Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Apakah Kita Membutuhkan Iman Saat Ini?
Kejadian 28:1-10 menceritakan kejadian setelah Yakub mengambil hak kesulungan dari Esau. Yakub bukanlah orang yang benar dan suci. Yakub adalah seorang yang cerdik dan licik. Namun demikian, hak kesulungan yang didapat Yakub bukan karena kecerdikan dan kelicikannya saja, tetapi juga karena kecerobohan Esau. Ada perasaan bersalah yang timbul karena Yakub mencurangi Esau. Demikian juga kita. Kita bisa melayani Tuhan, tetapi hati nurani menyelidiki kita dan bersaksi pada Tuhan bahwa ia salah. Dan Yakub menyadarinya.
Pernahkah kita merasa menjadi seorang pelarian? Pernahkan kita merasa semua yang kita lakukan sia-sia? Merasa Tuhan meninggalkan kita. Walaupun Yakub menerima hak kesulungan, ada perasaan bersalah. Karena ia merampasnya dengan cara yang kurang baik. Pernahkah kita merasa tidak damai? Sehingga kita tidak bisa merasa damai atau intim dengan Tuhan?
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ev. Christin Jeddidah : Berjaga-jagalah!
Bacaan : Efesus 6:10-18
Untuk mendapat janji Tuhan, kita harus berjuang. Peperangan yang kita lakukan bukanlah melawan manusia, tetapi melawan penguasa-penguasa di udara. Penguasa-penguasa di udara tidak dapat kita lihat, kecuali beberapa orang yang memiliki karunia. Peperangan kita bukanlah kepada apa yang tampak. Karena itu kita harus mengenakan selengkap senjata Allah. Jangan hanya saat-saat retreat Spirit Of Warrior, kita bersikap seperti seorang pahlawan, mengingat jati diri kita. Tetapi setelah selesai retreat, kita lupa jati diri kita sebagai seorang pahlawan. Seorang pahlawan harus selalu berjaga-jaga, tidak boleh lengah karena musuh dapat menyerang kapan saja.
- Published in Sermons
Khotbah Ev. Evie Mehita : Sekalipun Yesus Hadir
Ada harga yang harus dibayar dalam panggilan Tuhan dan kita belajar untuk tetap memilih kehendak Tuhan.
“Aku tidak bisa mendengar suara Tuhan”
Seringkah kita berkata demikian? Kalau iya, berarti kita bukan anak Tuhan. Atau mungkin kitalah yang menutup telinga terhadap suaraNya. Kita adalah anak Tuhan, sudah pasti kita dapat mendengar apa yang menjadi kehendak dan kerinduanNya.
Alasan akan selalu ada untuk pergi dari panggilanNya. Untuk itu dibutuhkan hati yang kaut dan teguh. Tidak banyak orang yang benar-benar membulatkan hatinya untuk tetap berjalan dalam panggilanNya.
- Published in Sermons
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Bagaimana Kita Memperlakukan Tuhan?
cerita dalam FIrman Tuhan mengenai seorang wanita pendosa yang mengurapi kaki Yesus.
Perempuan berdosa itu bisa saja bertemu Yesus beberapa kali, tetapi dia belum melakukannya, hingga suatu waktu di rumah Simon itu, dia memberanikan diri datang dengan pertobatan. Tidak ada seorang pun yang tidak boleh melayani Tuhan, bahkan pendosa pun boleh melayani Tuhan. Simon menyambut Yesus, tetapi tidak sedikit pun melayani Yesus disana. Sedangkan wanita pendosa itu melayani Yesus dengan mencium kakiNya, membasahi kakiNya dengan air matanya.
Mungkin kita berpikir kita sudah mengenal Tuhan Yesus seperti Simon, tetapi tidak tahu cara memperlakukan Yesus.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ev. Evie Mehita : Transformasi Hati
Bacaan : Mazmur 51:3-19
Hati dapat bertransformasi. Anak kecil memiliki hati yang murni, tapi ketika bertumbuh besar, hati dapat berubah. Tanpa hati yang hancur, tidak ada yang namanya REVIVAL, tidak ada yang namanya kebangunan. Hanya Roh Kudus yang dapat membuat hati kita bertransformasi. Roh Kudus dapat tinggal dalam hati kita, bukan hanya sekadar menyertai. Mana yang kita mau? Apakah kita mau Roh Kudus tinggal dalam hati kita atau menyertai kita saja?
Ada 3 macam hati :
- Published in Sermons
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Menjadi Orang yang Menerima Janji Tuhan
Bacaan : Amsal 20:18, 27-28, 25
Tuhan mau mendidik umatNya untuk berdiri di atas janji-janji Tuhan. Yaitu janji akan membimbing dan menuntun anak-anakNya ke kemenangan dan segala janji-janji lainnya. Diangkat Tuhan, diselamatkan dan dipulihkan. Orang yang percaya kepadaNya adalah orang-orang yang dijanjikan anak-anakNya tidak akan meminta-minta. Ia adalah Tuhan yang tidak pernah berubah sampai selama-lamanya.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Sikap Hati
Bacaan : 1 Samuel 1:1-14
Seorang imam, pendeta, pemimpin gereja dapat salah sangka, salah paham. Kita bisa salah sangka dengan sahabat atau teman kita tapi jangan selamanya kita simpan terus menerus. Kita perlu melakukan pemberesan, tetapi pemberesan seperti apa? Kebanyakan orang melakukan pemberesan hanya meluapkan sakit hatinya. Pemberesan seperti ini dapat ditunggangi roh jahat.
- Published in The Shepherd's Voice



