bicara, tingkah laku kita, cara kita memilih pasangan, cara kita bergaul, cara kita beribadah dan bagaimana saat di rumah dan menghadapi masalah. Dunia pastilah melihat kita untuk menantikan Juru Selamat sejati dalam diri kita. Sebagai kakak-kakak rohani, ibu bapak rohani, kita juga lebih akan dinilai dan haruslah mejdi teladan yang baik buat semua orang. Ayat ke 18 diatas menjelaskan bahwa ini masalah kepercayaan dan kesetiaan dalam melakukan hal apapun juga yang Tuhan berikan. Dapat dipercaya, diandalkan, maka Tuhan akan menambahkan semua yang baik kepada kita. Tetapi harus ada harga yang kita bayar, jadilah pelita yang menyala!
Pelita dalam Perjanjian Lama dalam Kemah Suci berfungsi untuk menerangi Kemah Suci itu, yang meliputi kegiatan-kegiatan seperti pembasuhan (pertobatan/pentahiran), mesbah bakaran (korban bakaran dari hidup, waktu, uang, tenaga kita), mesbah ukupan wangi-wangian (puji-pujian), apalagi terdapat juga tabut Perjanjian yaitu kehadiran Allah sendiri. Tanpa pelita, semua tidak lengkap dan tidak akan terlihat. Pelita sangat dibutuhkan untuk menyinari semua kegerakan Allah dalam generasi ini!
- Published in Sermons
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Lingkunganmu adalah Pelayananmu
Yang banyak menjadi perdebatan sampai sekarang, dimana market place kita?
Apakah orang yang bekerja di “sekuler” tidak bekerja di ladang Tuhan?
Tuhan memang ingin kita pelayanan sepenuh waktu di Market place, tetapi mereka menjadikannya “permisi/ijin” untuk tidak melayani Tuhan, tetapi jika semua jadi fulltimer gereja, siapa yang akan berdampak di luar gereja? Semuanya perlu keseimbangan pemberitaan mengenai hal ini. Yang menjadi pokok masalahnya adalah banyak orang yang ada di dunia pekerjaan tetapi tidak tahu apa yang menjadi tujuannya bekerja. Ada yang dipanggil Tuhan memang di gereja, mereka menjadi orang-orang yang efektif, ada juga yang dipanggil di market place tetapi hidupnya dapat dipertanggungjawabkan. Saya gembala sidang yang memiliki market place, ada kalanya di awal pelayanan saya, saya merasa tertuduh. Ketika saya di fultimer gereja, saya juga merasa tertuduh hanya mendapatkan uang dari saya berbicara. Harus ada titik keseimbangan yang kita temukan antara keduanya.
Sebelum anda temukan panggilan kita, kita perlu belajar ayat-ayat ini. Matius 4 :18-25, Ayat 18, Simon dan Andreas ditemukan Yesus bukan di gereja, tetapi di market place mereka masing-masing untuk mencari kebutuhan hidup. Tuhan Yesus selalu mengatakan tinggalkan dulu market placemu, “ Mari ikutlah Aku, Kujadikan kamu penjala manusia”. Jika kita temukan sejarah, para murid Yesus juga bekerja, bekeluarga seperti Petrus, paulus juga membuat tenda yang dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Tetapi beebrapa murid memang tidak bekerja. Kita menemukan jiwa-jiwa bukan didalam gereja tetapi dluar, di tempat kita berada. Tuhan ingin kita “keluar” dulu dari tempat pekerjaan kita tetapi apa maksudnya? Kita lihat fakta yang terjadi, banyak orang yang lulus 3-4 tahun sebelum anda, belum memperoleh pekerjaan. Jika kita yang kuliah, mendapat IP yang kurang baik, apakah perusahaan mau menerima kita? Apalagi sebentar lagi perdagangan bebas dan perusahaan asing dan Indonesia dituntut untuk dapat memiliki kemampuan. Ada yang berusaha sungguh-sungguh tetapi tetap nilainya buruk, untuk hal ini saya percya ada rencana Tuhan di balik semua itu, mungkin Tuhan berikan jalan agar dia buat perusahaan sendiri. Ada juga yang nilainya baik tetapi tidak ada kemampuannya sama sekali.
Kita perlu ‘diculik” Tuhan dulu dalam market place kita untuk mencintai Tuhan terlebih dahulu. Jika kita belum mencintai Tuhan, mengenal kasih Tuhan, kita tidak akan dapat mengenalkan kasih Tuhan pada sesama kita. Seringkali ketika kita jatuh cinta, kita menjadi orang rohani dadakan. Saat kita “ diculik” Tuhan terlebih dahulu, mungkin kita perlu dipisahkan terlebih dahulu dari keluarga kita. Apakah ada orag tua yang begitu senangnya saat kita bekerja dan hampir semua uang kita diberikan pada Tuhan? Saya berdoa kepada Tuhan untuk anak-anak, minta hikmat untuk ambil keputusan. Ambil keputusan pada waktu yang tepat, seperti pohon durian, jika sudah waktunya, buahnya akan jatuh dengan sendirinya, tetapi jika kita tidak sabar dan menggoncang-goncangkan pohon itu, maka kita dapat terluka dari buah durian yang jatuh sebelum waktunya. Hati-hati dengan keputusan yang kita buat! Jika kita perhatikan, Yesus melayani berkeliling pada awal pelayanannya di Galilea yang merupakan market place dari murid-murid-Nya.
Ketika saya melayani Tuhan di market place saya dan mengetahui tujuan saya, saya tidak tertuduh lagi dan saya dapat mengenalkan Yesus pada mereka. Tapi ada kalanya saya tahu waktunya saya tinggalkan market place saya di dunia kerja, ke dalam dunia pelayanan gereja. Kita ini milik-Nya!. Masih ingat air HFH yang sudah kita doakan? Ada kesaksian pada saya saat jualan jamunya sepi, dia diberikan hikmat Tuhan untuk mencampuri jamu itu dengan air HFH dari tempat ini. Dan yang sakit kanker sembuh, diapun diberkati dan ditolong Tuhan. Lihat, dari tangan kita terjadi berkat. Kita perlu kuasa untuk mengusir iblis! Dulu, saat saya belum bertobat sungguh-sungguh, saya mendapatkan vision, saat saya melihat anak yang bernyanyi sungguh-sungguh buat Tuhan, di tangannya ada buah-buahan yang segar dan melimpah dari keranjangnya, tetapi ditangan saya, ada keranjangan dengan buah yang sedikit dan itupun sangat kering! Mengapa dia dapat memberikan buah-buahan yang begitu luar biasa?
Jangan curiga kepada Tuhan, atas keputusan-keputusan-Nya. Ternyata ketika kita taat, banyak orang yang berkata diberkati lewat market place dan pelayanan saya. Serahkan semuanya kepada Tuhan, kita dapat memberikan sekeranjang buah-buahan yang banyak dan segar.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Mabuk Cinta
Saudaraku, hari-hari ini adalah hari-hari yang ajaib dan membahagiakan bagi saya. Saya menjadi mabuk oleh cinta-Nya Tuhan. Semuanya tampak berbeda, kita akan memandang dengan cinta dan menikmati cinta Tuhan lebih dalam lagi. Kemarin saya bercerita juga bahwa Tuhan mau bawa kita ke taman bunga-Nya Tuhan, taman yang penuh cinta. Kemudian menjadi taman buah-buahan dan banyak dari kita yang melahirkan bayi-bayi kebangunan rohani. Saya melihat di taman bunga itu banyak yang layu, tetapi ketika kita sirami dengan cinta, keajaiban terjadi! bunga-bunga itu bermekaran, sangat semerbak dan sangat indah!
Mari kita memuji Tuhan dengan segenap hati kita!! Tuhan merindukan pujia-pujian dan tarian kita yang terbaik.
Semalam saya bermimpi kita semua menari di taman bunga itu, ada banyak penari dan semua menari dengan cinta. Mari kita sukakan hai Tuhan dengan cinta dan nyanyian, tarian kita yang terbaik!
Yesaya 30:15 mengatakan “ Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Bagaimana agar mengalami cinta Tuhan, dimabuk oleh cintaNya? Kita dapat mengalami cintaNya dengan kita Tinggal diam didalam hadiratNya, dalam kasihNya, tinggal tenang dan tetap percaya kepadaNya.
Yesaya 30: 18 juga mengatakan kerinduan hati Tuhan kepada kita semua. Sebenarnya Tuhan terlebih rindu untuk memulihkan dan menunjukkan kasih sayangNya yang besar. Dia rindu kita mengalami cintaNya dan pemulihan-Nya yang indah.
Dalam Kitab Kidung Agung 5 :1 mengatakan suatu rahasia cinta yang indah
“Aku datang ke kebunku, dinda, pengantinku, kukumpulkan mur dan rempah-rempahku, kumakan sambangku dan maduku, kuminum anggurku dan susuku. Makanlah, teman-teman, minumlah, minumlah sampai mabuk cinta! “
Saya rindu saat Dia datang menjumpai hati kita, Dia menemukan taman bunga yang indah dalam hati kita, Dia dapat menikmati cinta kita. Setelah itu kita akan berbuah-buah bagiNya! Tempat ini akan menjadi kebun Tuhan yang indah dan penuh cinta yang dapat dinikmati Tuhan dan sesama. Mari kita dalam minggu ini berdoa, ambil waktu pribadi dengan Tuhan secara khusus, dan berdoa, agar kita semua keluar dari lembah kekelaman kita dan masuk dalam taman bunganya Tuhan.
Mazmur 23
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Mengubah Gen Jahat Dalam Diri Kita
MENGUBAH GEN JAHAT DALAM DIRI KITA (4 Januari 2009)
Amsal 8:30 -31 aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya; aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.
Kapasitas. Pernahkah anda merasa kita sudah bekerja begitu rupa tetapi hasilnya hanya gitu-gitu saja? Mungkin tabungan kita, nilai kita, atau dalam segala hal. Kapasitas berbicata tentang wadah. Jika wadah yang kita punya 1 liter, maka seberapapun banyak air yang diberikan pada wadah itu, akan tetap sama saja, yaitu 1 liter. Dalam diri setiap kita, terdapat gen-gen jahat yang masuk dalam hidup kita akibat celah-celah dosa, mungkin itu karakter kita, pikiran jahat atau kebiasaan yang buruk. Tahun 2009 ini, Tuhan rindu kit semua mencapai pencapaian-pencapaian tertinggi dalam hidup kita. Untuk kita kita perlu mengubah gen-gen jahat itu dalam diri kita masing-masing dan juga melepaskan kutuk keturunan, selain itu marilah di tahun ini juga, kita buka hati kita untuk pembaharuan dan melakukannya bukan dengan kapasitas di mulut saja.
Bagaimana cara mengubah gen jahat tersebut?
1. Jangan terlalu takut melangkah. Seorang yang mendirikn rumah, tidak mungkin terlalu memikirkan semua kemungkinan di masa depannya, kamar untuk anak, untuk cucu, dan lain sebagainya. Karena jikalau demikian rumah itu tidak akan pernah jadi. Janganlah terlalu banyak dipikir dengan ketakutan, lakukn saja! Selangkah demi selangkah Tuhan pasti menolong kita.
2. Minta Tuhan ubah sikap hati kita. Tuhan tidak menciptakan kita sebagai pecundang dan orang yang kalah, Dia menciptakan kita sebagai pemenang! Menjadi pemenang adalah selalu mencoba dan berusaha, selalu mendapat kekuatan yang baru untuk melangkah kembali.
3. Belajar dari penciptaan awal manusia. Dalam amsal 8:21-36 menceritakan kedasyatan Tuhan dalam penciptaan. Saya percaya jug bahwa sebelum kita dilahirkan ke dunia, kita berada bersama Dia di Surga, menjadi kesenangan-Ny. Tuhan mengutus kita ke dunia dengan otoritas sehingga kitapun punya kuasa. Penelitian juga meneguhkan bahwa mulut kita berkuasa, seperti air yang didoakan dan yang yang tidak. Terbukti air yng didoakan memiliki molekul yang sangat baik bhkn ikan dapat bertahan hidup lebih lama di air tersebut. Demikian juga bagi yang berdoa, molekul darahnya membentuk seperti “hati” yang indah sedngkan bagi yang tertekan, molekul darahnya menjadi bertolak belakang satu sama lain.
4. Sadari panggilan dan tujuan hidup kita. Menjadi anak Raja.
Saudara, kasih Tuhan bagaikan air. Sekecil apapun celah, maka air itu kan masuk dan dapat meruntuhkan apapun. Biarlah Tuhan akan memperbesar kapasitas hati kita untuk menerima banyak lawatan dan penuaian. Selain itu ijinkan Tuhan menjebol hati kita sehingga kita dapat mengalami kasih dan kuasa-Nya yang lebih besar. Bukalah hati kita, Dia sedang menunggu untuk memenuhi setiap hati kita dengan kasih-Nya. Kapasitas berbicara bukan hanya masalah gedung untuk menampung jemaat yang banyak, tetapi kapasitas hati kita. Jika kapasitas hati kita hanya untuk 5 jiwa, bagaimana Tuhan bias memberi 1000 jiwa? Jangan bermental seperti bangsa Isral yang menyukai perbudakan asal bias makan kenyang. Sekalipun Tuhan mau bawa ke Tanah Perjanjian, tetap saja mentalnya mental Mesir.
Mari kita semua tahun ini menjadi tak terbatas, menembus batas-batas kapasitas kita, dengan mengalahkan setiap gen jahat yang ada pada diri kita, perintahkan tubuh kita dan mulut kita memiliki kuasa. Tuhan Yesus memberkati.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Nasib Atau Takdir
Bisakah nasib atau takdir diubah? Suatu pertanyaan yang mungkin ada di benak banyak orang. Seringkali manusia memikirkan yang buruk kepada Tuhan. Mereka berpikir jika Tuhan selalu jahat dan merancangkan yang buruk. Seperti ketika dulu saya kehilangan nenek yang sangat saya sayangi, dan pada waktu itu saya belum bisa menerima apa yang namanya mujiat, kesembuhan yang dari Tuhan. Akhirnya saya tahu, mereka yang telah meninggal mendahului kita dalam Tuhan, maka mereka akan menjadi saksi-saksi bagaikan awan-awan yang mengelilingi kita. Mungkin itu orang tua kita, nenek, siapa saja dalam hidup kita, akan menjadi saksi dalam kehidupan kita.
Percayalah saudara, kehidupan kita sekarang akan menentukan kehidupan kita nanti di Sorga. Bukankah kehidupan Sorga yang harus kita kejar? Bukannya kehidupan yang di dunia ini. Takdir dan nasib kita bisa diubah. Apa itu takdir? Takdir yang dari Tuhan tidak bisa diubah. Takdir yang dari Tuhan adalah kita memasuki Kerajaan Sorga, menjadi penakluk bumi, bangsa yang terpilih, menjadi saksi-saksi Kristus. Mengapa ada “takdir” yang buruk? Karena kita suka mengutuki diri sendiri, ada sikap hati yang tidak mau diubah, penuh kepahitan.
Sebagai orang percaya kita memiliki otoritas, kuasa, untuk membuka pintu Sorga dan mengambilnya kealam nyata ini. Kunci untuk membuka Sorga untuk mengalirkan kuasa Sorga ke bumi tetapi yang menjadi masalah adalah kita yang tidak mengerti bagaimana cara menggunakan otoritas itu. Nasib kita bisa diubah oleh iblis.
Bagaimana caranya agar kita dapat mengubah nasib dan takdir kita sesuai kehendak Tuhan yang terbaik?
1. Belajar menyelesaikan masalah demi masalah dalam hidup kita
Berani menghadapi masalah kita, membereskan masalah kita dengan kekuatan dari Tuhan
2. Sikap hati yang harus diubah
Sikap hati yang baik akan menghasilkan buah yang baik pula. Dalam hidup ini, kita memang tidak dapat memilih kita akan menjadi apa, menurut pikiran kita tetapi Tuhan tahu yang terbaik.
3. Bertekun dalam panggilan Tuhan
Agar hidup kita dapat berjalan sesuai dengan rencana Allah, maka kita perlu berjalan dalam jalan panggilan kita.
4. Menggunakan tenaga kuasa dari Tuhan yaitu doa kepada Tuhan
Dalam mimpi yang pernah saya lihat, di Sorga, ada pintu gerbang yang sangat besar dan dijaga oleh malaikat. Jika awan-awan saksi itu sudah banyak, cawan Tuhan penuh, yaitu doa kita, maka pintu itu dapat dibuka dan sungguh dasyat, ada jantung, hati, kaki, dan semua organ tubuh yang baru. Kita dapat memindahkan kekayaan Sorga dengan doa.
Bagaimana agar api kita bertambah besar, maka kita harus menjadi saksi Kristus. Tuhan sudah muak dengan kondisi gereja akhir jaman ini, dan Tuhan menghendaki kemurnian gereja-Nya di akhir jaman. Kita telah menerima janji dan nubuatan yang besar, kita akan menambil tudung dan urapan yang tidak efektif untuk dapat kita pergunakan bagi kemuliaan-Nya.
Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Shane – Rahasia Hati Seorang Anak (Road To Revival)
Pelajaran hakekat hati seorang anak:
1. Anak selalu rindu kembali kepada Bapanya (Matius 19:13-26)
Seorang anak pasti ingin dekat dengan ayahnya. Seperti anak yang hilang, walaupun dia terhilang begitu lama dan jauh dari ayahnya yang mencintainya. Saya percaya dalam hatinya yang terdalam, dia merindukan untuk pulang ke rumah ayahnya.
2. Seorang anak ingin melakukan yang terbaik bagi orang tuanya
Jika kita konseling, kita sering berkata “Kak, tolong mengerti aku..”, Saudaraku, Tuhan telah mengerti setiap diri kita, tetapi yang menjadi pokok masalah, kita tidak mungkin hidup dalam kondisi yang minta terus dikasihani terus oleh Bapa kita!
Story : Ada seorang anak ingin memberikan yang terbaik bagi orang tuanya. Kisah seorang ayah pemanjat tebing , mati karena kesalahannya dalam aktifitasnya memanjat tebing. Sedangkan anaknya memiliki cacat tulang belakang. Anaknya memakai tangan untuk berjalan. Apa yang dilakukannya saat ayahnya meninggal dunia? Untuk membuktikan cintanya pada ayahnya, dia memanjat tebing dengan kedua tangannya, sampai akhirnya dia sampai dipuncak gunung dan sampai di puncak, dia mengeluarkan selembar kertas, “papa.. aku naik ke puncak gunung ini, dan aku akan menyelesaikan pekerjaanmu.. karena aku mengasihi papa. ..”
Apakah ada anak yang sengaja memberikan nilai jelek pada papanya supaya papanya menjadi marah? Jikapun ada, saya percaya berarti anak itu sedang mencari perhatian dari papanya. Ada yang mencari perhatian dengan cara yang benar, ada juga dengan cara yang salah.
Hahekat seoranga akan adalah rindu diperhatikan oleh ayahnya. Ada orang yang tidak pernah menjumpai ayahnya selama hidupnya, saya percaya dalam hatinya yang paling dalam dia pasti merindukan kehadiran ayahnya “ Dimana ayahku berada?! kalau ketemu akan kupukul, kutampar, setelah itu aku akan peluk dia dan berkata “Mengapa kau tinggalkan aku? Aku cuma ingin tahu…” kesedihannya begitu dalam karena kerinduannya kepada ayahnya. Seorang anak pasti ingin membuat kebangaan di hati ayahnya.
Story : Ketika saya pelayanan kunjungan di Rumah Sakit sewaktu SMA, disana ada seorang anak yang baru saja ditinggalkan papanya untuk selamanya. Semuanya menjadi sedih dan menangis, tetapi saya tidak bisa lupakan waktu itu, ada satu anak yang menangis dengan sangat keras dan meraung-raung pada ayahnya. Dia berteriak “Pa, kembali papa! jangan mati, aku belum bisa menunjukkan siapa sebenarnya diriku padamu! Aku belum membanggakan hatimu! Jangan mati dulu, pa!!” dia menjadi kalap di Rumah Sakit itu kemudian diantar keluar oleh kakaknya. Diluar ruangan itu, dia dorong kakaknya dengan keras dan berteriak sambil menangis “Kamu sudah pernah buat papa bangga, tapi ..tapi aku belum pernah buat papa bangga! kamu dak ngerti!”.
Saudaraku, Apakah anda sudah membuat ayah anda di bumi dan di Sorga bangga?
Story : Anak muda yang kaya raya dalam Alkitab menjadi begitu sedihnya saat menjumpai Yesus, dia tidak bisa merelakan hartanya demi mengikut Yesus, dan dia pergi dengan kecewa. Dia bukan pada Tuhan, tetapi pada dirinya sendiri karena begitu banyaknya dia terikat dengan dunia ini dan tidak dapat memberikan seluruhnya yang terbaik pada Bapa di Sorga. (Matius 19: 16-22)
Seorang anak selalu rindu menjadi kebanggaan ayahnya dan rindu memberikan yang terbaik bagi Bapa. Jangan biarkan ikatan apapun menghalangi kita untuk memberikan yang terbaik bagi Bapa kita di Sorga.
3. Ketika dia yakin dan mengerti bahwa ayahnya mencintainya, dia akan lakukan segalanya buat ayahnya.
Story : Dia lima bersaudara dan anak yang bungsu. Seorang ayah pasti ingin memberikan warisan kepada anak-anaknya, entah itu adalah ayah yang baik atau buruk. Dan ketika anak bungsu ini berkata pada papanya “Pa, aku ingin jadi direktur di perusahaan papa, aku kan orang yang lulusannya bagus dan lebih cerdas dari kakak-kakak..” Tetapi yang terjadi, ayahnya tidak memberikan perusahaan itu pada anak bungsunya. Sebelum meninggal, Ayahnya menuliskan surat wasiat pada anak bungsu itu “Nak, sebelum kamu memimpin perusahaan, belajarlah untuk rendah hati terlebih dahulu..”
Tidak ada seorang Ayahpun yang ingin menyakiti anak-anaknya. Tetapi dosa, beban, ikatan yang membuat sang Ayah terpaksa melakukan apa yang menyakiti kita, kadang itu terjadi diluar akal sehatnya sebagai manusia biasa.
Saudara, ada anak yang begitu menarik hati bapaya. Apakah kita menarik hati Bapa kita dengan cara yang negatif atau dengan cara yang Dia sukai? Hari ini Bapa rindu kita menjawab tantangan dari sorga…
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Recovery Your Life
Kejadian 25:19-34 dan Kejadian 27:1-29, menceritakan tentang Esau dan Yakub, saudara kembar yang sangat berbeda dari Ishak. Esau yang sulung, suka tinggal di padang, berburu dan berbulu, sedangkan Yakub adalah oang yang suka tinggal di kemah dan berkulit licin. Kita tahu kisah ini dimana Esau menjual hak kesulungan kepada adiknya Yakub hanya demi semangkok kacang merah. Pada akhirya Yakublah yang menerima hak kesulungan itu dan berkatnya, sedangkan Esau tidak menerima yang terbaik.
Seringkali banyak anak Tuhan yang hidupnya belum dipulihkan karena tidak dapat menerima hak kesulungan yang dijanjikan Tuhan. Hak kesulungan itu sangatlah penting dan kita semua adalah anak sulung Tuhan, tapi seringkali kita merasa sebagai anak bungsu. Kita dapat menjual hak kesulungan dengan tergoda dengan kacang merah atu nafsu yang rendah, tergoda dengan kenikmatan sementara. Hak Kesulungan akan membuat hidup kita sebagai anak Tuhan yang menerima hak dan janji Tuhan, kita akan mendapatkan hidup yang maksimal.
Bagaimana agar hak kesulungan itu dapat kita peroleh sehingga hidup kita dipulihkan?
1. Jangan jual hak kesulungan kita dan raihlah berkat kesulungan
Syarat untuk menerima hak kesulungan itu adalah cukup secara usia, dewasa rohani dan siap diberkati. Jangan mengambil berkat kesulungan itu sebelum waktunya. Yakub mengambil hak kesulungan dari Esau dengan kerelaan Esau sendiri menjual hak kesulungan itu. Akibatnya Yakub mendapat banyak keberuntungan, tanah-tanah dan harta Laban menjadi miliknya. Perjanjian berkat Abraham menjadi miliknya. Bagaimana nasib Esau, dia hanya mendapatkan yang sisa-sisa dari berkat kesulungan.
Kita harus merebut hak kesulungan kita, hak yang ditentukan Tuhan sebagai anak-anak Bapa yaitu dengan cara berjalan di jalan Tuhan.
2. Terimalah kasih Tuhan
Hanya orang-orang yang dekat dengan Bapa yang akan menerima hak kesulungan itu. Kasih Tuhan adalah kasih Bapa yang menyembuhkan dan memulihkan kita. Bapa selalu menemani kita disaat-saat yang sulit dalam hidup kita. Seringkali kita mendambakan gambaran Bapa yang idal dan sempurna, yang mengasihi dan mendukung kita, saat kita gagal dia datang untuk memeluk kita. Beranilah bermimpi memiliki Bapa yang sempurna itu, karena Bapa di Surga telah menjadi Bapa yang sempurna buat kita.
3. Berjalan dalam rencana Allah
Untuk mendapatkan hak kesulungan itu yang membuat hidup kita dipulihkan juga, maka kita harus mau berjalan di dalam rencana Allah yang sudah Tuhan tetapkan buat kita. Bagi teman-teman yang hendak lulus kuliah, pesan saya taruhlah cita-cita kita dibelakang dan pengharapan kita di depan. Dengarkan suara Tuhan untuk apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.
4. Dengan segenap hati, memulai kembali dengan benar
Tuhan selalu memberikan kesempatan baru buat kita untk memulai kembali dalam kegagalan-kegagalan yang pernah kita alami. Mulaila kembali dengan benar, dengan segenap hati kita untuk melakukan yang terbaik untuk Tuhan kita.
Segala hal yang terbaik sudah Tuhan tentukan bagi kita yang maenerima hak kesulungan itu, embun bagi jiwa kita maupun embun atau berka bagi lading-ladang kita, pekerjaan dan studi kita. Kit akan menjadi pemenang dan bahkan orang yang memberkati kita akan turut diberkati, orang yang mengutuk kita akan dikutuk juga. Bukankah ini berkat yang luar biasa? Dan itu menjadi hak anda.
Jika kita dapat menggunakan hak kesulungan yang Tuhan berikan, maka kita akan memenangkan jiwa-jiwa tanpa rasa penuduhan dan dapat melayani dengan kuasa Allah.
Ambillah hak itu dan pergunakanlah hak kesulungan anda dengan baik. Jangan menolak jika Tuhan hendak mengangkat hidup kita dan mempercayai hidup kita lebih dari sebelumnya. Tuhan Yesus memberkati.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane – Perjanjian Baru
Jemaat Tuhan, selalu ada perjanjian baru ketika perjanjian lama tidak diperlukan lagi atau waktunya sudah habis. Tuhan perintahkan pada saya dan jemaat untuk menerima Perjanjian baru karena yang lama sudah berlalu Waktu saya kuliah saya mendapat Perjanjian Baru dari Tuhan bahwa Dia akan memulihkan keluarga, tetapi ikutlah saya harus mengikut Tuhan.
Apa saja yang harus dilakukan agar memperoleh Perjanjian Baru?
Saya mengawali Perjanjian Baru ini dengan sebuah kata Perjanjian Doa. Setiap kita pasti pernah berdoa walau kadang doa itu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Tanpa doa kita tidak dapat membuka Perjanjian Baru itu. Peran serta doa sangat penting, apa yang diikat di bumi akan terikat di surga. Tempat ini Tuhan nyatakan bahwa kita mendapatkan 7 kunci untuk melakukan Kebangunan Rohani. Ketika pintu Kerajaan Allah dibuka maka Hades juga terbuka karena iblis tidak suka dengan hal ini.
Ada kata-kata hamba Tuhan yang mengatakan, jika orang tidak punya panggilan hidup lagi, maka dia tidak pernah lagi berdoa. Doa adalah sebuah hubungan sehingga kita mengerti isi hati Tuhan. Ketika saya tidak berdoa, membuat saya tidak lagi bergairah dalam memimpin jemaat dan panggilan Tuhan. Kita harus lepas dari perangkap iblis, dalam bidang film, main games dan lain sebagainya. Kita harus melepaskan diri kita semua ikatan dunia ini.
Doa adalah kekuatan yang dasyat yang dimiliki manusia seperti halnya juga orang tua yang mendoakan anaknya akan sangat berkuasa. Doa dapat menjadikan semuanya lebih mudah dan cepat. Dengan doa kita juga akan makin serupa dengan Kristus, disempurnakan tiap hari. Mari kita belajar mulai untuk berdoa.
Tahap pertama dimensi doa : Membangun hubungan dengan Yesus.
Membangun hubungan dengan Tuhan kapan saja dan dimana saja. Saya himbau seluruh jemaat untuk memulai membangunnya agar Perjanjian Baru dapat terjadi dalam hidup kita. Bagaimana caranya? Investasikan waktu kita 10-20% dari waktu kita untuk berdoa. Maka pikiran kita akan dibuat-Nya mengerti rencana dan panggilan Tuhan.
Tahapan kedua dimensi doa : Tahapan Pasukan kecil
Kita tidak boleh tinggal dalam dosa, sebab doa orang yang benar sangat besar kuasanya. Dalam hal ini kita akan dilatih doa oleh Tuhan, untuk berperang. Matius 12:28 – 29. Di tiap kebangunan rohani membutuhkan kehidupan doa yang radikal, bukan kelompok doa yang radikal. Untuk mengikat orang kuat (penguasa kegelapan) memerlukan tali yang kuat yaitu Firman Allah, jadi pendoa tanpa pengetahuan Firman Tuhan yang kuat, maka akan seperti dukun. Firman itu akan lebih kuat jika kita berpuasa yaitu pengorbanan.
Tahapan selanjutnya adalah menjadi Prajurit Tuhan
Disini kita dapat mulai mengalahkan jajaran pemerintahan iblis yang dasar.
Wahyu 5 :9 Menerima nyanyian baru berbicara tentang kemenangan setelah peperangan yang sangat dasyat. Di tempat ini juga saya percaya akan mengalami nyanyian-nyanyian baru juga.
Saya mendapat visi, ketika saya berdoa untuk keluarga dan tudung. Tuhan berkata “Akan ada waktu di tempat kamu, setiap air yang didoakan di tempat ini akan menjadi air kesembuhan”. Ketika Healing From Heaven, begitu banyak kesaksian yang terjadi bahkan sampai hari ini kaset-kasetnya masih digandakan dan memberkati. Ketika seseorang tidak punya uang, anaknya sedang sakit kelumpuhan dan ketika dia mendengar kaset HFH itu, anaknya esoknya disembuhkan!.
Jemaat Tuhan, miliki hubungan yang dekat dengan Tuhan maka doa itu akan sangat besar kuasanya. Bulan ketiga ini isilah dengan doa. Suatu saat seluruh bangsa dan kota ini akan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Orang yang membangun hubungan dengan Tuhan, maka akan diberitahukan-Nya rahasia-rahasia-Nya.
- Published in The Shepherd's Voice