Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Menjadi Orang yang Menerima Janji Tuhan
Bacaan : Amsal 20:18, 27-28, 25
Tuhan mau mendidik umatNya untuk berdiri di atas janji-janji Tuhan. Yaitu janji akan membimbing dan menuntun anak-anakNya ke kemenangan dan segala janji-janji lainnya. Diangkat Tuhan, diselamatkan dan dipulihkan. Orang yang percaya kepadaNya adalah orang-orang yang dijanjikan anak-anakNya tidak akan meminta-minta. Ia adalah Tuhan yang tidak pernah berubah sampai selama-lamanya.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah PS. Daniel Hadi Shane : Pertunangan
Bacaan: 49: 1-13
Kita melihat begitu banyak keadaan manusia, ada orang yang terkurung, yang dalam gelap dan tertindas. Karena itu setiap kita pasti ingin dipulihkan, tapi iblis akan selalu berusaha untuk merusak gambaran diri kita. Setiap kita seharusnya menjadi tunangan Kristus dan sebagai orang yang di tunangkan dengan Kristus, seharusnya kita menjaga kekudusan dan menjaga diri kita sebagaimana kita seorang tunangan. Jikalau kita tidak menjaga kekudusan kita, maka pertunangan kita akan batal.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah PS. Daniel Hadi Shane : DOSA
Ada 4 jenis dosa yang akan dilenyapkan oleh Tuhan, di dalam 1 Kor 10:5-10, Tuhan memusnahkan bagian terbesar dari mereka. Mengapa mereka tidak masuk ke tanah perjanjian? Berikut ini 4 hal yang akan dilenyapkan oleh Tuhan:
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah PS. Daniel Hadi Shane – Tak Ada yang Mustahil Bagi Tuhan
Apa kita percaya Tuhan sanggup pulihkan kita? Mungkin kita percaya, namun apa kita percaya bahwa Tuhan mau melakukannya untuk kita? Kita mungkin punya mimpi: punya rumah, bertemu pasangan hidup, menjadi dokter atau astronot. Dan setelah kita dewasa kita mulai megerti ternyata itu tidak mudah. Entah mimpi yang dari Tuhan ataupun dari pribadi kita, seringkali kita merasa putus asa, karena belum terjadi dan kita mulai mendowngrade rencana Tuhan. Rencana Tuhan tidak akan bisa digagalkan. Seringkali kita tidak mau bergumul sama Tuhan, karena kita takut salah. Bergumul berarti kita yang harus menyesuaikan diri kita dengan cara pandang kita dengan Tuhan. Masuk ke dalam secret place dengan Tuhan. Kita semua bisa merasakan rasa sakit. Kita tidak kebal dengan rasa sakit, kita tidak kebal dengan dosa. Tuhan tidak memberikan kita perisai anti rasa sakit, tapi Tuhan memberikan perisai iman. Orang yang sering kalah dalam peperangan akan mengalami rasa takut. Tuhan memang ijinkan kita kehilangan orang yang kita sayangi ataupun rasa sakit apapun. Kita seringkali tidak ingin mengalami kesakitan, kegagalan, tapi semua itu terjadi supaya kita menjadi dewasa.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Respon yang Benar
Baca : Kejadian 18:1-15
Mengapa Abraham di panggil sebagai bapa orang beriman? Sekalipun Abraham sudah tua, tapi dia tahu bagaimana merespon dengan janji Tuhan, menghargai kehadiran Tuhan. Abraham sangat mengenal Tuannya. Saat dia melihat 3 orang datang, Abraham langsung berlari, kemudian berlutut menyongsong Tuannya, membuat roti bundar, lembu terbaik di masaknya untuk Tuannya.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : Roh yang dewasa
Apakah kita semakin hari semakin hari roh kita semakin kuat? Roh yang kuat itu diberikan Tuhan pada kita. Begitu banyak orang yang tidak suka di kritik, anti kritik, dikit-dikit kecewa, dikit-dikit merasa di hakimi, seringkali kita menutup telinga pada kritikan. Menjadi pribadi yang belum bias bersinar, karena belum dewasa rohani. Yohanes pembaptis semakin betumbuh rohnya karena diahidup dalam pemurnian-pemurnian di padang gurun. Kita belajar mendengarkan kritikan. Gereja akan tetap bertumbuh saat kita mendengarkan firman Tuhan. Yohanes 6:31 Tuhan memberi nenek moyang mereka roti dari sorga. Seringkali manusia mengangkap bentukan-bentukan dari Tuhan dari sisi kita sendiri, tapi biarlah semakin hari kita semakin dewasa dalam meneriman kritikan. Tidak dengan mudahnya menerima segala sesuatu dari kulit luarnya saja. Seperti halnya teologia abu-abu, tidak dengan jelas menyatakan satu-satunya Tuhan dan Juruselamat.
- Published in The Shepherd's Voice
Khotbah Ps. Daniel Hadi Shane : HUTANG DARAH
Pada 2 Samuel 21:1 di ceritakan bagaimana Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia membunuh orang-orang Gibeon. Kelaparan, kemiskinan, sakit penyakit, dosa kecenderungan yang karena kutuk keluarga itu tidak selalu harus dari iblis. Bisa karena Tuhan ijinkan terjadi karena ada hutang darah. Jika ada keluarga kita selalu ada kutuk yang tidak kunjung selesai dalam hidup kita, mungkin ada hutang darah. Jika inblis mau menguasai hidup anak-anak Tuhan perlu dasar untuk berpijak, dari kesalahan nenek moyang kita untuk menghakimi generasi yang sekarang.
- Published in The Shepherd's Voice