SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

Generasi Jawaban Doa - Gereja Christ Mercy Center

  • LOGIN
  • Home
  • Ministry
    • Vision & Ministries
    • Communities
    • The Shepherd’s Voice
  • Resources
    • Sermons
    • News & Events
  • On The Move
    • Road to Revival
    • SOW Camp
    • Healing from Heaven
    • Tabloid Transform
    • Transformer Ministry
  • Download
    • Download Tabloid TRANSFORM
  • Home
  • Sermons
  • Archive from category "Sermons"
  • Page 16
26 October 2026

Category: Sermons

Khotbah Ev. Joyce Lim – Sukacita Melayani Tuhan

Monday, 08 March 2010 by Tim

SUKACITA MELAYANI TUHAN
(21 Februari 2010)

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
(FilIpI 4:4-7)

Ayat di atas ditulis rasul Paulus untuk jemaat di Filipi saat dia sedang berada di balik penjara di tengah tekanan, ketidaknyamanan dan keterbatasan. Berada di balik penjara tidak membuat Paulus larut dalam kekecewaan, menyesali panggilannya dan berhenti melayani Tuhan. Dia berkata; aku tau apa itu menderita dalam melayani Tuhan dan aku mengalami semuanya (2 Kor 11:23-28) namun semua itu tidak akan dapat memisahkan aku dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Rom 8:35-39). Aku mau tetap melayaniNya sebab bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filp 1:21).
Adalah lebih mudah bagi Paulus untuk bersungut-sungut dan mempertanyakan penyertaan Tuhan, namun dalam semuanya itu Paulus tetap berkata; “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”. Saudaraku, masalah dan beban hidup tidak seharusnya membuat kita mundur dari pelayanan kepada Tuhan, pencobaan-pencobaan yang kita alami adalah pencobaan-pencobaan biasa, semua yang Tuhan ijinkan terjadi tidak mungkin melebihi kekuatan manusia (1 Kor 10:13). Beban hidup justru memberi bobot/nilai pada iman kita, dalam menghadapi beban hiduplah iman kita dibentuk semakin padat dan berbobot, yaitu saat kita memilih untuk percaya, beriman dan tidak menjadi kecewa dengan Tuhan dalam menantikan jawaban dan pertolonganNya.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ps. Daniel Shane – Membangun Fondasi Yang Teguh

Tuesday, 02 March 2010 by Tim

MEMBANGUN FONDASI YANG TEGUH (7 Februari 2010)

Yoh 15:1-8

“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yoh 15:4)
Saudara, hari-hari ini Tuhan banyak berbicara dan menegaskan tentang dasar atau fondasi gereja. Fondasi gereja merupakan bagian penting yang sangat menentukan dalam perumbuhan umat Tuhan. Tanpa dasar yang benar, pasti akan ada banyak kekacauan yang terjadi dalam jemaat sehingga jemaat Tuhan tidak mengalami pertumbuhan yang maksimal. Banyak diantara kita yang tidak menyadari akan hal ini, gereja/umat Tuhan dibangun di atas dasar yang tidak tepat. Atau mungkin saja kita telah memiliki fondasi yang benar namun sangat rapuh sehingga tidak dapat menopang pertumbuhan gereja.
Ada banyak hal yang bisa menggerogoti dan merusak fondasi gereja yang benar yang telah dibangun sejak lama;
1.    Kebimbangan dan ketidak-konsistenan kita dalam memegang janji Tuhan.
Banyak orang yang dipanggil, dinubuatkan dan mendapat janji Tuhan, namun pada akhirnya tidak mencapai apapun dan tidak melihat penggenapan janji Allah karena bimbang dan tidak konsisten dalam mengerjakan bagiannya di dalam rencana Tuhan. Sebab orang yang mendua hati, bimbang dan konsisten  tidak akan pernah punya pencapaian yang berarti dalam hidupnya.
2.    Umat Tuhan tidak berfungsi/menempati bagiannya sesuai dengan panggilan Tuhan.
Setiap kita memiliki bagiannya masing-masing dalam gereja dan rencana Tuhan. Kita hanya akan bisa maksimal jika kita berada pada tempat, posisi/bagian yang semestinya. Berada pada panggilan yang sejak awal sudah Tuhan rancangkan untuk kita. Jika panggilan kita adalah sebagai pengusaha yang membangun fondasi ekonomi untuk memberkati ladang  Tuhan, maka kita tidak akan mungkin bisa maksimal jika kita berada pada bagian yang lain, termasuk di bidang pelayanan kerohanian sekalipun, begitupun sebaliknya.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Pdt. Budi Utomo – Are You Radical

Thursday, 18 February 2010 by Tim

ARE YOU RADICAL? (24 Januari 2010)

 

‘Radikal’ pasti kita sering mendengar kata ini saat firman Tuhan disampaikan di beberapa ibadah. Tetapi sudahkah kita menjadi salah satu orang yang radikal dalam Tuhan Yesus. Hari-hari ini yang diperlukan oleh Allah untuk menyatakan kerajaanNya dimuka bumi ini adalah orang-orang yang radikal dalam Allah. Saat ini Tuhan mencari orang kristen yang radikal, bukan kristen yang suam-suam atau “mlempem”. Radikal berarti kita tidak tanggung-tanggung (suam) tetapi ekstrim. Seorang yang radikal pasti akan memberikan dampak buat dunia. Ada suatu kisah nyata yang dapat memberikan kita contoh tentang hidup yang radikal. Salah satu pemain bulu tangkis Indonesia, Kristian Hadinata pernah dalam satu turnamen pertandingan melakukan kesalahan. Namun tidak ada satupun dari penonton, juri, wasit, ataupun pihak lawan yang mengetahui kesalahan yang dilakukannya. Kemudian, dia langsung menghentikan permainannya dan mengatakan tentang kesalahan yang telah dia lakukan. Semua orang menjadi heran dan terkejut akan kejujuran yang dia lakukan. Sampai diakhir pertandingan dia berhasil memenangkannya. Lawan mainnya berkata “Dalam hal kebesaran jiwa, aku kalah darimu”. Di lain pihak, ada juga yang berkata “Ngapain kamu berkata jujur, lagipula tidak ada yang tahu” Kemudian Kristian memberikan jawaban yang luar biasa. Dia berkata “Saya seorang kristen dan saya tidak mau mengotori hati nurani saya”. Dari kisah diatas, kita bisa merenungkan apakah kehidupan kita sudah menjadi dampak buat orang lain dan menjadi orang kristen yang radikal. Jangan sampai kita menjadi orang kristen yang munafik dan menjadi batu sandungan buat orang lain. Di gereja kita terlihat luar biasa tetapi di luar gereja kita tidak menjadi berkat dan hidup tidak sesuai firman Tuhan. Kita harus menjadi dampak bukan hanya di gereja saja tetapi dimanapun kita berada.

Dalam Lukas 14:26-27 menggambarkan tentang suatu tindakan radikal yang Tuhan kehendaki untuk setiap murid-muridnya.

Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev. Priscilla Lidia Brocharda – Mencapai Garis Akhir

Thursday, 11 February 2010 by Tim
MENCAPAI GARIS AKHIR
(24 Januari 2010)

 

Tahukah saudara bahwa saat pertama kali kita lahir baru, kita sedang melangkah memasuki gelanggan pertandingan rohani. Setiap orang, mau tidak mau, sadar atau tidak sadar, saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat secara pribadi ada sebuah pertandingan yang harus kita selesaikan dan menangkan. Pertandingan untuk menang dari kedangingan kita, untuk mencapai garis finish dan berhasil menyelesaikan panggilan Tuhan dalam hidup kita. Kita ditentukan untuk menjadi pejuang yang menang (Rom 8:37), menjadi atlet yg menikmati sebuah kemenangan dan bukan hanya sebagai penonton. Namun banyak dari umat Tuhan yang tidak menyadari/mengerti akan hal ini, sehingga tidak merasa perlu untuk memperjuangkan dan memenangkannya.

 

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi  (1 Kor 9:24-25).

Dalam sebuah pertandingan seorang atlet pasti akan berlatih keras, menguasai diri untuk tetap berfokus pada garis finish dan berlari sedemikian rupa untuk meraih kemenangan. Selalu ada harga yang mahal untuk sesuatu yang berharga, namun semua itu hanya untuk sesuatu yang fana. Dalam pertandingan rohani Tuhan menyediakan sesuatu yang kekal bagi anak-anakNya yang menyelesaikan pertandingan, sebuah mahkota abadi bagi mereka yang mencapai garis finish dan menang.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Christin Jedidah – Ketaatan Mengikuti Kehendak Tuhan

Tuesday, 26 January 2010 by Tim

KETAATAN MENGIKUTI KEHENDAK TUHAN (20 Desember 2009)

Mat 13:24-30 ; 36-43 ; Mat 7:21 Dalam Perikup yang pertama, dimana Tuhan Yesus menceritakan perumpamaan mengenai lalang yang tumbuh bersamaan dengan gandum di sebuah ladang. Perumpamaan ini melambangkan pekerjaan Tuhan (benih yang baik) tumbuh bersama pekerjaan iblis (sesuatu yang jahat). Iblis yang darimulanya adalah perusak, selalu berusaha menggagalkan rencana Tuhan, termasuk dalam kehidupan bergreja. Iblis juga bisa bekerja di Greja, komunitas orang percaya, dan bahkan diantara anak-anak Tuhan sendiri. Ilalang sendiri, dari salah satu bahasa Yunani, dikenal dengan nama darnel. Dimana, ilalang ini adalah tanaman yang sangat mirip dengan gandum, sehingga sulit dibedakan secara kasat mata, bahkan darnel ini memiliki bulir-bulir yang berisi biji-bijian (mirip gandum, namun berwarna hitam).

Secara rohani, hal ini dapat berarti bahwa dapat saja seseorang yang kelihatannya rohani, memiliki pelayanan yang ‘kelihatan’nya luar biasa, namun dihadapan Tuhan, di hanyalah merupakan ilalang, bukanlah gandum. Yang disebut ilalang di hadapan Tuhan adalah seorang Kristen yang belum mengalami pertobatan sungguh-sungguh, maupun yang tidak taat pada kehendak Tuhan. Pertobatan yang sejati, yaitu kita sebagai gandum, dimana akan dikumpulkan di lumbungNya adalah melalui proses pertobatan terus menerus. Seorang yang sungguh-sungguh kepada Tuhan tidak cukup hanya bertobat sekali saja ketika lahir baru, namun harus terus menerus mau untuk diajarkan sesuatu yang baru, mau berubah, melakukan kehendak Tuhan. Terjadi perubahan hidup yang radikal, dari cara berpikir, gaya hidup, gaya berpakaian, cara berbicara, fokus hidup… semuanya tidak sama lagi dengan manusia lama nya. Pertobatan yang tidak sungguh / suam / setengah hati, akan membuat kita tidak dapat taat atau berjalan dalam kehendak Tuhan sepenuhnya. Jika hal ini yang kita alami, maka bisa saja kita hanyalah sebatang darnel di ladangNya. Ilalang yang akan dicabut bersama ilalang, pada akhirnya dianggap tidak berguna dan akan dibakar.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Pdt Angga Prasetya – Mengapa Kita Harus Memberi

Tuesday, 26 January 2010 by Tim
MENGAPA KITA HARUS MEMBERI

Dalam hukum tabur tuai yang sering kali dibahas dalam kotbah secara tidak sengaja kita dapat saja berfokus pada tuaian atau balasan yang ‘akan’ kita terima setelah menabur. Padahal selama Tuhan Yesus melayani, Ia hanya menekankan tentang memberi, bukannya menerima. Sekali lagi, yang namanya hukum pasti mengandung kepastian. Jadinya, kita tidak perlu mempertanyakan atau meragukannya.

Dalam urusan memberi, entah ke Tuhan maupun manusia, cobalah kita renungkan motivasi hati kita.. apakah selama ini kita telah ‘memberi’ atas dasar kasih kita kepada Tuhan atau sesama? Ingat. Fokus kita tidak boleh pada apa yang ‘akan’ kita terima. Tapi mengapa kita melakukannya.

Esensi memberi yang sebenarnya adalah Kasih. Kasih dibuktikan melalui pengorbanan. Praktek pengorbanan adalah memberi. Entah kita memberikan waktu, uang, tenaga, hadiah.. itu semua dasarnya haruslah cinta. Dalam memberi, kita belajar untuk semakin mengasihi, sebaliknya, semakin kita mengasihi, maka kita akan memberi lebih banyak.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Evie Mehita – Mencapai Tingkatan Keintiman Sebagai Mempelai

Wednesday, 13 January 2010 by Tim

MENCAPAI TINGKATAN KEINTIMAN SEBAGAI MEMPELAI (10 januari 2010)

2 Korintus 5:1-10 menggambarkan suatu kerinduan yang besar dari Rasul Paulus dan suatu pengertian yang dalam buat kita semua, bahwa hidup ini fana, kita harus mengerti bahwa tujuan hidup kita bukanlah kefanaan ini tetapi kekekalan. Saudara, tahukah kita bahwa bagaimana kita hidup di bumi ini akan menentukan siapa anda dalam Kerajaan-Nya?

Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.” Wahyu 19:6-9

Saat saya membaca ayat ini, saya menjadi sadar bahwa tidak semua orang Kristen menjadi mempelai, ya ada yang diundang, ada yang menjadi mempelai Kristus, mereka adalah orang-orang yang spesial dan mengejar tingkatan tertinggi dalam hidup mereka. Saya menyimpulkan ada dua sisi yang Tuhan mau kita miliki untuk menyambut kedatangan-Nya;

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Message – Merawat Hati Yang Remuk

Thursday, 03 December 2009 by Tim
MERAWAT HATI YANG REMUK
WAJIB DIBACA UNTUK  SEMUA PELAYAN TUHAN
Mazmur 34:19 “ Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya”

Untuk melakukan pelayanan kasih melalui kesembuhan secara emosional, ternyata bukan sekedar adanya rasa belas kasihan tetapi juga pengertian dan hikmat, kesabaran dan proses. Kita semua harus melakukan apa yang uhan Yesus lakukan juga, Ia merawat hati yang remuk dan menyembuhkannya…..

Semoga kisah dan pelajaran-pelajaran berharga dari Melody Green ini dapat membangun  kita dalam pelayanan kasih dan kesembuhan.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev. Evie Mehita – Mengenal Karakter Tuhan Kita

Thursday, 03 December 2009 by Tim
MENGENAL KARAKTER TUHAN KITA (22 November 2009)

Sudahkah kita mengenal sifat dan karakter Allah yang kita sembah? Seperti apa Dia di mata kita? Saudara, hari ini kita akan belajar tentang Tuhan. Nahum 1:1-8 akan mengajarkan kita 4 sisi karakter Allah.

1. Tuhan itu PENCEMBURU (Nah 1:2)

Keluaran 34:14 mengatakan Tuhan itu namanya Cemburuan. Bisa bayangkan kita punya Tuhan yang cemburuan? Bukankah itu hal yang negatif? Pertanyaannya mengapa Dia suka cemburu? Dia Allah yang cemburu karena Dia memiliki kita. Umat pilihan-Nya memiliki perjanjian khusus dengan Tuhan.

Ada 3 hal kenapa manusia dapat cemburu?
1.orang yang kita kasihi berpaling pada orang lain, seperti kekasih yang cemburu dengan kekasihnya yang lebih mengasihi yang lain
2.Ingin memiliki apa yang orang lain miliki. Contohnya, seorang ibu rumah tangga memiliki perabotan mewah, maka tetangganya bisa merasa cemburu karena dia tidak memiliki apa yang dimiliki tetangganya
3.Takut kehilangan apa yang dimiliki, takut orang lain lebih sukes dari dia, dll

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments

Khotbah Ev.Christin Jedidah – Hari Tuhan

Thursday, 03 December 2009 by Tim
HARI TUHAN (18 Oktober 2009)

 

Yoel 2:1. Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;

1. Tiuplah Sangkakala Di Sion. Sangkakala dipakai sebagai tanda untuk menyambut Sang Raja, atau untuk tanda melakukan persiapan dalam peperangan. Kita disuruh Tuhan untuk meniup sangkakala kita, bersiap untuk peperangan dan bersiap untuk menyambut kedatangan Tuhan keduakalinya. Saudara, hari Tuhan sudah sangat dekat, saya mendengar berita ditemukannya UFO? Saya tidak tahu kebenarannya, apakah juga seperti dalam kitab Wahyu, makhluk dari bintang yang jatuh menghantam bumi yaitu belalang raksasa, itu juga disebut alien? Makhluk luar angkasa? Ya, hari penghakiman Tuhan sudah semakin dekat.

2:2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang.

2. Suatu keadaan yang gelap gulita dan kelam kabut.
Saudaraku, hal ini dapat diartikan dua hal; memang dunia dalam keadaan gelap sungguhan, dimana matahari menjadi darah, angkasa menjadi gelap dan yang kedua, adalah kegelapan secara rohani. Dunia sedang berada dalam kegelapan sehingga kita harus bercahaya seperti bintang-bintang di langit. Mari kita menjadi terang yang bersinar buat dunia yang gelap ini.

(more…)

Read more
  • Published in Sermons
No Comments
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18

RSS Rahasia Hati

  • 3 Penghalang Ciptaan Baru
  • Pelajaran Mengenai Kapak yang Tumpul
  • Sulitkah Hidup Kudus?
  • Kisah Cangkir yang Cantik
  • Disertai Roh Kudus dan Roh Kudus Tinggal Dalam Kita

© 2015. All rights reserved. Buy Kallyas Theme.

TOP