SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • Sermons
  • Archive from category "Sermons"
  • Page 15
26 October 2026

Category: Sermons

Khotbah Ev.Evie Mehita – Perzinahan Rohani

Wednesday, 23 June 2010 by Tim
PERZINAHAN ROHANI
(Juni 2010)

Taukah kita akan arti hadirat Allah dan pentingnya hadirat Allah dalam hidup kita?? Seringkali manusia kurang bisa menghargai hadirat Allah. Bagaimana hubungan kita dengan Allah hari-hari ini? Adakah lawatan atau hadirat Allah dalam kamar-kamar doa pribadi kita atau hari-hari ini hati kita sedang tawar atau hambar dengan Tuhan? Ketika hati kita hambar, jangan biarkan hal itu berlama-lama tinggal dalam hati kita. Hadirat Allah berbicara tentang hubungan Allah dengan kita dan itu merupakan hal yang sangat penting dalam hidup kita. Ketika hubungan kita dengan Allah baik maka kasih Allah akan mengalir sempurna dalam hidup kita dan itu yang akan menguatkan kita untuk berjalan dalam panggilan Allah dan mengikuti kehendak Allah yang sempurna dalam hidup kita.

Jika hari-hari ini hubungan kita dengan Allah kurang baik maka mari kita perbaiki hal tersebut, karena yang dikejar Allah dalam kehidupan manusia adalah hubungan kita dengan Dia. Ketika kita meninggikanNya maka Tuhan akan menyatakan lawatan dan hadiratNya. Mari saudara kita juga mengejar hubungan yang semakin hari semakin intim dengan Allah baik ketika kita digereja maupun di  kamar pribadi kita. Ketika di gereja, mari kita belajar mempersiapkan diri sebelum kita berangkat ke gereja. Mari kita belajar bukan hanya terus kita memikirkan apa yang akan kita dapatkan dari Tuhan saat ke gereja tetapi mari kita pikirkan apa yang dapat kita berikan untuk Bapa kita yang sangat mengasihi kita.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Evie Mehita – Membangun Kembali “Tembok Yang Runtuh”

Thursday, 03 June 2010 by Tim
Membangun Kembali ”Tembok Yang Runtuh”
(Maret 2010)

 

Saat kita datang beribadah kita pasti ingin menikmati persekutuan dalam hadirat Tuhan, kita pasti menginginkan tempat ini menjadi rumah kesukaan Tuhan. Saudaraku, kalau kita mau Tuhan datang dan bertahta atas tempat ini, maka kita harus mempersiapkan diri kita. Untuk kedatangan tamu kehormatan kita pasti akan mempersiapkan segala sesuatunya memberikan yang terbaik apalagi Tuhan kita, Raja atas segala raja. Dalam bahasa Ibrani yang diterjemahkan sebagai “kemuliaan” adalah kata “Kabod” yang berarti berat atau kemegahan yang berat. Untuk sesuatu yang berat kita harus mempersiapkan, membangun tempat yang tepat saudara. Saya percaya, Allah tidak hanya menginginkan kunjungan-kunjungan sementara atau lawatan spektakuler semetara seperti yang biasanya dicari umat Tuhan, tetapi sebenarnya Ia ingin bertahta, tinggal tinggal dalam persekutuan dengan umatNya. Ketika Ia datang di tempat ini Tuhan selalu mencari apakah umatNya mempersiapkan/membangun kursi pujian-penyembahan yang cukup kuat untuk kemuliaanNya yang berat, “kursi” tempat Ia duduk bertahta dalam kemuliaanNya. Sayangnya, dalam banyak sekali kunjungan, Tuhan kita hanya sampai berdiri di depan pintu mencari di seluruh ruangan namun tidak dapat tinggal bertahta di tempat itu karena tak ada “kursi” yang dipersiapkan untukNya. Ini teguran kasih bagi kita saudara, kalau mungkin selama ini kita, jangankan mempersiapkan “kursi” dimana Tuhan dapat duduk bertahta mungkin saja untuk suatu lawatan pun kita belum siap.
Saudaraku, kalau fondasi tempat ini, hati kita semua umatNya tidak cukup kuat (ini bukan hanya berbicara untuk suatu lawatan saja) untuk sesuatu yang dari Tuhan, maka kita tidak akan bisa bertahan/ mempertahankan itu. Kita harus benar-benar memperhatikan fondasi hati kita begitupun fondasi persekutuan kita saudara. Kadang kita perlu membiarkan dan bersama Tuhan membongkar fondasi lama kita yang rapuh dan kemudian membangun fondasi yang kuat dan teguh. Berbicara tentang membangun fondasi, membangun tembok-tembok kehidupan kita yang hancur kita bisa belajar dari Nehemiah. Ketika tembok Yerusalem dibongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar, Nehemiah berkabung dan berjuang untuk membangunnya kembali dalam pimpinan Tuhan. Saudara saat hidup atau harapan kita mungkin hancur apa yang akan kita lakukan? Ketika seolah-olah fondasi tembok harapan kita hancur, maka kita harus dan dapat membangunnya kembali bersama Tuhan.

“Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan,datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem.Kata mereka kepadaku: “Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.” (Neh 1:1-3)

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Evie Mehita – Perkara Yang Dibenci Tuhan

Wednesday, 26 May 2010 by Tim

PERKARA YANG DIBENCI TUHAN

Sudah berapa lamakah kehidupan kekristenan kita? Apakah kita sudah mengenal Tuhan Yesus dengan baik. Ada orang yang baru mengenal Tuhan 1 tahun dan dia begitu dekat dengan Tuhan lebih dari orang yang sudah mengenal Tuhan selama 10 tahun. Tingkat pengenalan seseorang terhadap Tuhan ternyata tergantung dari kedekatan yang dibangun dengan Tuhan. Jika kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan kita pasti kita memiliki kerinduan untuk selalu dekat denganNya. Ketika kita mengasihi sesorang pasti kita inginmengetahui hal-hal apa saja yang menjadi kesukaan ataupun yang tidak disukai orang tersebut. Demikian pula halnya dengan Tuhan. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang hal-hal apa saja yang tidak disukai oleh Tuhan. Dalam Amsal 6:16-19 disebutkan ada 7 hal yang dibenci oleh Tuhan,yaitu mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

 

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Message – AKU BERMIMPI..(Nyata)

Tuesday, 18 May 2010 by Tim
AKU BERMIMPI

Ps Daniel Shane menceritakan kepada kami mengenai mimpi dan pengalamannya baru-baru ini. Saya rasa sangat perlu membagikan makna-makna penting dari mimpi itu, sebab Tuhanpun masih dapat berbicara kepada kita lewat segala macam cara, termasuk dengan mimpi.
Sahabat saya mendapatkan suatu pesan dari seseorang yang dikenalnya, yang memang dapat dipertanggungjawabkan perkataan dan rohnya. Orang tersebut memberikan banyak teguran dan juga berkata bahwa malam itu, sahabat saya akan mendapatkan sebuah mimpi. Dan benar, malam hari itu dia bermimpi…

Saya melihat pasukan Tuhan, begitu banyak sedang terkapar tidak berdaya. Banyak yang snagat terluka, ada yang buta, ada yang pincang, dan kondisinya sangat mengerikan. Mereka memiliki pedang di tangan mereka tetapi mereka tidak dapat menggunakannya karena terlalu lemah, mereka memiliki kunci atas penjara mereka, tetapi tidak mau menggunakannya. Pasukan Tuhan begitu banyak yang terluka, ini terjadi dimana-mana, banyak juga gereja-gereja yang mengalami kesakitan, sehingga waktu-waktu kita untuk berperang, akan dihabiskan untuk mengobati sesamanya, sedangkan peperangan masih terus berjalan. Seorang panglima dari pasukan itu berteriak ”Bangkit, hai pahlawan Allah!! Bangkit!!” tetapi mereka terlalu lemah untuk meresponi panggilan itu. Suara sangkakalapun tidak mereka tanggapi karena mereka sangat kesakitan dan terus mengerang. Akhirnya panglima perang itu dengan berlutut dan hanya memakai jubah kerendahan hatinya, dia membisikan kata-kata yang nyaris tak terdengar….” Engkaulah anak sulung-Ku Efraim, setiap kali aku menghajar engkau, tak putus-putusnya aku terkenang padanya..Akulah yang membungkuk dan memberikan engkau makan, masakan engkau jatuh dan tidak bangkit lagi?” Setelah dia berbisik, dia menangis dengan sangat, dan air matanya membanjiri area peperangan itu. Secara ajaib, orang-orang yang lemah dan tak berdaya itu meminum sungai air mata itu dan mereka menjadi sembuh.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Evie Mehita – GELOMBANG PEMBASUHAN ROH KUDUS

Tuesday, 18 May 2010 by Tim

GELOMBANG PEMBASUHAN ROH KUDUS

 

”Buat apa kita menantikan Roh Kudus lagi? Bukankah roh-Nya sudah datang di antara kita dan diam bersama kita? ” Mungkin pertanyaan semacam itu ada di benak beberapa orang yang menerima undangan untuk doa malam penantian Roh Kudus selama 10 hari di loteng Yerusalem ”masa kini”.

Mengapa Masa Pencurahan Roh Kudus menjadi begitu penting untuk kita lakukan dan nantikan bersama? Saya rasa bukan karena kita sedang tidak yakin apakah Roh Kudus ada dalam diri kita, tetapi kadang Tuhan sedang membuat suatu agenda berulang yang merupakan kairos atau momentum bagi anak-anak-Nya di bumi.

Suatu peneguhan pewahyuan yang didapatkan pemimpin dan rekan saya, Ps Daniel Shane, mengatakan bahwa hari- hari ini dia mendapatkan bahwa akan ada Gelombang Pembasuhan Roh-Nya yang terakhir. Mengingat Firman Tuhan yang tertulis dalam Yoel 2:28-32;

“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.”

 

Gelombang pembasuhan Roh Kudus-Nya telah dinubuatkan beribu tahun yang lalu oleh banyak nabi Allah. Dihari-hari terakhir, rahasia kitab akan dibuka, materai akan dibuka dan segala tanda akhir zaman telah nyata; pengetahuan akan semakin bertambah, perang dimana-mana, pekerjaan kuasa gelap yang merajalela, turunnya moralitas manusia, tetapi juga tersebarnya Injil Kerajaan Allah dengan sangat cepat. Segala tanda sudah dan sedang digenapi. Pembasuhan terakhir ini sebenarnya sudah melanda Afrika, Cina, juga beberapa negara lainnya. Sebentar lagi, awal tahun depan sudah akan mulai merambah dan melawat Indonesia. Apakah kita siap untuk kebangunan rohani? Maksud saya adalah awal kebangunan rohani?
Ada beberapa orang bersikeras, bahwa sekarang sudah terjadi kebangunan rohani atas Indonesia..benarkah? lalu mengapa begitu banyak kefasikan anak-anak Tuhan? Mujizat palsu dan kebangunan palsu dimana-mana. Apakah itu sebuah kebangunan? Sebuah suasana kebangunan dapat dibeli, tetapi hadirat Allah yang asli tidak dapat dibeli dengan uang. Kesembuhan dan api yang palsu dapat dibeli, tetapi tidak ada yang dapat membeli kuasa Bapa kita di Sorga. Tetapi mengapa banyak gereja dan anak-anak Tuhan sendirilah yang melakukannya? Inilah gerakan penyesatan di akhir zaman..dan saya sunggu melihat, dalam pelayanan saya selama ini di radio, melayani konseling..banyak dari anak-anak Tuhan telah begitu sakit dengan keadaan akhir zaman ini, kesulitan hidup, ditambah lagi dengan adanya kegerakan palsu, pelayan dan hamba-hamba upahan, yang membuat hati anak-anak Bapa terluka dan pahit..mengerikan..

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev. Rut Suryani – Kristus Dalam Setiap Kitab

Wednesday, 05 May 2010 by Tim

KRISTUS DALAM SETIAP KITAB (April 2010)

Saudaraku, sebenarnya ini merupakan hal yang sangat mendasar, dasar penting yang perlu diketahui dan dimengerti dalam kekristenan.Tanpa memahami hal ini kita tidak akan memiliki dasar yang teguh dan berakar kuat dalam kekristenan dan pelayanan kita. Banyak orang Kristen berkata mempercayai Alkitab 100% dari awal dsampai akhir, tetapi tidak pernah membaca (apalagi mengerti) isi alkitab. Atau mungkin selama ini kita justru lebih sering mempertanyakan mengenai perlunya membaca Alkitab daripada membacanya. Itu memang hal yang sangat umum terjadi, begitupun saya dahulu, membaca firman tanpa mengerti arti dan keterkaitannya sepertinya justru mempersulit kehidupan kekristenan saya. Namun ketika saya mengerti gambaran besarnya dan pentingnya untuk berakar dalam firman, maka ini tidak lagi menjadi sesuatu yang membosankan, setiap pertanyaan yang muncul justru semakin memotivasi saya untuk mencari kebenaran. Disamping kita juga harus mendisiplin daging dan kemalasan kita untuk bertekun dalam merenungkan firman.

Setiap hal yang ditulis merupakan contoh bagi kehidupan kita, saat Allah memilih untuk menuliskan sesuatu, itu pasti sesuatu yang penting dan bukan tanpa maksud. Itulah mengapa penting juga bagi kita untuk mempelajarinya, lewat Hosea Allah menyampaikan; “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.” (Hos 4:6). Saudara, adalah sangat penting untuk belajar menjadi murid dan mencari kehendak Allah (Mat 6:33) dan percayalah Allah kita tidak pernah mempersulit, Dia berkata jika kita mencari maka kita akan menemukan. Banyak orang berkata sudah lama kenal Kristus dan menerima keselamatan tetapi masih terbelenggu dengan hutang, sakit-penyakit, kemiskinan dan banyak hal yang bukan berasal dari Tuhan padahal  Allah yang berkuasa telah menjanjikan pembebasan dan oleh bilur-bilurNya kita disembuhkan.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Christin Jedidah – Dosa Yang Tidak Disadari

Thursday, 29 April 2010 by Tim

DOSA YANG TIDAK DISADARI

 

“Kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita”. (I Kor 1:2)

Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Timotius saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus dengan semua orang kudus di seluruh Akhaya. (II Kor 1:1)

Dari 2 ayat diatas disebutkan kata “untuk semua orang kudus”, pada waktu itu Paulus menyebut jemaat Tuhan di Korintus dengan sebutan “orang kudus”. Orang kudus yang dimaksudkan Paulus bukan berarti orang-orang yang suci, yang sama sekali tidak berbuat dosa, tetapi orang kudus yang dimaksud adalah tentang status keberadaan jemaat. Pada saat itu orang kudus diartikan sebagai orang yang sudah dipisahkan dari dunia dan hidup untuk Allah. Sebutan orang kudus menunjukkan status jemaat Allah yang sudah berubah dari dahulu orang yang berdosa kemudian menjadi orang yang percaya kepada Allah dan telah ditebus oleh Allah. Hal tersebut juga berlaku untuk kita, ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus maka kita juga disebut sebagai orang-orang kudus. Ketika status kita telah berubah maka gaya hidup kita juga harus berubah sesuai dengan status kita. Contohnya: dahulu ketika kita berdosa, kita bisa hidup dengan cara dunia (pacaran gaya bebas, bicara kasar, hidup tidak kudus, dll), maka ketika status kita berubah, gaya hidup kita berubah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

 

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Pdt.Budi Utomo – Menjadi Penyelesai

Monday, 05 April 2010 by Tim
MENJADI PENYELESAI (Maret 2010)

Memulai sesuatu terlihat lebih mudah, tetapi apakah kita bisa menyelesaikannya sampai akhir. Banyak orang bisa memulai segala sesuatu dalam hidupnya tetapi tidak banyak orang yang mampu menyelesaikannya sampai akhir. Seperti dalam pelayanan, kita bisa memulai pelayanan tetapi apakah kita sudah menyelesaikannya dengan baik, demikian juga dalam dunia kerja. Bahkan dalam hal panggilan hidup kita harus mampu menjadi penyelesai, bukan hanya sekedar kita memulai lalu meninggalkan panggilan hidup tetapi kita harus mampu menyelesaikannya. Untuk menjadi penyelesai kita harus tahu apa arti kata “selesai”. Ketika kita mendengar kata “selesai” apa yang terlintas dalam pikiran kita? Mungkin dalam pikiran kita terlintas arti kata selesai yaitu sudah tidak ada lagi, tidak berlanjut, habis, game over, dll. Kata “selesai” merupakan kata yang luar biasa. Contohnya kata game over, kata tersebut diperlukan dalam sebuah permainan. Bayangkan seandainya tidak ada kata tersebut pasti anda akan sangat capek bermain karena tidak tahu kapan selesainya. Kata “selesai” sangat diperlukan dalam hidup kita. Banyak orang sudah melakukan banyak hal tetapi tidak pernah menyelesaikannya sehingga tidak ada hasil yang diperoleh dan akhirnya menyebabkan orang tersebut putus asa.

Kata selesai menunjukkan ada sesuatu yang kita hasilkan, maka dari itu kita perlu kata selesai. Tuhan Yesus sangat mengerti apa arti kata selesai. Ketika Dia menjadi manusia dia telah memberikan teladan buat kita dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Bapa. Yoh 4: 34 “Kata Yesus kepada mereka: makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya”. Untuk dapat menjadi penyelesai maka diperlukan perjuangan. Seperti juga yang dilakukan oleh Tuhan Yesus untuk menyelesaikan tugas yang Bapa berikan di bumi. Tuhan Yesus pun juga berjuang untuk menyelesiakan karya penebusanNya diatas kayu salib. Kita juga harus berjuang untuk menjadi penyelesai dalam pekerjaan kita, studi kita, pelayanan kita, panggilan hidup yang telah Bapa berikan, dan segala aspek kehidupan kita. Orang yang tidak punya daya juang berarti orang tersebut tidak tahu arti kata “selesai”.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Pdt. Budi Utomo – Menang Atas Diri Sendiri

Monday, 29 March 2010 by Tim
MENANG ATAS DIRI SENDIRI  (Maret 2010)

 

Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging–karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh. (Gal 5:16-25)

 

Sebenarnya hal yang paling prinsip yang perlu kita pahami dan pelajari adalah peperangan kita melawan diri kita sendiri. Ada begitu banyak orang yang memiliki dan/atau bergerak dalam sesuatu yang sangat baik tetapi ditengah perjalanan mereka kandas, berhenti  dan tidak pernah dapat menyelesaikan. Mereka kalah bukan dengan karena hal lain melainkan karena diri mereka sendiri kemudian menyalahkan sekelilingnya karena tidak pernah ada dukungan, tidak ada perhatian dari orang-orang sekitar atau lingkungan yang tidak memungkinkan dia untuk bertumbuh dan masih banyak alasan lainnya. Karena memang sejak kejatuhan manusia pertama, Adam dan Hawa, yang pertama kali mereka lakukan adalah mencari pihak lain yang bisa disalahkan. Saudaraku, selama kita terus menyalahkan orang-orang, lingkungan atau hal-hal lain di sekitar, percayalah bahwa kita tidak akan pernah menang dalam kehidupan kita.

 

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Christin Jedidah – Menjadi Kepercayaan Tuhan

Wednesday, 24 March 2010 by Tim

MENJADI KEPERCAYAAN TUHAN (Februari 2010)

Sudahkah kita menjadi orang-orang yang dapat dipercaya oleh Tuhan? Mari saudara kita renungkan pertanyaan ini. Adakah kita memiliki kerinduan untuk menjadi orang yang dapat dipercaya oleh Tuhan? Suatu hal yang luar biasa jika kita dipercaya oleh Tuhan. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar bagaimana kita dapat menjadi orang yang dipercayai oleh Bapa. Kita akan belajar dan meneladaninya dari kehidupan Daniel. Pada kitab Daniel pasal yang pertama diceritakan bahwa Daniel waktu itu hidup pada zaman pemerintahan Yoyakim. Pada saat itu Yehuda dijajah oleh Nebukadnesar, raja Babel. Kemudian raja Nebukadnesar memilih beberapa orang Israel yang dianggap memiliki kemampuan yang luar biasa untuk dipekerjakan di istana. Beberapa diantara mereka yaitu Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya. Mereka adalah orang-orang pilihan dan yang dipercaya oleh Tuhan.

Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan, yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim (Daniel 1: 3-4)

Kita akan belajar dari kisah Daniel untuk mengetahui hal-hal apa saja yang menyebabkan Daniel bisa menjadi kepercayaan Tuhan.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP