Khotbah Sdri. Siske Meibe Sanger : Get Ready!
Mazmur 139:14-16 dan Efesus 2:10 menjelaskan bahwa kita adalah Ciptaan Tuhan, milik Tuhan. Kita diciptakan dan diutus ke bumi untuk kepentingan / tujuan Tuhan. Sehingga target atau patokan atau ukuran hidup kita adalah PERKENANAN TUHAN dan TERCAPAINYA tujuan Tuhan dalam hidup kita. Segala sesuatu dalam hidup kita berfokus pada penggenapan rencana Tuhan, penyelesaian misi Tuhan, di dalam dan lewat hidup kita, baik itu impian, tujuan, cita-cita, pasangan dan lain sebagainya.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Apa Visimu?
Apa yang menjadi visi Tuhan dalam hidupmu? Apa yang menjadi visimu?
Visi adalah tujuan dari hidup kita. Dan visi terbaik adalah visi yang berasal dari Tuhan. Visi harus berasal dari Tuhan, suatu kerinduan yang muncul dari ditaruh Tuhan dalam hati kita.
Setidaknya sebulan sekali kita harus mengingat visi kita, apa yang kita perjuangkan. Kalau kita tidak memiliki visi, kita tidak memperjuangkan sesuatu. Hidup kita akan terasa biasa karena tidak ada yang kita perjuangkan atau kita memperjuangkan hal yang salah karena kita tidak menangkap visi Tuhan.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Christin Jedidah : Kasih Karunia
Roma 3:23-24
Karena kita diselamatkan, kita dibenarkan, kita digantikan posisi kita, yang seharusnya dihukum.
Kita diselamatkan karena kasih karunia, bukan karena perbuatan baik kita.
Efesus 2:8-9
Kita diselamatkan karena iman. Iman yang mempercayakan seluruh hidup kita pada Tuhan.
Sudahkah kita mempercayai Tuhan sebagai satu-satunya Tuhan dalam hidup kita.
Roma 5:1-5
Iman bukan hanya berbicara tentang berkat, sesuatu yang kelihatannya baik dan menyenangkan.
- Published in Sermons
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Hidup di Dalam Misi Tuhan
HIDUP DI DALAM MISI TUHAN (7 Juni 2009)
Tuhan sanggup memakai kita untuk sesuatu yang bahkan tidak kita pikirkan sebelumnya. Tahukah kita saudara, bahwa masa lalu kita, pengalaman-pengalaman kita dimasa lalu kita dapat dipakai Tuhan untuk rencana Tuhan yang besar.
Setiap kita pasti dipanggil Tuhan kearah misi.
Mengapa banyak orang tidak dapat masuk dalam panggilan Tuhan diladang misi? Mungkin karena kita malas? Hidup kita sia-siakan untuk jalan-jalan sepanjang hari, menonton, internet, dan lain sebagainya. Ada juga yang selalu merasa kecil hati, merasa tidak bisa. Emas-emas yang ditendangkan dari Sorga adalah potensi-potensi diri kita sendiri yang diberikan Tuhan pada kita untuk kita gunakan dalam kerajaan-Nya. Ada cerita orang yang tidak bisa apa-apa, wanita itu sangat manja dan tidak dapat mandiri. Setelah mengalami goncangan keuangan, dia akhirnya berusaha origami dari daun dan berhasil dalam usahanya itu. Talentanya dapat dipakai untuk menghasilkan sesuatu.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Merebut Tabut Perjanjian
Tabut Perjanjian diberitakan telah diketemukan kembali. Apapun penafsiran yang ada tentang masa-masa akhir jaman ini, yang penting kita lakukan yang terbaik bagi Tuhan. Tabut Perjanjian adalah tabut yang Tuhan berikan sebagai perjanjian pada bangsa Israel, disitu adalah lambang kemenangan, janji-janji Tuhan digenapi. Mazmur 103 :1-10
Bagaimana kita dapat merebut Tabut Perjanjian itu kembali?
1. Strategi
Tadi malam saya bermimpi, saya menajdi pemain sepak bola, saya jadi striker dan memenangkan banyak goal. Saya terinspirasi dengan permainan sepak bola itu. Ada yang namanya strategi entah apapun namanya strategi itu. Yang membuat strategi adalah Pelatih kita. Ada kalanya perbahan strategi dilakukan sesuai dengan kondisi yang ada dan strategi ini hanya dipahami lebih oleh para pemain. Saya diperintahkan untuk membuat gerakan Road To Revival ini. Banyak yang bersaksi mengalami perubahan. Tuhan selalu memberi yang baru pada kita dan tiap kita harus belajar menerima perubahan. Justru ketika kita melakukan perubahan strategi untuk melawan musuh kita, itu tandanya kita mau belajar mendengarkan suara Tuhan. Dalam peperangan, ada strategi, ada yang menyerang waktu malam, pagi, ada yang mengintai dll. Kelihatannya memang strategi itu sedikit berubah-ubah, tetapi jangan bingungkan strategi, yang penting goalnya, yaitu kemenangan.
Bagaimana strategi mendatangkan kebaikan bagi kita semua? Jadilah pemain dalam sepak bola itu. Biasanya para sporter sepak bola, hanya menjadi penonton yang kadang tidak memahami strategi yang diterapkan. Mari kita dalam pekerjaan Tuhan, jangan menjadi penonton, tetapi pemain. Pemain menyediakan waktu lebih.
Pembapaan, sangat perlu untuk kita makan dan mengenal kebenaran. Pembapaan itu salah satu strategi kita untuk melawan musuh kita. Kita belajar berkomunikasi, berpegangan tangan sama-sama. Tidak ada pelatih dan pemain yang mengeluarkan strategi tanpa alasan.
Gunakan strategi dalam memenangkan jiwa juga. Ada gelanggang bertahan, mungkin kalian pasukan doa, yang menahan serangan dari si jahat. Miliki strategi, jika kita tahu kelemahan kita. Strategi yang terbaik adalah belajar mendengarkan suara-Nya, uabh strategi yang lama, yang belum terpakai.
2. Melatih hidup kita.
Kita punya tubuh, jiwa dan roh. Jika kita tidak melatih tubuh kita untuk berdoa, kita tidak akan bisa berdoa dengan baik, jika kita tidak melatih jiwa dan roh kita, jika kita mendapat konfrontasi, kita akan menjadi marah. Kita perlu jiwa yang sehat, roh yang mau disembuhkan, dan dimurnikan. Bagaimana kita melatih tubuh kita? Kita perlu berlatih, jangan marah, kita berlatih jangan marah. Kita harus melatih buah-buah roh kita. Latihlah seluruh perlengkapan senjata Allah, buah roh sebelum kita bicara tentang karunia.
3. Melangkah
Mulailah melangkah, jika kita rindu untuk pemulihan keluarga, buatlah strategi, latih diri dan mulailah berjalan. Bagaimana bisa menjadi pemain yang baik dalam pertandingan? Latihlah diri. Tidak bisa kita hanya berkata “ mana strategi yang tepat? Bagaimana ini, itu” . Orang Kristen tanpa kemenangan sedikitpun adalah pecundang. Kita pasti jadi pemenangnya. Kita hancurkan iblis.
Saya percaya kita akan segera pergi ke Kerajaan Allah, ada yang sebagai penari, penyanyi, atau orang-orang biasa. Itu tergantung bagaimana kehidupan kita di bumi. Disana tidak ada gosip, iri hati, kesedihan, kekecewaan, kepahitan. Semua disediakan bagi kita yang mengasihi Dia.
Tabut Perjanjian berbicara tentang janji-janji Tuhan. Rebutlah janji-Nya atas keluarga kita, atas hidup kita. Kita memang punya kekurangan, tapi bangkitlah dari dosa-dosa kita dan menjadi pemenang. Tuhan memberkati.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Rahasia Panggilan
Saudaraku, hari ini saya rindu menyampaikan rahasia panggilan dari Tuhan. Sejujurnya, ketika kita dipanggil Tuhan, apakah yang menjadi jawaban kita? Seringkali yang terjadi adalah kita dalam keadaan yang tidak siap. Ada yang dipanggil saat marah, saat kecewa, saat terluka dan kita tidak benar-benar siap untuk panggilan kita. Sebetulnya ada rahasia yang besar dalam setiap panggilan Tuhan dalam hidup kita yang tidak semua orang dapat memahaminya.
Mari kita belajar sama-sama, apa yang perlu kita pelajari untuk mengerti rahasia-rahasia panggilan Tuhan dalam hidup kita?
Amsal 3:1-10
1. Pelajarilah kata-kata ini, apa yang baik, belum tentu itu berguna bagi saya, apa yang baik, belum tentu itulah yang terbaik bagi saya. Misalnya dalam hal pekerjaan, pasangan, pelayanan, dll. Jika kita mengerti prinsip ini maka kita tidak akan mudah kecewa terhadap kehendak Tuhan karena kita menginginkan yang baik, belum tentu itulah yang terbaik bagi kita. Kita akan mulai lebih dalam mencari kehendak Tuhan dalam mengerti rahasia panggilan-Nya.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ev. Evie Mehita -Lekat di Hati Raja
Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.
Sudahkah kita mengenal Kristus sebagai Raja kita? Seringkali kita mengenal-Nya sebagai Bapa, sebagai Juruselamat, Sahabat, tetapi apakah kita mengenal-Nya sebagai Raja? Saat Dia datang untuk kedua kalinya kelak, Dia datang bukan sebagai bayi mungil, atau Bapa, Sahabat, Dia datang sebagai Raja segala raja yang akan memerintah selamanya!
Mari hari ini kita belajar bagaimana hati Raja? Kristus adalah Raja, dan seperti amsal katakan, Dia dapat mengalirkan hati-Nya kemanapun Dia mau, Dia tidak terbatas dan sangat berkuasa. Suatu kisah yang indah dalam Ester 2 :9 dan seterusnya yang mengisahkan Ester, gadis biasa dan sederhana tetapi terpilih menjadi Ratu dari Raja Ahasiweros. Dia menjadi kesayangan semua orang, bahkan dia dapat merebut dan melekat di hati Raja, demikian juga dengan Yusuf, Daniel, juga Yesus sendiri. Firman Tuhan katakana Yesus makin besar, makin disayang oleh manusia dan Bapa. Tentu kita rindu emngalami seperti ini, kemanapun dikasihi orang karena ada sesuatu yang menarik dalam kita, terlebih kita dapat memikat hati Raja kita.
- Published in Sermons
